Skeumorfisme

Skeuomorf (juga dieja skiamorf, /ˈskjuːəˌmɔːrf, ˈskjuːoʊ-/) adalah objek turunan yang mempertahankan petunjuk desain hiasan (atribut) dari struktur yang awalnya diperlukan.[1][2] Skeuomorf biasanya digunakan agar sesuatu yang baru terasa familiar dan dengan demikian lebih mudah dipahami dan digunakan. Skeuomorf memanfaatkan elemen-elemen yang, meskipun penting pada objek aslinya, tidak memiliki fungsi praktis dalam sistem baru, kecuali untuk tujuan identifikasi. Contohnya termasuk tembikar yang dihiasi dengan paku imitasi yang mengingatkan pada pot serupa yang terbuat dari logamdan kalender perangkat lunak yang meniru tampilan jilidan pada kalender meja kertas.

Definisi

Istilah skeuomorf merupakan gabungan dari bahasa Yunani skeuos (σκεῦος), yang berarti “wadah atau alat”, dan morphḗ (μορφή), yang berarti “bentuk”. Istilah ini telah diterapkan pada objek material sejak tahun 1890. Dalam antarmuka komputer grafis sejak 1980-an, skeuomorf menjadi konvensi desain untuk elemen grafis.[3]

Skeuomorf dapat digunakan secara sengaja agar desain baru terasa lebih familiar dan nyaman, atau bisa juga merupakan hasil pengaruh dan norma budaya terhadap perancang. Skeuomorf juga dapat menjadi bentuk ekspresi artistik dari perancang. Peneliti kegunaan dan akademisi Don Norman menjelaskan skeuomorfisme dalam konteks keterbatasan budaya: interaksi dengan sebuah sistem yang hanya dipelajari melalui budaya. Norman juga mempopulerkan konsep perceived affordances, yaitu di mana pengguna dapat mengetahui apa yang disediakan atau dilakukan suatu objek berdasarkan penampilannya, yang dimungkinkan oleh skeuomorfisme.[4]

Konsep skeuomorfisme memiliki tumpang tindih dengan konsep desain lainnya. Mimesis adalah tiruan, berasal langsung dari kata Yunani. Archetype adalah gagasan atau model asli yang ditiru, di mana tiruannya dapat bersifat skeuomorfik. Skeuomorfisme sejajar dengan, tetapi berbeda dari, path dependence dalam teknologi, di mana perilaku fungsional suatu elemen dipertahankan meskipun alasan awal perancangannya tidak lagi ada.[5]

Implementasi

Banyak fitur pada bangunan kayu diulang kembali dalam batu oleh orang Yunani Kuno ketika mereka beralih dari konstruksi kayu ke konstruksi batu. Fitur dekoratif dari batu dalam ordo Dorik pada arsitektur klasik di kuil-kuil Yunani, seperti triglif, mutulus, guttae, dan modilion, diyakini berasal dari fitur struktural dan fungsional asli kuil kayu awal. Triglif dan guttae dianggap mereplikasi, masing-masing, ujung balok yang diukir dan enam pasak kayu yang dipasang untuk menahan balok tetap pada posisinya.

Referensi

  1. ^ "Skeuomorph | Meaning of Skeuomorph by Lexico". Lexico Dictionaries | English (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-09.
  2. ^ https://www.figma.com/resource-library/what-is-skeuomorphism#:~:text=Skeuomorphism%20is%20a%20design%20style,elements%20feel%20familiar%2C%20even%20intuitive.
  3. ^ Society, Lancashire and Cheshire Antiquarian (1890). Transactions of the Lancashire and Cheshire Antiquarian Society (dalam bahasa Inggris). Lancashire and Cheshire Antiquarian Society.
  4. ^ https://jnd.org/dn.mss/affordances_and.html
  5. ^ Holland, Johnny (2010-05-05). "Archetypes And Their Use In Mobile Ux". Johnny Holland (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-09.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement