Reasuransi Indonesia Utama
Artikel ini berisi konten yang ditulis dengan gaya sebuah iklan. |
| Indonesia Re | |
Nama sebelumnya | PT Asuransi Ekspor Indonesia (Persero) (1985-2014) PT Asei Reasuransi Indonesia (Persero) (2014-2015) |
Jenis perusahaan | Badan usaha milik negara |
| Industri | Reasuransi |
| Didirikan | 30 Oktober 1985 |
| Kantor pusat | Jakarta, Indonesia |
Wilayah operasi | Indonesia |
Tokoh kunci | Benny Waworuntu[1] (Direktur Utama) Julian Noor[2] (Komisaris Utama) |
| Jasa |
|
| Pendapatan | Rp 4,366 triliun (2020)[3] |
| Rp 199,787 miliar (2020)[3] | |
| Total aset | Rp 10,492 triliun (2020)[3] |
| Total ekuitas | Rp 3,430 triliun (2020)[3] |
| Pemilik | Biro Klasifikasi Indonesia |
Karyawan | 219 (2020)[3] |
| Anak usaha | PT Reasuransi Syariah Indonesia PT Asuransi Asei Indonesia |
| Situs web | indonesiare |
PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) atau biasa disebut sebagai Indonesia Re, adalah badan usaha milik negara Indonesia yang bergerak di bidang reasuransi.[3] Pemerintah Indonesia memegang mayoritas saham perusahaan ini melalui Danantara.
Sejarah
Perusahaan ini memulai sejarahnya pada tahun 1985 dengan nama PT Asuransi Ekspor Indonesia (Persero) atau biasa disingkat menjadi Asei.[4] Perusahaan ini awalnya didirikan untuk mendukung pengembangan ekspor nonmigas. Untuk meningkatkan kapasitas reasuransi di Indonesia, guna mengurangi ketergantungan pada retrosesi/impor kapasitas reasuransi dari luar negeri, Kementerian BUMN, Kementerian Keuangan, dan Otoritas Jasa Keuangan kemudian memutuskan untuk membentuk Perusahaan Reasuransi Nasional (PRN) melalui penggabungan sejumlah perusahaan reasuransi di Indonesia. Perusahaan ini kemudian ditetapkan oleh Kementerian BUMN sebagai wadah pembentukan PRN.
Pada tahun 2014, perusahaan ini diubah namanya menjadi PT Asei Reasuransi Indonesia (Persero) atau biasa disingkat menjadi Asei Re. Pada tahun yang sama, perusahaan ini mendirikan PT Asuransi Asei Indonesia untuk menjalankan bisnis asuransi dan penjaminan, agar perusahaan ini dapat lebih fokus pada bisnis reasuransi. Pada tahun 2015, perusahaan ini kembali mengubah namanya menjadi seperti sekarang. Pada tahun yang sama, Reasuransi Umum Indonesia juga digabung ke dalam perusahaan ini.[5] Pada tahun 2015 juga, anak usaha dari perusahaan ini, Reasuransi Internasional Indonesia, memisahkan divisi reasuransi syariahnya untuk membentuk PT Reasuransi Syariah Indonesia. PT Reasuransi Internasional Indonesia kemudian digabung ke dalam perusahaan ini.[3][6]
Pada bulan Maret 2025, pemerintah menyerahkan mayoritas saham perusahaan ini ke Biro Klasifikasi Indonesia, sebagai bagian dari upaya untuk membentuk holding operasional di internal Danantara.[7]
Produk Reasuransi
Reasuransi Jiwa
- Asuransi Jiwa
- Asuransi Kecelakaan Diri
- Asuransi Penyakit Kritis
- Asuransi Biaya Rumah Sakit
- Asuransi Kesehatan
- Asuransi Jiwa Kredit
- Asuransi Tabungan
- Asuransi Cacat Tetap Total
- Asuransi Pembebasan Premi
- Non Proportional Reinsurance
Reasuransi Umum
- Harta Benda
- Rekayasa
- Asuransi Pengangkutan
- Asuransi Rangka Kapal
- Asuransi Pesawat Udara
- Asuransi Motor
- Asuransi Aneka
- Asuransi Kredit
- Kontra Bank Garansi
- Surety Bond
Referensi
- ^ "Dewan Direksi". Reasuransi Indonesia Utama (Persero). Diakses tanggal 27 September 2021.
- ^ "Dewan Komisaris". Reasuransi Indonesia Utama (Persero). Diakses tanggal 27 September 2021.
- ^ a b c d e f g "Laporan Tahunan 2020" (PDF). Reasuransi Indonesia Utama (Persero). Diakses tanggal 27 September 2021.
- ^ "Peraturan Pemerintah nomor 20 tahun 1983" (PDF). Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. Diakses tanggal 2 Oktober 2021.
- ^ "Peraturan Pemerintah nomor 77 tahun 2015" (PDF). Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. Diakses tanggal 2 Oktober 2021.
- ^ "Profil Perusahaan". Reasuransi Indonesia Utama (Persero). Diakses tanggal 27 September 2021.
- ^ "Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2025" (PDF). Badan Pemeriksa Keuangan RI. Diakses tanggal 14 April 2025.
Pranala luar
- (Indonesia) Situs web resmi
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


