Sungai Alalak

Sungai Alalak
Sungai Alalak
Sungai Alalak di Kalimantan
Sungai Alalak
Lokasi mulut sungai
Sungai Alalak di Indonesia
Sungai Alalak
Sungai Alalak (Indonesia)
PetaKoordinat: 3°16′36.3061″S 114°35′19.9651″E / 3.276751694°S 114.588879194°E / -3.276751694; 114.588879194
Lokasi
NegaraIndonesia
ProvinsiKalimantan Selatan
Ciri-ciri fisik
Hulu sungai 
 - lokasiKalimantan
Muara sungaiSungai Barito
Panjang27,46 km

Sungai Alalak adalah sungai yang mengalir Kalimantan Selatan, tepatnya di antara Kota Banjarmasin dan Kabupaten Barito Kuala. Sungai Alalak merupakan cabang dari Sungai Martapura[1] dan bagian utara sungai dimanfaatkan masyarakat yang tinggal di bantaran sungai untuk aktivitas sehari-hari.[2] Sungai Alalak dilewati oleh Jembatan Sei Alalak di bagian perbatasan antara Kota Banjarmasin dan Kabupaten Barito Kuala.[3]

Hidrologi

Sungai Alalak memiliki panjang 27,46 km dengan lebar 100 m[4] dan mengalir melalui kecamatan Banjarmasin Utara dan kecamatan Alalak.[5] Sungai ini memiliki debit sungai sebesar 29,873 m3/s dan terpengaruh oleh pasang surut Sungai Barito sehingga rawan menyebabkan banjir rob di wilayah bantaran Sungai Alalak.[6]

Mutu air di Sub DAS Sungai Alalak dikategorikan tercemar ringan hingga sedang berdasarkan hasil hitung Indeks Pencemaran.[7]

Pencemaran sungai

Pada 2017, terjadi perubahan warna air sungai Alalak dari cokelat menjadi hijau tosca. Hal ini terjadi di musim kemarau dan ikut menyebabkan air berasa asam, tetapi pH tercatat berkisar antara 5 - 6,5.[8]

Pada 2022, Sungai Alalak tercemar oleh tumpahan oli dari kapal pengangkut high sulphur fuel oil (HFSO) yang karam.[9] Pencemaran ini terjadi selama dua minggu dan mencapai ke aliran Sungai Awang.[10]

Lihat pula

Referensi

  1. ^ Susilowati, Endang (2011). "PERANAN JARINGAN SUNGAI SEBAGAI JALUR PERDAGANGAN DI KALIMANTAN SELATAN PADA PAROH KEDUA ABAD XIX". CITRA LEKHA. XV (1): 1–8.
  2. ^ Sari, Mayang; Adyatma, Sidharta; Normelani, Ellyn (2016). "PEMANFAATAN AIR SUNGAI ALALAK UTARA OLEH MASYARAKAT DI BANTARAN SUNGAI ALALAK UTARA DI KELURAHAN ALALAK UTARA KECAMATAN BANJARMASIN UTARA KOTA BANJARMASIN". Jurnal Pendidikan Geografi. 3 (2): 33–41.
  3. ^ Madani, Mohamad (14 Agustus 2021). "Pembangunan Jembatan Sungai Alalak Banjarmasin". Republika.co.id. Diakses tanggal 13 Oktober 2025.
  4. ^ Pusat Dokumentasi & Jaringan Informasi Hukum Kota Banjarmasin (2020-09-24). "Keputusan Wali kota Banjarmasin Nomor 647 Tahun 2020 Tentang Penetapan Sungai Sebagai Fasilitas Umum dan Aset Pemko Banjarmasin". Banjarmasin kota. Diakses tanggal 2023-11-20.
  5. ^ BPS Kota Banjarmasin (2014). "Daftar Nama Sungai di Kota Banjarmasin beserta Data Panjang dan Lebarnya". banjarmasinkota.bps.go.id. Diakses tanggal 2023-11-20.
  6. ^ Redaksi (2022-12-03). "Banjir Rob, Air Sungai Meluap Masuk Pemukiman, Warga Pulau Alalak Cemas". Amnesia.id. Diakses tanggal 2025-10-13.
  7. ^ Alviani, Vina; Rahman, Mijani; Rahman, Abdur (2024-08-20). "PEMODELAN QUAL2Kw UNTUK ANALISIS DAYA TAMPUNG BEBAN PENCEMAR DI DAERAH ALIRAN SUNGAI BARITO (SUB DAERAH ALIRAN SUNGAI ALALAK) KOTA BANJARMASIN PROVINSI KALIMANTAN SELATAN". AQUATIC Jurnal Manajemen Sumberdaya Perairan. 7 (2): 1–121. doi:10.20527/aquatic.v7i2.3142. ISSN 3025-0218.
  8. ^ Huda, Nurholis (26 September 2017). "Warga Khawatir Air Sungai Alalak Berubah Warna". Tribun Video. Diakses tanggal 2025-10-13.
  9. ^ Haswar, Andi; Belarminus, Robertus (13 Agustus 2022). "Kapal Pengangkut 100 Ton Oli Tenggelam, Sungai Alalak di Barito Kuala Kalsel Tercemar Oli". Kompas.com. Diakses tanggal 13 Oktober 2025.
  10. ^ Hamdani (2022-08-23). "Sungai Mulai Bersih, Upaya Pembersihan Tumpahan Minyak Membuahkan Hasil". Barito Post. Diakses tanggal 2025-10-13.



Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement