Sayid Abas
Sayid Abas | |
|---|---|
![]() Sayid pada tahun 1992 | |
| Anggota Dewan Perwakilan Rakyat | |
| Masa jabatan 1 Oktober 1987 – 1992 | |
| Daerah pemilihan | Jawa Tengah |
| Bupati Sragen | |
| Masa jabatan 1974 – Oktober 1980 | |
| Presiden | Soeharto |
| Gubernur | Moenadi Soepardjo Rustam |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 17 Februari 1928 Surakarta, Hindia Belanda |
| Partai politik | Golkar (sejak tahun 1966) |
| Suami/istri | Sudarmi |
| Anak | 4 |
| Profesi | Tentara Politikus |
| Karier militer | |
| Pihak | Indonesia |
| Dinas/cabang | |
| Masa dinas | 1945–? |
| Pangkat | |
| Pertempuran/perang | Revolusi Nasional Indonesia |
Sayid Abas (lahir 17 Februari 1928), juga ditulis Sayid Abbas, adalah seorang perwira menengah TNI yang pernah menjabat sebagai Bupati Sragen (1974-1980) dan Anggota DPR-RI (1987-1992).
Kehidupan awal dan pendidikan
Sayid lahir di Surakarta pada tanggal 17 Februari 1928.[1] Dia dibesarkan dalam keluarga yang menganut agama Islam taat di Jetiskarangpung.[2]
Pada tahun 1944, Sayid menamatkan bangku pendidikan SD. Sewaktu menjadi siswa SD, ia bergabung dengan kepanduan (1939-1942), seinendan (1942-1943), dan keibodan (1943-1944). Kemudian, ia lulus dari SMP pada tahun 1947 di saat ia menjadi anggota Tentara Pelajar. Ia menyelesaikan pendidikan SMA pada tahun 1951.[1]
Karier
Karier militer
Sayid memulai karier di bidang militer dengan bergabung ke Pelajar Pejuang pada tahun 1945. Setahun berikutnya, ia menjadi anggota tentara pelajar dari tahun 1946-1950. Sewaktu tentara pelajar bergabung dengan Kesatuan Reserve Umum Brigade W dari tahun 1947-1948, ia menjadi anggotanya.[3] Di samping itu juga, dari tahun 1948-1950, ia menjadi Anggota Staf Brigade IV Divisi 5.[1]
Dari tahun 1950 hingga 1954, Sayid menjabat sebagai DANTON Brigade IV Divisi Q. Selanjutnya, ia bertugas sebagai KARO Batalyon 448 Divisi IV Diponegoro dari tahun 1954-1959. Selama setahun (1959-1960), ia menjabat sebagai Komandan Kompi (DANKI) YON.448.[1]
Sayid menjadi Komandan Kompi Markas (DANKIMA) YON.443 selama tujuh tahun (1960-1967). Sewaktu menjabat sebagai DANKIMA YON.443, ia bergabung dengan Golkar pada tahun 1966.[1] Selain itu juga, dia mengemban tugas lainnya yaitu Ketua Kwatir Pramuka Cabang Kabupaten Pati dan Sekretaris Besar Golkar Kabupaten Pati dari tahun 1966 hingga 1967.[3] Setelah itu, ia menjabat sebagai Kepala Staf Kodim (KASDIM) Kodim 0718 di Pati untuk setahun (1967-1968). Ia juga sempat mengemban jabatan sebagai Kepala Seksi (Kasi) KOREM 073 selama setahun (1969-1970).[1]
Dari tahun 1969-1971, ia menjadi KARO Staf Umum Daerah Militer (SUDAM 1). Pada tahun 1972, ia menjabat sebagai Komandan Distrik Militer (DANDIM) Kodim 0730. Setahun kemudian, ia menjabat sebagai Komandan Distrik Militer (DANDIM) Kodim 0734. Ia ditugaskan di Korem 072 selama setahun (1973-1974).[1]
Karier politik
Pada tahun 1974, Sayid diangkat sebagai Bupati Sragen dan menjabat posisi tersebut hingga bulan Oktober 1980.[1][4] Disaat menjabat sebagai Bupati Sragen, ia pernah menjabat sebagai Ketua Panitia Pemilu 1977 wilayah Sragen.[5] Pada masa kepemimpinannya, Bendung Gebang yang terletak di Sungai Jlamprang direhabilitasi dan melakukan pembangunan perumahan pegawai Kabupaten Sragen yang terletak di Sragen Kota.[6][7] Selain itu juga, ia menjadikan Lapangan Sukowati yang terletak di Sragen Kota sebagai alun-alun yang ia namakan Sasana Langen Putro.[8]
Seusai menyerahkan jabatan Bupati Sragen ke Soeryanto Prioatmodjo pada tahun 1980, ia menjabat sebagai Kepala Direktorat Sosial Politik (KADIT SOSPOL) Jawa Tengah.[4][1] Pada saat menjabat sebagai KADIT SOSPOL, ia memiliki pangkat kolonel.[9] Saat menjabat sebagai KADIT SOSPOL Jawa Tengah, ia pernah menjadi anggota Pemilihan Umum Daerah Tingkat 1 Jawa Tengah dan Anggota Tim Pembina Koran Masuk Desa Provinsi Jawa Tengah.[10][11]
Pada Pemilu 1987, Sayid terpilih sebagai Anggota DPR-RI dari Fraksi Pembangunan. Ia dilantik pada tanggal 1 Oktober 1987 dan bergabung ke Komisi I DPR-RI.[1][3] Pada saat menjadi anggota DPR, ia menjadi Juru Bicara Komisi I DPRI-RI.[12]
Kehidupan pribadi
Sayid menikah dengan Sudarmi dan memiliki empat anak.[1]
Referensi
- ^ a b c d e f g h i j k Sekretariat Jenderal Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia 1992, hlm. 607.
- ^ Lusita, Mira. "Menapaki Jejak Penyebaran Islam di Sragen". RRI Surakarta. Diakses tanggal 21 Maret 2026.
- ^ a b c Sekretariat Jenderal Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia 1992, hlm. 608.
- ^ a b "GUB. JATENG LANTIK 5 BUPATI:Pimpinan daerah harus mampu ciptakan iklim partisipasi". Suara Karya. 1 November 1980. hlm. 1.
- ^ Panitia Pemilihan Daerah (1977). Penyelenggaraan pemilihan umum 1977 di Jawa Tengah Volumes 1. Semarang: Panitia Pemilihan Daerah Jawa Tengah. hlm. 53. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ "ANTAR DAERAH:SRAGEN". Suara Karya. 23 Oktober 1980. hlm. 5.
- ^ "ANTAR DAERAH:SRAGEN". Suara Karya. 7 Mei 1980. hlm. 5.
- ^ Krisnawati, Rindang. "Wisata di Alun-alun Sragen: Daya Tarik dan Harga Tiket Masuknya". Detik Jawa Tengah. Diakses tanggal 23 Maret 2026.
- ^ "URAP SARI JAWA TENGAH: Raker BAKOM PKB SE-WILAYAH PEMBANTU GUBERNUR UNTUK PATI BERLANGSUNG DI KUDUS". Mimbar. Jakarta: Kementerian Dalam Negeri. 1982. Diakses tanggal 21 Maret 2026.
- ^ Lembaga Pemilihan Umum (1982). BUKU LAMPIRAN II PEMILIHAN UMUM 1982. Semarang: Lembaga Pemilihan Umum. hlm. 670. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ "SURAT KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PEMBINAAN PERS DAN GRAFIKA No. : 04/SK/DITJEN PPG/K/81 tentang PEMBENTUKAN TIM PEMBINA KORAN MASUK DESA". Mimbar. Jakarta: Direktorat Jenderal Pembinaan Pers & Grafika Deppen. 1981. Diakses tanggal 21 Maret 2026.
- ^ "LAPORAN KUNJUNGAN KERJA KOMISI I:UNDANG - UNDANG BELA NEGARA MASIH TEMUI BANYAK KENDALA". Parlementaria. Jakarta: HUMAS DPR. 1990. Diakses tanggal 21 Maret 2026.
Daftar pustaka
- Sekretariat Jenderal Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia (1992). BUKU KENANGAN ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA MASA KEANGGOTAAN 1987-1992. Jakarta: Sekretariat Jenderal Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.







