Utsman bin Thalhah
| Utsman bin Thalhah al-Abdari al-Quraisyi al-Kinani | |
|---|---|
| Sadin Ka'bah dari Mekkah | |
| Pendahulu | Thalhah bin Abi Thalhah |
| Penerus | Syaibah bin Utsman al-Awqas |
| Kelahiran | Makkah |
| Kematian | 662 |
| Wangsa | Bani Abdu Dar |
| Ayah | Thalhah bin Abi Thalhah |
Utsman bin Thalhah bin Abi Thalhah Abdullah bin Abdul Uzza bin Utsman bin Abdu Dar bin Qushay (bahasa Arab: عثمان بن طلحة بن أبي طلحة عبد الله بن عبد العزى بن عثمان بن عبد الدار بن قصي)[1] adalah sesepuh Bani Abdu Dar dan putra sulung dari putra sulung dari putra sulung Qushay bin Kilab. Karenanya menjadikan beliau sebagai pemegang kunci Ka'bah atau Sadin (Jmk: Sadanah) Ka'bah al-Musyarofah.[2]
Ayahnya, Thalhah bin Abi Thalhah, adalah pembawa bendera perang kaum kafir dalam Perang Uhud.[3] Ayahnya terbunuh dalam peperangan tersebut bersama pamannya, Utsman bin Abi Thalhah.[4] Utsman sendiri kemudian menjadi salah satu sahabat Nabi Muhammad yang masuk Islam selama gencatan senjata karena Perjanjian Hudaibiyah. Ia masuk Islam lalu hijrah ke Madinah bersama dengan Khalid bin Walid dan Amr bin Ash.[4] Utsman serta bersama Nabi dalam Penaklukan Makkah. Ia dan sepupunya, Syaibah bin Utsman, diberi amanah kunci Ka'bah oleh Nabi. Utsman hidup lama hingga meninggal pada tahun 662.[5]
Biografi
Silsilah
Utsman bin Thalhah bin Abi Thalhah Abdullah bin Ustman bin Abdu Dar (pendiri Bani Abdu Dar) bin Qushay (pemimpin Mekkah pertama dari Quraisy dan Penjaga Kunci Ka'bah atau dalam Bahasa Arab disebut Sadin atau jamak Sadanah yang pertama dari Quraisy dan setelah sekian lama dari Bani Ismail) bin Kilab bin Murrah bin Ka'ab bin Lu'ay bin Ghalib bin Fihr al-Quraishi.[6]
Saat Ummu Salamah hijrah ke Madinah, Utsman menemani bersama putra Ummu sampai ke Madinah, lalu Utsman kembali ke Mekah.[7]
Juru kunci Ka'bah

Ketika pembebasan Makkah, Nabi Muhammad Saw menemukan Ka'bah dalam keadaan dikunci. Ia pun memanggil Ali bin Abi Thalib untuk meminta kuncinya pada Utsman bin Thalhah di mana keluarganya telah membawa kunci itu sejak Qushay bin Kilab. Maka Nabi Muhammad Saw memasuki Ka'bah untuk menghancurkan berhala-nya.
Dalam Ka'bah Nabi Muhammad Saw mendapatkan wahyu bahwa ia harus mengembalikan kunci itu pada penjaganya di mana Allah SWT sendiri yang memilihnya. Maka ia kirimkan kembali Ali kepada Utsman bin Thalhah untuk mengembalikan kunci itu dan meminta maaf telah memaksanya memberikan apa yang menjadi haknya.[8]
Ketika memberikan kunci itu beliau sempat bersabda kepada keturunan Utsman bin Thalhah melalui sepupunya Syaibah, "Ambillah, wahai Bani Thalhah, selamanya sampai Hari Kebangkitan, dan itu tidak akan diambil darimu kecuali oleh seorang tiran yang tidak adil dan menindas." Utsman meriwayatkan 5 hadis, 1 diantaranya terdapat dalam kitab Shahih Muslim.[6]
Kematian
Utsman wafat pada tahun 41 H.[6] Setelah ia wafat, kunci Ka'bah dipegang sepupunya, Syaibah.[9]
Lihat pula
Referensi
- ^ Adz-Dzahabi (2001). Siyar A'lam an-Nubala (dalam bahasa Arab). Vol. 3. Mu'assasah ar-Risalah. hlm. 11.
- ^ "Siapakah Pemegang Kunci Pintu Ka'bah?". nu.or.id. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-03-30. Diakses tanggal 2022-07-10.
- ^ Khaththab, Mahmud Syait (2019). Rasulullah Sang Panglima: Meneladani Strategi dan Kepemimpinan Nabi dalam Berperang. Sukoharjo: Pustaka Arafah. hlm. 230. ISBN 978-602-6337-06-1.
- ^ a b "Utsman bin Thalhah bin Abi Thalhah – Al-Maktaba al-Shamela". shamela.ws (dalam bahasa Arab). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2024-03-03. Diakses tanggal 2025-06-21.
- ^ Khairuddin Az-Zirikli. Al-A'lam Az-Zirikli – Utsman bin Thalhah (dalam bahasa Arab). Vol. 4. hlm. 207.
- ^ a b c Dzahabi, Imam (2017). Terjemah Siyar A'lam an-Nubala. Jakarta: Pustaka Azzam, hal. 9-11. ISBN 978-602-236-270-8
- ^ Ahmad, Ukasyah Habibu (2021-08-31). The Golden Stories of Ummahatul Mukminin (dalam bahasa Melayu). LAKSANA. hlm. 91. ISBN 978-623-327-198-1. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ hasuna. "Sejarah Sang Juru Kunci Kabah di Tanah Suci Mekah - Hasuna Tour 🕋". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-07-16. Diakses tanggal 2022-07-10.
- ^ Al-Harafi, Dr Salamah Muhammad. Buku Pintar Sejarah & Peradaban Islam. Pustaka Al-Kautsar. hlm. 207. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


