Suaka Margasatwa Sermo (disingkat SM Sermo) adalah salah satu kawasan konservasi jenis suaka margasatwa yang terletak di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Kawasan ini memiliki peran penting dalam pelestarian flora dan fauna, peningkatan keanekaragaman hayati, dan juga menyediakan potensi ekowisata.[1]
Sejarah dan Penetapan
SM Sermo awalnya adalah bagian dari Hutan Produksi Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Sermo. Penunjukan sebagai kawasan hutan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan No. 171/Kpts-LI/2000 tanggal 29 Juni 2000, dengan luas awal ± 184,99 hektar. Kemudian wilayah ini ditetapkan sebagai Suaka Margasatwa melalui SK.3112/Menhut-VII/KUH/2014 tanggal 25 April 2014, tetap mengacu pada luas ± 184,99 ha. [2]
Lokasi
Luas kawasan konservasi Suaka Margasatwa Sermo ± 184,99 hektar. Secara administratif, SM Sermo berada di wilayah Kapanewon Kokap, meliputi tiga desa/kalurahan yaitu Hargowilis, Hargorejo, dan Karangsari. Kawasan berada di ketinggian sekitar 70-100 meter di atas permukaan laut (mdpl), dengan topografi berupa perbukitan yang memiliki kemiringan lereng di atas 25 %. Letaknya di ekosistem pegunungan rendah, yang merupakan bagian dari Pegunungan Menoreh. [3]
Zonasi
Zonasi dalam kawasan meliputi:
Blok perlindungan flora-fauna seluas sekitar 145,138 ha
Elang BrontokTumbuhan berkayu yang ditemukan meliputi sekitar 171 jenis, antara lain jati, mahoni, akasia, kayu putih, sonokeling, secang, pulai, dan mindi. Terdapat juga arboretum bambu yang diidentifikasi 12 jenis.
Herpetofauna juga cukup beragam dengan ditemukan 5 spesies amfibi dan 13 spesies reptil.
Fungsi dan Manfaat
SM Sermo berfungsi sebagai habitat bagi satwa liar terancam dan endemik, pelestarian keanekaragaman hayati di wilayah pegunungan rendah. [2] Menyediakan cakupan ekologis sumber air dan menjaga ekosistem waduk Sermo sebagai bagian dari lanskap sekitarnya. Potensi untuk ekowisata, seperti birdwatching dan wisata alam terbatas, sambil mempertahankan fungsi konservasi.