Simplisia
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. |
Artikel ini perlu dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria sebagai entri Wikipedia. Bantulah untuk mengembangkan artikel ini. Jika tidak dikembangkan, artikel ini akan dihapus. |
Simplisia adalah bahan alam yang sudah dikeringkan yang akan digunakan untuk pengobatan dan belum mengalami pengolahan dari bentuk aslinya. Pengeringan dapat dilakukan dengan metode penjemuran di bawah sinar matahari, diangin-angin, atau menggunakan oven, kecuali dinyatakan lain suhu pengeringan dengan oven tidak lebih dari 60 Celcius.[1]
Penggolongan
Berdasarkan asal sumbernya, simplisia dibagi menjadi tiga kategori utama:[2]
- Simplisia Nabati: Simplisia yang berupa tanaman utuh, bagian tanaman (seperti akar, batang, daun, bunga, buah, biji), atau eksudat tanaman (isi sel yang secara spontan keluar dari tanaman atau dikeluarkan dengan cara tertentu).
- Simplisia Hewani: Simplisia yang berupa hewan utuh, bagian hewan, atau zat-zat berguna yang dihasilkan oleh hewan dan belum berupa zat kimia murni (contoh: madu, adeps lanae atau lemak bulu domba).
- Simplisia Pelikan (Mineral): Simplisia yang berupa bahan pelikan atau mineral yang belum atau telah diolah dengan cara sederhana dan belum berupa zat kimia murni (contoh: belerang, serbuk seng).
Simplisia dalam Pengobatan Tradisional
Dalam praktik pengobatan tradisional, simplisia sering kali disajikan dalam bentuk Rajangan. Rajangan adalah sediaan obat tradisional berupa satu jenis simplisia atau campuran beberapa jenis simplisia, yang cara penggunaannya dilakukan dengan pendidihan atau penyeduhan dengan air panas[2].
Referensi
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


