Pusaran semut

Sebuah pusaran semut

Pusaran semut (bahasa Inggris: ant mill) adalah sebuah fenomena yang diamati ketika sekawanan semut tentara, yang terpisah dari rombongan pencari makan utama, kehilangan jejak feromon dan mulai saling mengikuti satu sama lain hingga membentuk suatu lingkaran yang berputar terus-menerus. Lingkaran ini umumnya dikenal sebagai "spiral kematian" karena semut-semut tersebut pada akhirnya dapat mati akibat kelelahan. Fenomena ini telah direproduksi di laboratorium maupun dalam simulasi koloni semut.[1]

Fenomena ini merupakan efek samping dari struktur pengorganisasian diri pada koloni semut. Setiap semut sekadar mengikuti semut di depannya; mekanisme ini berjalan lancar hingga terjadi penyimpangan kecil, biasanya akibat pemicu lingkungan, yang kemudian membentuk pusaran semut.[2] Pusaran semut pertama kali dideskripsikan pada tahun 1921 oleh William Beebe, yang mengamati sebuah pusaran dengan keliling 370 meter (1.210 ft). Setiap semut membutuhkan waktu dua setengah jam untuk melakukan satu putaran penuh.[3] Fenomena serupa juga telah dicatat pada ulat prosesi dan ikan.[4]

Lihat pula

Referensi

  1. ^ Delsuc F (2003). "Army Ants Trapped by Their Evolutionary History". PLOS Biology. 1 (2): e37. doi:10.1371/journal.pbio.0000037. PMC 261877. PMID 14624241.
  2. ^ Couzin ID & NR Franks (2003). "Self-organized lane formation and optimized traffic flow in army ants". Proceedings of the Royal Society B. 270 (1511): 139–146. doi:10.1098/rspb.2002.2210. PMC 1691225. PMID 12590751.
  3. ^ Beebe, William (1921). Edge of the Jungle. New York: Henry Holt and Co. hlm. 291–294.
  4. ^ Schneirla TC (1944). "A unique case of circular milling in ants, considered in relation to trail following and the general problem of orientation". American Museum Novitates (1253): 1–26. hdl:2246/3733.

Pranala luar

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement