Teoh Beng Hock
Teoh Beng Hock (Hanzi sederhana: 赵明福; Hanzi tradisional: 趙明福; Pinyin: Zhào Míngfú; Pe̍h-ōe-jī: Tiō Bêng-hok; 20 April 1979 – 16 Juli 2009) adalah seorang jurnalis Malaysia dan ajudan politik Ean Yong Hian Wah, seorang anggota majelis legislatif negara bagian Selangor dan dewan eksekutif negara bagian Selangor. Pada tanggal 15 Juli 2009, Komisi Anti-Korupsi Malaysia (MACC) menahan Teoh untuk diinterogasi terkait tuduhan korupsi. Teoh ditemukan tewas keesokan paginya di atap gedung yang berdekatan dengan kantor MACC. Para pemimpin Pakatan Rakyat dan sejumlah pejabat pemerintah federal meminta dibentuknya Komisi Penyelidikan Kerajaan atas kematian Teoh.[1]
Penyelidikan Korupsi
Yong merupakan antara tujuh anggota Dewan Undangan Negeri (Adun) dan anggota Exco yang diselidiki oleh SPRM berhubungan dengan dakwaan penyalahgunaan peruntukan negeri Selangor. Pada 15 Juli 2009, SPRM menyerbu kantor Yong di bangunan Sekretariat Negeri di Shah Alam untuk mencari dokumen berhubung cara peruntukan negeri dibelanjakan.
Turut diselidiki ialah Teresa Kok (Kinrara), Hannah Yeoh (Subang), Elizabeth Wong (Bukit Lanjan), Dr Cheah Wing Yin (Damansara Utama) dan Edward Lee (Bukit Gasing). Wakil rakyat Pakatan Selangor diberi RM500,000 setahun setiap seorang untuk membiayai program kemasyarakatan di kawasan masing-masing. SPRM mendakwa dana tersebut telah disalahgunakan.[2] Pada 15 Juli, sebuah komputer jinjing milik Teo dan sebuah komputer meja telah dirampas dari kantor Ean. Pejabat ADUN Kampung Tunku, Lau Weng San turut diserbu oleh SPRM.
Pengarah Siasatan SPRM, Datuk Mohd Shukri Abdull menyatakan Teo datang ke kantor SPRM Selangor yang terletak di tingkat 14, Plaza Masalam pada 5 petang hari Rabu 15 Juli 2009 untuk memberi keterangan dan diperbolehkan pulang pada pukul 3.45 pagi itu. Walau bagaimanapun, telefon genggam milik Teo masih berada di tangan pegawai SPRM semasa jenazah teo ditemukan pada 1.30 tengah hari.
Teo berjanji membawa beberapa dokumen untuk membantu penyelidikan. Pada pukul 6 pagi dia masih kelihatan tidur di atas sofa. Teo mau bekerjasama karena dia bukan orang yang dituduh tetapi dia adalah saksi.
Keluarga
Teoh adalah anak ketiga dari Teoh Leong Hwee (kelahiran 1953). Ia memiliki saudara sulung; Teoh Beng Kee (Hanzi: 赵铭基) (kelahiran 1976), saudari sulung; Teoh Lee Jun (Hanzi: 赵丽君) dan saudari bungsu; Teoh Lee Lan (1980,Hanzi: 赵丽兰). Ayahnya adalah seorang supir taksi, dan ibunya, Teng Shuw Hor (1953) adalah seorang ibu rumah tangga.
Referensi
- http://teohbenghock.org/1297.html Diarsipkan 2011-08-30 di Wayback Machine.
- http://www.freemalaysiatoday.com/2011/07/21/rci-teoh-committed-suicide/ Diarsipkan 2011-07-23 di Wayback Machine.
- http://www.freemalaysiatoday.com/2011/07/21/teohs-sister-my-brother-was-murdered/ Diarsipkan 2011-07-23 di Wayback Machine.
- http://www.freemalaysiatoday.com/2011/07/23/bar-council-suicide-finding-is-a-leap-in-logic/ Diarsipkan 2012-03-08 di Library of Congress Web Archives
- http://www.freemalaysiatoday.com/2011/07/22/ngos-rci-report-pathetic-and-a-whitewash/ Diarsipkan 2011-07-23 di Wayback Machine.
- http://www.freemalaysiatoday.com/2011/07/23/najib-dont-dispute-rci-report-on-teoh/ Diarsipkan 2012-02-05 di Wayback Machine.
- http://www.themalaysianinsider.com/malaysia/article/utusan-defends-macc-holds-dap-responsible-for-teohs-death/ Diarsipkan 2012-10-15 di Wayback Machine.
- http://www.freemalaysiatoday.com/2011/07/23/teohs-suicide-macc-suspends-three-officers/[pranala nonaktif permanen]
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


