Susu yak
Artikel ini perlu dikembangkan dari artikel terkait di Wikipedia bahasa Prancis. (Mei 2025)
klik [tampil] untuk melihat petunjuk sebelum menerjemahkan.
|
Artikel atau sebagian dari artikel ini mungkin diterjemahkan dengan bantuan mesin penerjemahan. Bahasanya masih belum bagus, karena bagian yang diterjemahkan masih perlu diperhalus dan disempurnakan. Jika Anda bisa memperbaikinya, harap pertimbangkan untuk menyunting halaman ini menyempurnakan terjemahan ini. Anda juga dapat ikut bergotong royong pada ProyekWiki Perbaikan Terjemahan. (Pesan ini dapat dihapus jika terjemahan dirasa sudah cukup tepat. Lihat pula: panduan penerjemahan artikel) |
| Produsen | Yak |
|---|---|
| Rincian | |
| Jenis | susu |
Susu yak adalah susu yang dihasilkan oleh yak (Bos grunniens), jenis sapi liar yang dibudidayakan di daerah pegunungan tinggi seperti Himalaya, Tibet, Mongolia, dan bagian utara India. Susu ini telah menjadi bagian penting dari pola makan masyarakat nomaden di kawasan tersebut selama berabad-abad.
Kandungan Gizi
Susu yak dikenal memiliki kandungan gizi yang lebih tinggi dibandingkan dengan susu sapi biasa. Dalam setiap 100 mL susu yak, terkandung sekitar:
- Protein : 4,0–5,9%
- Lemak : 5,5–7,5%
- Laktosa : 4,0–5,9%
- Kalsium : 150–200 mg
- Fosfor : 100–150 mg
- Zat besi : 0,56 μg
- Vitamin A : 0,6–1,2 mg
- Vitamin D : 0,005–0,015 mg
- Vitamin E : 1–6 mg
- Vitamin B12 : 0,2–0,6 mg
- Riboflavin (Vitamin B2) : 1,2–2 mg
Kandungan asam amino esensial dalam susu yak juga lebih tinggi, menjadikannya sumber protein berkualitas tinggi.[1]
Manfaat Kesehatan
Susu yak memiliki berbagai manfaat kesehatan, antara lain:
- Antioksidan : Membantu melawan radikal bebas dalam tubuh.
- Antiinflamasi : Mengurangi peradangan.
- Antimikroba : Melawan pertumbuhan mikroorganisme patogen.
- Menurunkan tekanan darah : Membantu menjaga tekanan darah tetap stabil.
- Mengatasi kelelahan : Meningkatkan energi dan mengurangi kelelahan.
- Mengatasi sembelit : Membantu memperlancar pencernaan.[2]
Pengolahan dan Produk Turunan
Susu yak dapat dikonsumsi langsung atau diolah menjadi berbagai produk tradisional, seperti:
- Keju yak : Produk fermentasi yang kaya akan protein dan kalsium.
- Yogurt : Produk susu fermentasi yang mengandung probiotik.
- Mentega yak : Digunakan dalam masakan lokal dan teh Tibet.
- Teh Tibet : Minuman khas yang menggabungkan susu yak, teh, dan mentega yak.
Produk-produk ini tidak hanya menjadi sumber gizi, tetapi juga memiliki nilai ekonomi penting bagi masyarakat lokal.[3]
Produksi dan Distribusi
Susu yak diproduksi terutama di daerah pegunungan tinggi Asia, seperti Nepal, Tibet, Mongolia, dan bagian utara India. Produksi susu ini sangat bergantung pada pola hidup nomaden dan kondisi geografis yang mendukung pemeliharaan yak. Selain untuk konsumsi lokal, produk susu yak juga diekspor ke berbagai negara, terutama dalam bentuk keju keras yang dikenal sebagai churpi.[3]
Lihat pula
Referensi
- ^ "Yak milk and its health benefits: a comprehensive review". Frontiers in Veterinary Science. 2023. doi:10.3389/fvets.2023.1213039. Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
- ^ "Yak Milk: Nutritional Value, Functional Activity, and Current Applications". PMC. 2023. doi:10.3389/fvets.2023.1213039. Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
- ^ a b "Curd instinct: ancient Nepali food reborn as dog chews in US". The Guardian. 2023-04-24.
Pranala luar
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


