Taman Nasional Gunung Gading

Taman Nasional Gunung Gading
IUCN Kategori II (Taman Nasional)
Pintu masuk utama taman
Map showing the location of Taman Nasional Gunung Gading
Map showing the location of Taman Nasional Gunung Gading
Gunung Gading
LokasiSarawak, Malaysia
Kota terdekatKuching
Koordinat1°41′26″N 109°50′45″E / 1.690549°N 109.845830°E / 1.690549; 109.845830
Luas436 km2 (168 sq mi)
Didirikan1983
Badan pengelolaBadan Kehutanan Serawak

Taman Nasional Gunung Gading (bahasa Melayu: Taman Negara Gunung Gading) adalah taman nasional yang terletak di dekat kota Lundu di barat daya Sarawak dan dikenal karena populasi bunga Rafflesia, bunga terbesar di dunia. Taman ini mencakup bagian hutan hujan dataran rendah dan perbukitan serta memiliki jaringan jalur pendakian yang mengarah ke air terjun dan lereng berhutan. Meskipun relatif kecil, taman ini memiliki beragam fitur alam yang menjadi ciri khas lingkungan hutan tropis Sarawak.[1]

Geografi

Taman Nasional Gunung Gading terletak di dekat titik paling barat Pulau Kalimantan, sekitar 75 kilometer di barat daya Kuching, dekat perbatasan Indonesia.[2] Dengan luas 41 kilometer persegi, taman ini berpusat pada ekosistem hutan hujan tropis perbukitan, dengan medan yang ditandai oleh lereng granit dan hutan dipterokarpa campuran.[3] Ekosistem hutan ini dulunya menutupi seluruh bagian barat laut Kalimantan, tetapi kini hanya tersisa dalam fragmen-fragmen terpisah, dan Gunung Gading merupakan salah satu sisa hutan terluas yang masih bertahan.[4]

Topografi taman ini terdiri atas dua bukit utama, salah satunya adalah Gunung Gading itu sendiri, yang memiliki jalur pendakian dengan papan penunjuk arah dan memakan waktu sekitar enam jam untuk perjalanan pulang-pergi ke puncak. Terdapat pula jaringan jalur lain yang melintasi lereng berhutan dan mengikuti aliran sungai, berakhir pada rangkaian air terjun, dengan Jalur Air Terjun yang mencapai kaskade ketujuh sekaligus terakhir. Kombinasi antara ketinggian, kondisi geologi yang menurun, dan relief yang bervariasi memungkinkan terbentuknya komunitas hutan yang khas dalam area yang relatif kecil. Terletak di atas kota Lundu, taman ini berada dekat pantai dan mudah dijangkau melalui jalan yang melewati lahan pertanian serta penyeberangan sungai dari Kuching.[5]

Sejarah

Taman Nasional Gunung Gading didirikan pada tahun 1983 dengan tujuan utama melindungi Rafflesia tuan-mudae, salah satu bunga terbesar dan paling terancam punah di dunia.[3] Alasan pendiriannya adalah untuk menyelamatkan spesies ini beserta habitatnya. Pada awalnya, taman ini hanya menerima sedikit kunjungan dari wisatawan asing dan lebih banyak menjadi tujuan wisata domestik. Puncak jumlah pengunjung terjadi pada tahun 1995, setelah pembangunan fasilitas taman yang memicu gelombang minat di kalangan wisatawan Malaysia. Meskipun jumlah wisatawan menurun pada tahun-tahun berikutnya, jumlah kunjungan secara bertahap meningkat kembali dengan semakin banyaknya wisatawan mancanegara yang datang. Sebuah pusat pengunjung yang dirancang menyerupai rumah kepala adat tradisional Bidayuh dibangun untuk mendukung pendidikan konservasi dan menampilkan pameran yang berkaitan dengan Rafflesia.[4]

Referensi

  1. ^ "Gunung Gading National Park". Sarawak Tourism Board. Diakses tanggal 2025-07-09.
  2. ^ The Rough Guide to Malaysia, Singapore and Brunei (dalam bahasa Inggris). Rough Guides. 2018. ISBN 978-1-78919-418-0.
  3. ^ a b Davison, G. W. H. (2003). The National Parks and Other Wild Places of Malaysia (dalam bahasa Inggris). New Holland. hlm. 87. ISBN 978-1-84330-247-6.
  4. ^ a b Backhaus, Norman (2005). Tourism and Nature Conservation in Malaysian National Parks (dalam bahasa Inggris). LIT. hlm. 101–102. ISBN 978-3-8258-9037-7.
  5. ^ Ashton, Peter; Lee, David (2022). Trees and Forests of Tropical Asia: Exploring Tapovan (dalam bahasa Inggris). University of Chicago Press. hlm. 433. ISBN 978-0-226-53572-2.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement