SMA Negeri 2 Bantul

SMA Negeri 2 Bantul
SMPP 44 Bantul
Informasi
DidirikanFebruari 1, 1976; 50 tahun lalu (1976-02-01)
JenisSekolah Menengah Atas
AkreditasiA
Nomor Pokok Sekolah Nasional20400381
Kepala SekolahIsti Fatimah, M.Pd.
Jurusan atau peminatanIPA dan IPS
StatusNegeri
Alamat
LokasiJalan RA. Kartini, Nogosari, Trirenggo, Bantul, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, Indonesia
Tel./Faks.(0274) 367309
Koordinat7°48′33″S 110°25′00″E / 7.8092714°S 110.4165566°E / -7.8092714; 110.4165566
Situs websman2bantul.sch.id
Moto
MotoRirihing Sabda Amardi Siwi

Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Bantul yang sebelumnya bernama SMPP 44 Bantul merupakan sebuah sekolah menengah atas yang resmi didirikan pada 1 Februari 1976 di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sejarah

Pada awal berdirinya, SMA Negeri 2 Bantul bernama SMPP Negeri 44 Bantul. Sekolah ini berdiri sejak tanggal 1 Januari 1976 dan mulai beroperasi pada tanggal 1 Februari 1976. Tanggal 1 Februari inilah yang kemudian ditetapkan sebagai hari jadi SMA Negeri 2 Bantul. Pada tahun 1985, SMPP 44 berganti nama menjadi SMA Negeri 2 Bantul.

Sarana Prasarana

  • Ruang Teori/kelas
  • Laboratorium Kimia
  • Laboratorium Fisika
  • Laboratorium Biologi
  • Laboratorium Bahasa
  • Laboratorium Komputer
  • Aula
  • Ruang Pertemuan kedap suara
  • Ruang Perpustakaan
  • Ruang UKS
  • Gazebo
  • Joglo
  • Ruang BK
  • Ruang Kepala Sekolah
  • Ruang Guru
  • Ruang TU
  • Ruang Ibadah (Masjid)
  • Kantor Satpam
  • Lapangan Basket
  • Lapangan Voli
  • Lapangan Bulu Tangkis
  • Arena Lompat Jauh
  • Lapangan Futsal
  • 6 Kantin
  • 1 Koperasi Siswa
  • 1 Koperasi Siswa dan Guru
  • Parkir Sepeda Motor dan Mobil
  • Rumah Penjaga Sekolah
  • Mushola

Organisasi

  • Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS)
  • Majelis Perwakilan Kelas (MPK)
  • Dewan Upacara (DU)
  • Dewan Ambalan (DA) "Diponegoro & RA Kartini"
  • Rohani Islam (Rohis) "Al–Falaq"
  • Palang Merah Remaja (PMR) "UNIDA"
  • SMADA Research Community (SRC)

Lihat juga

Referensi

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement