Soba okinawa
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (November 2025) |
| Soba okinawa | |
|---|---|
Soba berjenis Sōki | |
| Nama lain | Soba, suba |
| Jenis | Mi Jepang |
| Tempat asal | Jepang |
| Daerah | Prefektur Okinawa |
| Bahan utama | Mi yang terbuat dari (tepung terigu), kaldu (konbu, serutan katsuobushi, daging babi) |
Soba okinawa (bahasa Jepang: 沖縄そば, Okinawa Soba) adalah jenis mie khas yang berasal dari Prefektur Okinawa, Jepang. Hidangan ini merupakan merek dagang kolektif regional yang dimiliki oleh The Okinawa Noodle Manufacturing Co-op.[1] Di bahasa Okinawa sendiri, mie ini umumnya disebut hanya sebagai suba, meskipun berbeda dari soba di Jepang daratan yang terbuat dari gandum soba. Soba Okinawa sepenuhnya dibuat dari tepung terigu tanpa mengandung bahan soba sama sekali. Tekstur dari Soba okinawa sendiri cenderung lebih mirip udon daripada soba karena ia terbuat dari tepung terigu.[2]
Sejarah
Asal-usul Soba Okinawa diyakini bermula pada masa Kerajaan Ryūkyū, ketika delegasi Tiongkok diduga memperkenalkan mi gandum ke istana kerajaan, meskipun pengaruhnya terhadap masakan Okinawa modern tidak sepenuhnya jelas. Catatan tertulis pertama tentang Soba Okinawa muncul pada tahun 1902, pada akhir Zaman Meiji, ketika hidangan ini dikenal sebagai Shina soba atau soba Tiongkok, seperti halnya di Jepang daratan. Beberapa restoran soba telah beroperasi di Naha selama Zaman Taishō dan memiliki keterkaitan erat dengan distrik lampu merah. Namun, sebagian besar restoran ini hancur akibat serangan Amerika Serikat dalam Pertempuran Okinawa. Kebangkitan soba dimulai kembali di perkemahan interniran AS melalui jatah gandum yang dibagikan kepada warga. Pada 1960-an, Soba Okinawa semakin populer berkat penggunaan mesin pembuat mi, yang mengubahnya dari makanan khas restoran menjadi hidangan rumahan. Tradisi Jepang daratan untuk menyantap soba pada malam Tahun Baru mulai diperkenalkan ke Okinawa pada tahun 1968, meskipun mie gandum lokal menggantikan soba asli. Kini, Soba Okinawa dipandang sebagai bagian integral dari budaya kuliner tradisional Okinawa, meskipun sebagian ahli, seperti penulis cerita rakyat Nishimura Hidemi, menganggapnya sebagai tradisi yang terbentuk secara modern.[3]
Budaya
Di Prefektur Okinawa, Soba okinawa dianggap sebagai elemen penting dalam kehidupan kuliner masyarakat setempat. Berdasarkan hasil survei, terdapat lebih dari 2.000 restoran yang secara rutin menyajikan hidangan ini, dengan ratusan ribu porsi dikonsumsi setiap hari di seluruh wilayah pulau.[4] Untuk menegaskan nilai budaya dan peran sentralnya dalam identitas kuliner Okinawa, tanggal 17 Oktober secara resmi ditetapkan sebagai Hari Okinawa Soba (Okinawa Soba no Hi), yang dirayakan setiap tahun sebagai bentuk penghargaan terhadap tradisi dan warisan gastronomi daerah tersebut.[5]
Referensi
- ^ "Okinawa soba, trademark registration N. 5008493" (PDF) (dalam bahasa Jepang). Japan Patent Office. Diakses tanggal 4 June 2013.
- ^ LAL (2022-07-23). "Leaving Okinawa, Part 2: Top 8 Things I Will Miss" (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-04.
- ^ Nishimura Hidemi 西村秀三 (2003). "Yuragu genfūkei 揺らぐ原風景". Ajia Yūgaku アジア遊学 (dalam bahasa Jepang) (53): 73–81.
- ^ "Soba is Okinawa's soul food". Okinawanderer Okinawa News travel. Diakses tanggal 2025-11-04.
- ^ "Okinawa Soba (Noodle from Okinawa Prefecture)". Our Regional Cuisines : MAFF. Diakses tanggal 2025-11-04.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.




