Retrokausalitas
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (November 2025) |
Retrokausalitas, atau sebab-akibat berkebalikan, adalah konsep sebab dan akibat di mana suatu akibat mendahului penyebabnya dalam acuan waktu, dimana suatu peristiwa yang akan terjadi memengaruhi peristiwa sebelumnya. Dengan kata lain, peristiwa masa depan memengaruhi kejadian di masa lalu.[1][2] Dalam fisika kuantum, perbedaan antara sebab dan akibat tidak dibuat pada tingkat yang paling mendasar sehingga sistem simetris waktu dapat dipandang kausal maupun retrokausal.[3][halaman dibutuhkan] Tinjauan filosofis mengenai perjalanan waktu sering kali membahas masalah-masalah seperti retrokausalitas, yang sering diangkat juga dalam fiksi, tetapi kedua fenomena tersebut tidaklah sama.[1]
Referensi
- ^ a b Faye, Jan (2001-08-27). "Backward Causation". Stanford Encyclopedia of Philosophy. Diakses tanggal 2006-12-24.
- ^ Barry, Patrick (September 2006). "What's done is done…". New Scientist. 191 (2571): 36–39. doi:10.1016/s0262-4079(06)60613-1. Diakses tanggal 2006-12-19.
- ^ Sheehan, Daniel P. (2006). Frontiers of Time: Retrocausation - Experiment and Theory; San Diego, California, 20-22 June 2006. Melville, New York: American Institute of Physics. ISBN 978-0735403611.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


