Sa'id bin al-Ash
Sa'id bin al-Ash | |
|---|---|
| Gubernur Kufah | |
| Masa jabatan 649–655 | |
| Penguasa monarki | Utsman bin 'Affan |
| Gubernur Madinah | |
| Masa jabatan 669–674 | |
| Penguasa monarki | Muawiyah bin Abu Sufyan |
| Informasi pribadi | |
| Meninggal | 678/79 Al-Arsa, dekat Madinah |
| Anak | Amr Al-Asydaq Utsman al-Akbar Muhammad Umar Abdullah al-Akbar Al-Hakam Dawud Sulaiman al-Akbar Utsman al-Ashghar Muawiyah Aban Khalid Az-Zubair Abdullah al-Ashghar Yahya Ayyub Sulaiman al-Ashghar Ibrahim Anbasah Utbah Jarir Aminah (putri) Ummu Sa'id (putri) Umaimah (putri) Ummu Utsman (putri) Ramlah (putri) Aisyah al-Kabira (putri) Hafshah (putri) Aisyah as-Saghirah (putri) Ummu Habib al-Kabira (putri) Ummu Habib as-Saghirah (putri) Sarah (putri) Humaidah (putri) Ummu Kultsum (putri) Ummu Dawud (putri) Ummu Sulaiman (putri) |
| Orang tua |
|
Sa'id bin al-Ash bin Abi Uhaihah (bahasa Arab: سعيد بن العاص بن أبي أحيحة; meninggal 678/679) adalah seorang gubernur Muslim Kufah di bawah Khalifah Utsman (berkuasa 644–656) dan gubernur Madinah di bawah Khalifah Muawiyah bin Abu Sufyan (berkuasa 661–680)[1]. Seperti halnya para khalifah tersebut, Sa'id berasal dari kabilah Banu Umayyah, bagian dari suku Quraisy.
Nasab lengkapnya Sa'id bin Ash bin Umayyah bin Abdu Syams bin Abdu Manaf. Putranya bernama Amir bin Sa'id. Ayahnya, Ash bin Umayyah terbunuh oleh Ali dalam Pertempuran Badar sebagai pasukan Quraisy.[1][2] Ibunya bernama Ummu Kultsum bin Amr.[3]
Kehidupan
Sa'id berusia 9 tahun ketika Muhammad wafat. Sepeninggal Umar, ia melamar Ummu Kultsum binti Ali, Hasan setuju, Husein tidak setuju. Sa'id sudah persiapkan mahar 100.000 dirham (300 juta rupiah), saat dihari lamaran, karena Husein masih tidak setuju sehingga Sa'id membatalkan lamaran tanpa mengambil kembali uangnya.[1]
Ia diangkat sebagai Gubernur Kufah, Irak, oleh Utsman menggantikan Walid bin Uqbah. Ketika Zubair bin Awwam ke Kufah, Sa'id memberiknya 700.000 dirham (2,1 miliar rupiah). Ia ikut serta menyusun mushaf Utsmani karena dialeknya mirip Muhammad. Ia menaklukan Thabaristan (Iran) bersama Hudzaifah bin Yaman[2], sikapnya dituduh boros sehingga dalam 5 tahun ia diprotes dan diturunkan oleh penduduk Kufah. Utsman lalu mengangkat Abu Musa.[1]
Penyebab lainnya karena Sa'id berkonflik dengan anak-anak Sa'ad bin Abi Waqqash, pemimpin yang membebaskan separuh wilayah Irak yang mendirikan kota Kufah, hanya karena persoalan hilal menjelang puasa Ramadhan.[3] Peristiwa lainnya pada 33 H, kelompok Sabaiyah mulai melakukan provokasi saat Sa'id mencoba memediasi konflik antara Khunais bin Hubaisy al-Asadi dengan pelaku pembunuhan dari kubu Saba seperti Jundub al-Azdi, Asytar an-Nakha'i dan lain-lain sehingga terjadi keributan yang berujung pada dibuangnya 7 provokator yang dianggar khawarij ke wilayah Syams pimpinan Muawiyah. Mereka yang dikemudian hari membakar pemberontakan pada Utsman.[2]
Sa'id ikut melindungi Utsman yang dikepung hingga terbunuh. Kepalanya terpukul musuh hingga luka berat, ia pingsan jika mendengar petir. Ia lalu mengasingkan diri tidak mengikuti konflik Pertempuran Jamal dan Shifin.[1] Semasa Khalifah Muawiyah ia diangkat lagi sebagai Gubernur Kufah, namun karena ia menghabiskan baitul mal untuk membantu penduduk yang kesulitan dimasa paceklik sehingga ia diberhentikan.
Kematian
Sa'id wafat di istananya di Arshah, 5 km dari Madinah, lalu dimakamkan di Baqi pada 58 H. Ia meninggalkan hutang 1000 dinar (3 miliar rupiah) karena banya membantu orang lain. Anaknya Amir menjual rumah dan kebunnya seharga 300.000 dirham untuk melunasi hutangnya.[1]
Referensi
- ^ a b c d e f Dzahabi, Imam (2017). Terjemah Siyar A'lam an-Nubala Jilid 8. Jakarta: Pustaka Azzam. ISBN 978-602-236-270-8
- ^ a b c Ash-Shallabi, Prof Dr Ali Muhammad. Biografi Utsman bin Affan. Pustaka Al-Kautsar. hlm. 467. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ a b Musthafa, DR Muhammad Husni (2010-10-01). Anak-Anak dalam Pangkuan Rasulullah saw (dalam bahasa Melayu). Akbar Media. hlm. 238. ISBN 978-979-95330-1-2. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Daftar pustaka
- Ahmed, Asad Q. (2010). The Religious Elite of the Early Islamic Ḥijāz: Five Prosopographical Case Studies. University of Oxford Linacre College Unit for Prosopographical Research.
- Anthony, Sean W. (2012). The Caliph and the Heretic: Ibn Sabaʾ and the Origins of Shīʿism. Leiden and Boston: Brill. ISBN 978-90-04-20930-5.
- Bosworth, C. E. (1995). "Saʿīd b. al-ʿĀṣ". Dalam Bosworth, C. E.; van Donzel, E.; Heinrichs, W. P. & Lecomte, G. (ed.). Encyclopaedia of Islam. Volume VIII: Ned–Sam (Edisi 2). Leiden: E. J. Brill. hlm. 853. ISBN 978-90-04-09834-3.
- Zetterstéen, K. V. (1960). "ʿAmr b. Saʿīd". Dalam Gibb, H. A. R.; Kramers, J. H.; Lévi-Provençal, E.; Schacht, J.; Lewis, B. & Pellat, Ch. (ed.). Encyclopaedia of Islam. Volume I: A–B (Edisi 2). Leiden: E. J. Brill. hlm. 453–454. OCLC 495469456.
| Didahului oleh: Al-Walid bin Uqbah |
Gubernur Kufah 649–655 |
Diteruskan oleh: Abu Musa al-Asy'ari |
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.






