Strategi dan Rencana Aksi Keanekaragaman Hayati Indonesia
Strategi dan Rencana Aksi Keanekaragaman Hayati Indonesia (dalam bahasa Inggris: Indonesian Biodiversity Strategy & Action Plan atau IBSAP) adalah dokumen perencanaan nasional yang disusun untuk memberikan kerangka kerja dalam pengelolaan keanekaragaman hayati di Indonesia. Dokumen ini memuat strategi, kebijakan, dan rencana aksi yang ditujukan untuk melindungi, memulihkan, dan memanfaatkan keanekaragaman hayati secara berkelanjutan. IBSAP berfungsi sebagai acuan bagi penyusunan regulasi dan perencanaan pembangunan, serta mendukung program-program pemerintah terkait pengelolaan sumber daya alam, termasuk ketahanan pangan.[1][2]
Sejarah
Sejarah perencanaan keanekaragaman hayati di Indonesia dimulai pada tahun 1993 dengan diterbitkannya Biodiversity Action Plan for Indonesia (BAPI 1993). Dokumen ini disusun dalam bahasa Inggris dan belum diintegrasikan secara menyeluruh ke dalam perencanaan kementerian terkait. Pada tahun 2003, BAPI digantikan oleh Indonesian Biodiversity Strategy and Action Plan (IBSAP 2003–2020), yang disusun dalam bahasa Indonesia dan menjadi dasar kerangka pengelolaan keanekaragaman hayati nasional.[3][4]
Selanjutnya, IBSAP diperbarui menjadi IBSAP 2015–2020 untuk menyesuaikan dengan Target Aichi, kesepakatan global yang ditetapkan pada tahun 2010.[5] IBSAP dikategorikan sebagai dokumen living document, karena pembaruannya dilakukan setiap lima tahun sejalan dengan periode Rencana Pengelolaan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan setiap 20 tahun sejalan dengan Rencana Pengelolaan Jangka Panjang Nasional (RPJPN). Sebagai bentuk komitmen terhadap pengelolaan keanekaragaman hayati secara global, Indonesia telah meratifikasi Convention on Biological Diversity melalui Undang-Undang No. 5 Tahun 1994 tentang Pengesahan United Nations Convention On Biological Diversity (Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa Mengenai Keanekaragaman Hayati).[6][7]
Dokumen
IBSAP 2025–2045
IBSAP 2025–2045 disusun oleh Kementerian PPN/Bappenas bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Pertanian, Badan Riset dan Inovasi Nasional, serta melibatkan mitra pembangunan, perguruan tinggi, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat adat.[8]
Dokumen ini memuat tiga tujuan pengelolaan keanekaragaman hayati, 13 strategi, 20 target nasional, dan 95 kelompok aksi. Visi dari IBSAP 2025–2045 adalah mewujudkan kehidupan yang selaras dengan alam untuk keberlangsungan seluruh bentuk kehidupan di Indonesia. Misi dokumen ini mencakup perlindungan keanekaragaman hayati, pemanfaatan sumber daya secara berkelanjutan, pengayaan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta penguatan sumber daya dan tata kelola.[9]
Referensi
- ^ [email protected], Pradipta Pandu Mustika- (2025-05-22). "Indonesia Susun Rencana Aksi Keanekaragaman Hayati sebagai Rujukan Pembangunan". Kompas.id. Diakses tanggal 2025-09-29.
- ^ "ANALISIS KEBIJAKAN IBSAP 2025-2045". Forest Watch Indonesia. Diakses tanggal 2025-09-29.
- ^ "Biodiversity / Indonesia | Interactive Country Fiches". dicf.unepgrid.ch (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-09-29.
- ^ "IBSAP". www.warsi.or.id. Diakses tanggal 2025-09-29.
- ^ antaranews.com (2024-08-08). "Suharso: Keanekaragaman hayati jadi modal pembangunan berkelanjutan". Antara News. Diakses tanggal 2025-09-29.
- ^ Kementerian PPN/Bappenas. (2025). Indonesian Biodiversity Strategy and Action Plan (IBSAP) 2025–2045. https://lcdi-indonesia.id/wp-content/uploads/2025/02/IBSAP-2025-2045.pdf
- ^ Badan Pembinaan Hukum Nasional. (1994). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1994 tentang Pengesahan United Nations Convention on Biological Diversity (Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa mengenai Keanekaragaman Hayati). https://peraturan.bpk.go.id/Details/46221/uu-no-5-tahun-1994
- ^ "Peluncuran IBSAP 2025-2045: Panduan Pengelolaan Keanekaragaman Hayati Untuk Wujudkan Visi Indonesia Emas 2045 | Kementerian PPN/Bappenas". www.bappenas.go.id. Diakses tanggal 2025-09-29.
- ^ antaranews.com (2024-08-08). "Bappenas: Dokumen IBSAP 2025-2045 berisi 3 tujuan pengelolaan kehati". Antara News. Diakses tanggal 2025-09-29.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


