Stasiun Tanjung Barat

Stasiun Tanjung Barat
KAI Commuter
B15

Stasiun Tanjung Barat
Lokasi
Koordinat6°18′30″S 106°50′12″E / 6.30833°S 106.83667°E / -6.30833; 106.83667
Ketinggian+44 m
Operator
Otoritas transportasiDirektorat Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda
Letak
km 21+221 lintas Jakarta-Manggarai-Bogor/Nambo[1]
Jumlah peronDua peron sisi yang tinggi
Jumlah jalur2
LayananCommuter Line Bogor
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Informasi lain
Kode stasiun
KlasifikasiII[2]
Sejarah
Dibuka1994
Dibangun kembali2009
Operasi layanan
Stasiun sebelumnya Stasiun berikutnya
Pasar Minggu Commuter Line Bogor
Jakarta Kota–Bogor
Lenteng Agung
menuju Bogor
Commuter Line Bogor
Jakarta Kota–Nambo
Lenteng Agung
menuju Nambo
Layanan penghubung
Halte sebelumnya Pengumpan perbatasan Transjakarta Halte berikutnya
Jln. Nangka Raya
Perjalanan satu arah
Rute D21
05.00-22.00
Tj. Mas Raya
Baung Rute D21
05.00-22.00
Lenteng Agung Barat
Perjalanan satu arah
Fasilitas dan teknis
FasilitasLift Eskalator Tangga naik/turun Parkir Pemesanan langsung di loket Jalur difabel Pusat informasi Isi baterai Mesin tiket Toilet Musala Ruang menyusui Pos kesehatan Pertokoan/area komersial Restoran 
Lokasi pada peta
Peta
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Stasiun Tanjung Barat (TNT) merupakan stasiun kereta api kelas II yang terletak di Kelurahan Tanjung Barat, Kecamatan Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan. Stasiun yang terletak pada ketinggian +44 m ini hanya melayani rute KRL Commuter Line.

Setelah direnovasi tahun 2009, stasiun ini memiliki fasilitas dan suasana berbeda dibandingkan stasiun lainnya. Tampak warna jingga dan merah menyala mendominasi setiap sudut ruangan di stasiun ini, dan juga terdapat papan penunjuk yang memandu calon penumpang melangkah. Ditambah dengan 4 televisi layar datar sebagai sarana petunjuk kedatangan kereta api, tak heran, Stasiun Tanjung Barat dijadikan stasiun percontohan bagi seluruh stasiun di Jabodetabek.[3]

Stasiun Tanjung Barat kemudian direnovasi kembali mulai 27 Desember 2021.[4] Pemugaran dilakukan dengan membangun concourse di atas emplasemen yang terhubung langsung ke Apartemen Samesta Mahata Tanjung Barat yang juga dalam tahap pembangunan. Pembangunan pun selesai seiring dengan selesainya apartemen, dan baru diuji coba pada 13 Mei 2025.[5] Stasiun Tanjung Barat yang baru kini dilengkapi dengan lift serta eskalator untuk kedua arah naik dan turun di tiap peron. Concourse stasiun ini didesain luas dan lebar untuk mengantisipasi keramaian penumpang, serupa dengan Stasiun Pondok Cina. Pembangunan ini juga membuat bangunan lama sisi barat Stasiun Tanjung Barat diruntuhkan, digantikan dengan jembatan layang yang terhubung dengan jembatan penyeberangan orang dan beroperasi pada 12 Desember 2025. Kantor pengumuman (announcer) juga dipindahkan ke Peron 1. Akses lama stasiun di sisi timur sisi bawah tetap dipertahankan. Pengembangan ini meningkatkan kapasitas stasiun sekaligus menaikkan okupansi hingga 100 persen.[6]

Tata letak

Stasiun ini memiliki dua jalur kereta api.

B15

G Bangunan utama stasiun
P
Lantai peron
Peron sisi, pintu terbuka di sebelah kanan
Jalur 2 (Pasar Minggu)      Commuter Line Bogor menuju Jakarta Kota
Jalur 1      Commuter Line Bogor menuju Depok/Bogor/Nambo (Lenteng Agung)
Peron sisi, pintu terbuka di sebelah kanan
G Bangunan utama stasiun


Layanan kereta api

Komuter

Nama kereta api Tujuan akhir Keterangan
Commuter Line Bogor Jakarta Kota -
Bogor
Nambo Hanya beberapa perjalanan

Antarmoda pendukung

Jenis angkutan umum Trayek Tujuan
Bus kota Transjakarta Universitas IndonesiaStasiun Manggarai
Terminal Pasar Minggu—Universitas Pancasila Srengseng Sawah
Universitas IndonesiaLebak Bulus

Referensi

  1. ^ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  2. ^ a b Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. ^ "Menjadi Percontohan, Stasiun Tanjung Barat Berbenah". detikcom. 2009-05-19. Diakses tanggal 2018-06-20.
  4. ^ Romadoni, Ahmad (2021-12-24). Syahira, Haya (ed.). "Pengendara Harus Waspada, Ada Pembangunan Stasiun Tanjung Barat, 29 Desember". Kumparan. Diakses tanggal 2025-12-18.
  5. ^ Catriana, Elsa (2025-05-13). Ika, Aprilia (ed.). "KAI Uji Coba Akses Baru Stasiun Tanjung Barat Terhubung Kawasan Hunian Samesta Mahata". KOMPAS. Jakarta: Kompas Gramedia. Diakses tanggal 2025-12-18.
  6. ^ Rochimawati (2025-10-28). "KAI Commuter Kembangkan Kawasan TOD, Penumpang Tanjung Barat Naik 100 Persen". Majalah Lintas (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-12-18.
Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Pasar Minggu Jakarta–Bogor Lenteng Agung
menuju Bogor

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement