Sagarahiang, Darma, Kuningan

Sagarahiang
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Barat
KabupatenKuningan
KecamatanDarma
Kode Kemendagri32.08.17.2015 Suntingan nilai di Wikidata
Luas-
Jumlah penduduk-
Kepadatan-
Peta
PetaKoordinat: 6°57′28″S 108°24′44″E / 6.95778°S 108.41222°E / -6.95778; 108.41222

Sagarahiang adalah desa di kecamatan Darma, Kuningan, Jawa Barat, Indonesia. Desa ini berjarak sekitar 2 Km ke arah utara dari pusat kecamatan Darma atau 10 Km dari ibu kota Kabupaten Kuningan. Mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai petani. Wilayahnya terketak di lereng tenggara Gunung Gegerhalang di kaki Gunung Ciremai sehingga desa ini masuk dalam kategori wilayah agrowisata.

Sejarah

Nama Sagarahiang terdiri dari dua kata yaitu "sagara" (berarti lautan) dan "hyang" atau "dahyang" (berarti leluhur).[1]

Di desa ini ditemukan situs peninggalan purbakala berupa bangunan megalit punden berundak yang berada di wilayah ini, di antaranya adalah yaitu Situs Lingga Kuningan.[2][3] Keberadaan struktur megalit ini tidak mengherankan karena tidak jauh dari desa ini terletak Situs Cipari yang juga merupakan objek peninggalan berciri megalitik.

Batas wilayah

Batas-batas wilayahnya adalah sebagai berikut:

Utara Kecamatan Cigugur
Timur Kecamatan Cigugur
Selatan Desa Karangsari dan Kecamatan Kadugede
Barat Kabupaten Majalengka

Pembagian wilayah

  1. Dusun Jambu
  2. Dusun Kliwon
  3. Dusun Manis
  4. Dusun Pahing
  5. Dusun Puhun
  6. Dusun Wage

Pariwisata

  1. Situs Sanghiang
  2. Situs Lingga
  3. Curug Sanghiang
  4. Curug Kanteh

Rujukan

  1. ^ Suryani, Elis; Darsa, Undang A. (2003). Kamus Bahasa Sunda Kuno – Indonesia. Jatinangor: Alqaprint. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ^ Sanjaya, Yuda (2024-02-26). "Situs Lingga di Kuningan Mirip Gunung Padang, Banyak Batu Besar Berserakan, Berbentuk Piramida". radarkuningan.com. Diakses tanggal 2025-02-20.
  3. ^ Deden F (2024-03-12). "Sagarahiyang Desa Tertua di Kuningan, Miliki 48 Situs Purbakala". Radar Cirebon.



Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement