Sahabat Alam Malaysia
Sahabat Alam Malaysia (bahasa Inggris: Friends of the Earth Malaysia; SAM) adalah sebuah organisasi nasional nirlaba independen di Malaysia yang didirikan pada tahun 1977 berdasarkan Undang-Undang Perkumpulan 1966. Organisasi ini memiliki dua kantor, yaitu di Penang, Semenanjung Malaysia, dan di Marudi, Sarawak, Borneo. Sejak tahun 1983, organisasi ini telah menjadi anggota Friends of the Earth International (FoEI).[1]
Program
Program Sahabat Alam Malaysia mencakup beberapa fokus utama. Di antaranya yaitu:
- Di bidang Pertanian, program ini melindungi sistem pembibitan tradisional dan praktik pertanian berkelanjutan, mencegah praktik yang merusak lingkungan dan mengancam kedaulatan pangan, termasuk kehilangan keanekaragaman benih dan penggunaan organisme hasil rekayasa genetika (GMO), sekaligus mendukung hak dan kesejahteraan petani serta pekebunan skala kecil.
- Di bidang Perubahan Iklim, program ini menekankan peningkatan kesadaran tentang dampak perubahan iklim, pemantauan dan pelaksanaan kebijakan nasional agar selaras dengan UNFCCC dan Persetujuan Paris, serta membatasi kenaikan suhu global, memperkuat adaptasi, mendorong pembangunan rendah emisi gas rumah kaca, dan mengedepankan perspektif keadilan.
- Di bidang Pembangunan dan perencanaan mencakup pembangunan perkotaan berkelanjutan, pengelolaan transportasi, energi, sumber daya air, dan limbah, menolak proyek infrastruktur yang merusak lingkungan seperti bendungan besar dan pembangkit nuklir, serta melindungi hak komunitas terdampak.
- Dalam bidang Kehutanan dan keanekaragaman hayati, program ini melindungi hutan dan keanekaragaman hayati dari aktivitas merusak baik legal maupun ilegal, termasuk penebangan, konversi lahan, perkebunan monokultur, pertambangan, dan perdagangan satwa liar, serta menjaga kesejahteraan hewan dan hak atas tanah adat masyarakat asli.
- Bidang kelautan dan perikanan, program ini fokus pada perlindungan sumber daya perikanan dan ekosistem laut serta pesisir, termasuk hutan bakau, dari aktivitas merusak seperti reklamasi pantai, pembangunan akuakultur, dan praktik perikanan tidak berkelanjutan, sambil mendukung hak dan kesejahteraan komunitas nelayan.[2]
Tujuan
Tujuan organisasi adalah memastikan bahwa setiap keputusan terkait pembangunan dan pengelolaan sumber daya alam dilakukan secara berkelanjutan dan ramah lingkungan, dengan tetap mengedepankan prinsip-prinsip keadilan lingkungan. Organisasi ini meyakini bahwa perlindungan sumber daya alam yang efektif hanya dapat tercapai jika terjadi kesetaraan dalam masyarakat, di mana hak-hak masyarakat adat, petani, nelayan, dan komunitas lokal atas sumber daya alam dapat dihormati, serta keadilan gender menjadi praktik yang umum.[1]
Referensi
- ^ a b "About Us - Sahabat Alam Malaysia" (dalam bahasa Inggris (Britania)). 2019-11-01. Diakses tanggal 2025-11-13.
- ^ "Program - Sahabat Alam Malaysia" (dalam bahasa Melayu). 2021-01-18. Diakses tanggal 2025-11-13.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


