RS Bahteramas Provinsi Sultra

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara adalah rumah sakit umum milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara yang berlokasi di Kota Kendari.[1] Rumah sakit ini berstatus sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dan ditetapkan sebagai rumah sakit rujukan utama untuk wilayah Sulawesi Tenggara, dengan klasifikasi rumah sakit Kelas B. RSUD Bahteramas menyediakan layanan kesehatan terpadu dan menjadi pusat pendidikan bagi calon tenaga medis di wilayah tersebut.

Komitmen pelayanan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)

RSUD Bahteramas sebagai rumah sakit rujukan utama di Sulawesi Tenggara (Sultra) menunjukkan komitmen kuat dalam menjamin akses layanan kesehatan yang merata dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya bagi peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan. [2]Pengelola rumah sakit secara eksplisit menegaskan bahwa seluruh pasien, baik peserta JKN maupun pasien umum, berhak menerima pelayanan yang setara tanpa pembedaan sesuai dengan standar medis yang berlaku. [3]Komitmen ini direalisasikan melalui perluasan dan modernisasi sarana, termasuk pembangunan gedung baru untuk layanan radioterapi dan rehabilitasi, serta pengadaan alat medis canggih. Selain itu, RSUD Bahteramas telah mengalokasikan total 247 tempat tidur rawat inap khusus bagi peserta BPJS Kesehatan, yang terbagi ke dalam kelas I (93 tempat tidur), kelas II (34 tempat tidur), dan kelas III (120 tempat tidur). [4]Data mencatat bahwa mayoritas, yakni lebih dari 94 persen, dari total 63.405 pasien yang dilayani sepanjang Januari hingga Juli 2025 adalah peserta BPJS Kesehatan, menegaskan peran krusial rumah sakit ini sebagai penopang utama layanan kesehatan di Sultra.

Alat pencitraan resonansi magnetik

Alat Pencitraan Resonansi Magnetik (MRI) menjadi fasilitas unggulan di Rumah Sakit Umum Daerah Bahteramas, Sulawesi Tenggara. Peralatan canggih ini berfungsi sebagai alat bantu diagnosis yang sangat detail untuk memotret bagian dalam tubuh, khususnya jaringan lunak seperti otak, saraf tulang belakang, dan persendian, tanpa menggunakan sinar-X. Keberadaan alat ini sangat strategis karena merupakan satu-satunya di provinsi tersebut, memastikan warga Sulawesi Tenggara kini dapat menjalani pemeriksaan untuk mendeteksi penyakit rumit, yaitu misalnya pertumbuhan sel tidak normal, gangguan pembuluh darah, atau cedera sendi tertentu dengan hasil yang lebih akurat tanpa harus pergi ke luar daerah.[5]

Referensi

  1. ^ "Profil – RSUD Bahteramas | Melayani dengan Hati & Senyum" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-02.
  2. ^ "Keluarga Pasien Keluhkan Pelayanan RSUD Bahteramas Kendari Buruk dan Mahal - Laman 2". FAJAR SULTRA. 2025-05-06. Diakses tanggal 2025-11-06.
  3. ^ BKK, Fatma. "Peserta BPJS Masuk RS Bahteramas Wajib Lampirkan Surat Rujukan - Titik Fokus". Peserta BPJS Masuk RS Bahteramas Wajib Lampirkan Surat Rujukan - Titik Fokus. Diakses tanggal 2025-11-06.
  4. ^ "RSUD Bahteramas Perluas Fasilitas Penuhi Kebutuhan Masyarakat". Dinamika Sultra. 2025-08-23. Diakses tanggal 2025-11-06.
  5. ^ Lestari, Uci (2025-11-01). "Tinjau RSUD Bahteramas, Gubernur Andi Sumangerukka Pastikan Layanan Kesehatan Sultra Makin Modern". Sultrademo.co. Diakses tanggal 2025-11-02.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement