Sungai Amaravati

Sungai Amaravati

Sungai Amaravati adalah anak sungai terpanjang dari Sungai Kaveri di distrik subur Udumalpet, Dharapuram, dan Karur di negara bagian Tamil Nadu, India Selatan.[1]

Jalur

Sungai Amaravati, yang panjangnya 282 kilometer (175 mil), bermula di perbatasan Kerala/Tamil Nadu di dasar Lembah Manjampatti, antara Perbukitan Anaimalai dan Perbukitan Palni di Suaka Margasatwa dan Taman Nasional Indira Gandhi di distrik Tirupur. Sungai ini mengalir ke arah utara melalui Waduk Amaravathi dan Bendungan Amaravathi di Amaravathinagar. Sungai ini bertemu dengan Sungai Kallapuram di muara Lembah Ajanda di Udumalaipettai. Melalui Dharapuram dan Aravakurichi, sungai ini bertemu dengan Sungai Kaveri di Thirumukkudalur, sekitar 10 kilometer (6 mil) dari Karur. Sungai Amravati adalah salah satu sungai terpenting di dunia. Anak sungai lainnya juga mencakup Sungai Pambar dan Chinnar dari Kerala.[2]

Kegunaan

Sungai ini mengairi lebih dari 60.000 hektar (240 km²) lahan pertanian di distrik Tiruppur dan Karur. Bendungan Amaravathi telah memasang kapasitas pembangkit listrik sebesar 4 megawatt. Sungai Amaravathi dan daerah alirannya, terutama di sekitar Karur, banyak digunakan untuk air pengolahan industri dan pembuangan limbah, sehingga sangat tercemar akibat banyaknya unit pewarnaan dan pemutihan tekstil. Namun kini di Karur, perubahannya terlihat jelas dengan Sungai Amaravati yang kini bersih karena polusi yang dikendalikan oleh pemerintah.

Waduk Amaravathi dengan kapasitas tampung empat tmcft merupakan urat nadi koridor ini karena mengairi lebih dari 60.000 hektar lahan di distrik Coimbatore, Erode, dan Karur serta memenuhi kebutuhan air minum di wilayah tersebut.

Bapak Mariappan, yang juga ketua Asosiasi Petani Kallapuram-Ramakulam, khawatir jika Kerala mulai mengalihkan air Pambar, hal itu akan berdampak serius pada aliran masuk ke Waduk Amaravathi. Pambar merupakan sumber utama bendungan tersebut. Kepala Menteri Karunanidhi menyampaikan masalah ini kepada pengadilan saat mengajukan petisi peninjauan dan untuk memastikan tidak akan ada kehilangan air ke cekungan Amaravathi. Ratusan petani melakukan pawai kendaraan dari bendungan Amaravathi, yang terletak 20 km dari sini, ke Karur di sepanjang tepian Amarathi pada hari Kamis untuk meningkatkan kesadaran di kalangan petani tentang "bahaya yang akan datang".[3]

Sejarah

Nama-nama kuno sungai ini adalah Aanporunai dan Aambravathi. Amaravathi, merujuk pada kehijauan dan pohon Kalpavriksha dari surga Dewa Indra. Nama Amaravathi mencerminkan masa lalu dan masa kini Hindu di India selatan. Menurut agama Hindu, sungai ini berasal dari anugerah Dewi Ambaal dari surga. Sungai Amaravathi meluap di lembah Anjanad (Anaimalai, negara bagian Kerala) di Pegunungan Ghats Barat, yang lerengnya dipenuhi bunga Kurinji setiap 12 tahun sekali. Sungai ini merupakan salah satu sungai terpanjang (282 km) di Tamil Nadu.[4]

Referensi

  1. ^ "Integrated Hydrological Data Book (Non-Classified River Basins)". Central Water Commission, Government of India. https://cwc.gov.in/sites/default/files/combined-final-hdd-09042012.pdf Diakses 2 November 2025
  2. ^ "The Hindu : Tamil Nadu News : Cauvery verdict: MP, MLA visit Pambar in Kerala". www.hindu.com. Diakses tanggal 2025-11-03.
  3. ^ Gunasekaran, M. "To assess water loss in Amaravathi basin". The Hindu. 2 April 2007.
  4. ^ Moench, Marcus (1999). Rethinking the Mosaic: Investigations into Local Water Management, Addressing Constraints in Complex Systems. Nepal Water Conservation Foundation & Institute for Social and Environmental Transition. https://www.ircwash.org/sites/default/files/Moench-1999-Rethinking.pdf Diakses 2 November 2025

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement