Tumpahan minyak Kapal Torrey Canyon

Tumpahan minyak Kapal Torrey Canyon adalah sebuah insiden maritim yang melibatkan kapal supertanker berjenis LR2 Suezmax (klasifikasi modern) bernama SS Torrey Canyon yang terjadi pada 18 Maret 1967. Kapal tersebut kandas setelah bertabrakan dengan terumbu Seven Stones yang terletak di dekat Kepulauan Scilly, Britania Raya. Insiden tersebut menyebabkan tumpahnya minyak sebesar 119.328 ton ke Laut Atlantik. Peristiwa ini menjadi salah satu insiden tumpahan minyak paling parah sepanjang sejarah.

Latar belakang

Kapal SS Torrey Canyon adalah kapal supertanker berbendera Liberia yang dimiliki oleh perusahaan Barracuda Tanker Corporation, anak perusahaan dari Union Oil. Kapal ini memiliki panjang 974 kaki (~296 meter) dan pernah mengalami proses pembesaran badan kapal di Jepang oleh Sasebo Heavy Industries. Pada saat terjadinya insiden, kapal tanker tersebut sedang disewa oleh perusahaan minyak asal Britania Raya, British Petroleum.[1][2]

Kronologi insiden

Pada tanggal 14 Maret 1967, Kapal SS Torrey Canyon yang dinahkodai Kapten Pastrengo Rugiati sedang melakukan perjalanan dari pelabuhan Kuwait menuju pelabuhan Milford Haven di County Pembrokeshire, Wales. Pada saat Kapal Torrey Canyon sedang berlayar di perairan di dekat Kepulauan Canary, sang kapten mendapatkan informasi melalui sambungan telepon dari agen kapal yang berisi perintah agar kapal tersebut tiba paling lambat pada tanggal 18 Maret 1967, pukul 11 malam. Sang kapten memutuskan untuk mengambil jalan pintas melalui sisi barat Kepulauan Scilly dan mengatur arah kapal sebelum mengaktikan sistem autopilot. [3]

Pada tanggal 17 Maret, Kapten Pastrengo Rugiati mengecek arah berlayarnya kapal yang dinahkodainya dan tidak menemukan adanya kesalahan pada rute yang dilaluinya. Malam harinya, sang kapten memerintahkan anak buahnya untuk membangunkannya pukul 6 pagi sebelum beristirahat. Rencananya, di pagi hari, Kepulauan Scilly akan terlihat dari sisi kanan kapal. Saat sang kapten sedang tidur, kepala perwira kapal mengubah arah berlayar kapal yang semula diatur ke arah 18 derajat menjadi 12 derajat. Selain itu, arus lautan yang deras menyebabkan keluarnya kapal dari jalur yang direncanakan.[3]

Pagi harinya, pada 18 Maret 1967, sang kapten menyadari adanya kesalahan pada rute yang dilalui kapal. Kepulauan Scilly yang seharusnya terlihat dari sisi kanan kapal, malah terlihat dari sisi kiri kapal. Sang kapten yang masih mengantuk mencoba untuk mengoreksi arah Kapal Torrey Canyon, tetapi mode autopandu yang aktif menyebabkan kapal tersebut tidak merespon. Kapal itu pada akhirnya dapat dibelokkan, tetapi sudah terlambat. Kapal tersebut akhirnya menabrak terumbu Pollard dalam kecepatan penuh dan kandas.[3]

Akibat terjadinya tabrakan, kapal Torrey Canyon mengalami kerusakan parah pada lambung kapal. Minyak mentah yang diangkut kapal tersebut mulai tumpah ke laut. Sang kapten mencoba untuk memundurkan kapal dengan kecepatan penuh, tetapi tidak berhasil. Dalam kurun waktu 24 jam, tumpahan minyak itu sudah menjalar hingga 20 mil (~32km).[3][4] Tumpahan minyak itu bahkan mencemari pesisir pantai Perancis yang ratusan mil jauhnya.[5] Total minyak yang tumpah dari kapal ini mencapai 119.328 ton.[2]

Respons terhadap insiden

Setelah terjadinya insiden, Barracuda Tankers Corporation mengirim Kapal Utrecht, kapal tunda (tugboat) berbendera Belanda untuk melakukan penyelamatan pada kapal yang terjebak di terumbu dengan menariknya ke laut. Namun, operasi ini berujung pada kegagalan. Pada akhirnya, pembersihan minyak yang mencemari lautan menjadi fokus utama.[1]

Setelah kru kapal dievakuasi, angkatan udara Britania Raya mulai melakukan pengeboman pada kapal untuk menenggelamkannya ke dasar laut. Mereka juga menggunakan avtur dan bom napalm untuk membakar habis minyak yang tumpah ke laut. Operasi ini tidak mendapatkan hasil yang maksimal, karena ombak yang tinggi dengan cepat memadamkan api pembakaran. Selain itu, sekitar seperempat dari 42 bom yang dijatuhkan meleset dari target.[2][5]

Pemerintah Britania Raya yang diwakili oleh Kementerian Pertanian dan Perikanan memerintahkan penggunaan zat kimia berbahaya bernama BP 1002 untuk membersihkan minyak yang mengotori laut, terutama daerah pesisir pantai. Berbagai elemen masyarakat yang terdiri dari relawan, nelayan, bahkan tentara ikut serta menuangkan zat kimia tersebut ke pesisir pantai dan lautan. Menurut perkiraan, ada sekitar lebih dari 2 juta galon (Britania) zat kimia BP 1002 yang dituangkan ke laut.[6]

Pengaruh pencemaran terhadap lingkungan

Insiden tumpahan minyak Torrey Canyon mengakibatkan pencemaran lautan dengan luas sekitar 700 km2. Pencemaran ini mengakibatkan menghitamnya Selat Inggris yang menyebabkan terganggunya industri pariwisata pantai. Selain itu, minyak yang mencemari lautan mengakibatkan kematian lebih dari 15.000 burung-burung laut.[5]

Penggunaan zat 'deterjen', yang sebenarnya merupakan sebutan dari zat kimia berbahaya BP 1002, yang bertujuan untuk menguraikan minyak yang mengotori lautan justru mengakibatkan kerusakan yang lebih parah. Lebih dari ribuan hewan dan tumbuhan laut mengalami kematian akibat penggunaan zat kimia ini. Spesies-spesies yang mengalami kematian massal tersebut jumlahnya baru pulih setelah 15 tahun, sekitar 5 tahun lebih lama dibandingkan dengan daerah yang tidak menggunakan zat kimia berbahaya.[5]

Referensi

  1. ^ a b "Torrey Canyon alerted the world to the dangers that lay ahead – Professional Mariner" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-10-27.
  2. ^ a b c Barkham, Patrick (2010-06-24). "Oil spills: Legacy of the Torrey Canyon". The Guardian (dalam bahasa Inggris (Britania)). ISSN 0261-3077. Diakses tanggal 2025-10-25.
  3. ^ a b c d "Torrey Canyon: The world's first major oil tanker disaster". SAFETY4SEA (dalam bahasa American English). 2019-10-03. Diakses tanggal 2025-10-28.
  4. ^ Vaughan, Adam (2017-03-18). "Torrey Canyon disaster – the UK's worst-ever oil spill 50 years on". The Guardian (dalam bahasa Inggris (Britania)). ISSN 0261-3077. Diakses tanggal 2025-10-29.
  5. ^ a b c d Bell, Bethan; Cacciottolo, Mario (2017-03-17). "Torrey Canyon oil spill: The day the sea turned black". BBC News (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2025-10-29.
  6. ^ Howard, Harry (2025-03-10). "How 100,000 tonnes of oil leaked after ship ran aground in 1957". Mail Online. Diakses tanggal 2025-10-29.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement