Portal:Bintang

Budaya

Budaya (k)
Filsafat

Filsafat (k)
Geografi

Geografi (k)
Ilmu

Ilmu (k)
Indonesia

Indonesia (k)
Masyarakat

Masyarakat (k)
Matematika

Matematika (k)
Sejarah

Sejarah (k)
Seni

Seni (k)
Teknologi

Teknologi (k)
Tokoh

Tokoh (k)
PORTAL BINTANG
Apa itu portal? • Daftar seluruh portalPortal pilihan

Portal Bintang

Matahari, sebuah bintang deret utama tipe G, yang terdekat dengan Bumi

Bintang adalah sebuah sferoid bercahaya yang terbuat dari plasma dan disatukan oleh gravitasi mandiri. Bintang terdekat dengan Bumi adalah Matahari. Banyak bintang lain yang dapat terlihat oleh mata telanjang di malam hari; jaraknya yang sangat jauh dari Bumi membuatnya tampak sebagai titik-titik cahaya yang tetap. Bintang-bintang yang paling menonjol telah dikelompokkan ke dalam berbagai rasi bintang dan asterisme, dan banyak bintang paling terang memiliki nama diri. Para astronom telah menyusun katalog bintang yang mengidentifikasi bintang-bintang yang diketahui dan memberikan penamaan bintang yang terstandardisasi. Alam semesta teramati diperkirakan memiliki sekitar 1022 hingga 1024 bintang. Hanya sekitar 4.000 dari bintang-bintang ini yang terlihat oleh mata telanjang—semuanya berada di dalam galaksi Bima Sakti.

Siklus hidup sebuah bintang dimulai dengan keruntuhan gravitasi dari sebuah nebula gas yang materinya sebagian besar terdiri atas hidrogen, helium, dan sedikit unsur-unsur yang lebih berat. Massa totalnya sangat menentukan evolusi dan nasib akhir bintang tersebut. Sebuah bintang bersinar di sebagian besar masa aktifnya berkat fusi termonuklir hidrogen menjadi helium di intinya. Proses ini melepaskan energi yang melintasi bagian dalam bintang dan memancar ke luar angkasa. Pada akhir masa hidup sebuah bintang, fusi berhenti dan intinya menjadi sebuah sisa bintang: katai putih, bintang neutron, atau—jika massanya cukup besar—sebuah lubang hitam.

Nukleosintesis bintang pada bintang ataupun sisanya menciptakan hampir semua unsur kimia alami yang lebih berat daripada litium. Kehilangan massa bintang atau ledakan supernova mengembalikan materi yang telah diperkaya secara kimiawi ini ke medium antarbintang. Unsur-unsur ini kemudian didaur ulang menjadi bintang-bintang baru. Para astronom dapat menentukan sifat-sifat bintang—termasuk massa, usia, metalisitas (komposisi kimia), variabilitas, jarak, dan pergerakannya melintasi ruang angkasa—dengan mengamati kecerahan semu, spektrum, dan perubahan posisinya di langit seiring berjalannya waktu.

Bintang dapat membentuk sistem orbital bersama objek-objek astronomi lainnya, seperti pada sistem keplanetan maupun sistem bintang dengan dua bintang atau lebih. Ketika dua bintang semacam itu mengorbit dalam jarak dekat, interaksi gravitasi keduanya dapat memengaruhi evolusinya secara signifikan. Bintang sering kali membentuk bagian dari struktur terikat gravitasi yang jauh lebih besar, seperti gugus bintang dan galaksi. (Artikel selengkapnya...)

Bintang pilihan - show another

Proxima Centauri
Proxima Centauri
Kredit foto: Proxima Centauri

Proxima Centauri adalah bintang katai merah yang terletak sejauh 4,2 tahun cahaya (3,97×1013 km) dari Bumi. Bintang ini terletak di rasi bintang Centaurus. Proxima Centauri ditemukan pada tahun 1915 oleh Robert Innes, Direktur Observatorium Union di Afrika Selatan. Bintang ini adalah bintang terdekat dari Matahari, meskipun terlalu redup untuk dilihat dengan mata telanjang. Jaraknya ke bintang terdekat kedua dan ketiga (yang membentuk sistem bintang biner Alpha Centauri) adalah 0,237 ± 0,011 tahun cahaya (15.000 ± 700 satuan astronomi). Proxima Centauri kemungkinan merupakan bagian dari sistem bintang tiga bersama dengan Alpha Centauri A and B.

Karena kedekatannya, diameter sudut bintang ini dapat diukur secara langsung, yakni sekitar 1/7 dari Matahari. Massa Proxima Centauri diperkirakan sekitar 1/8 dari Matahari, sementara rata-rata massa jenisnya sekitar 40 kali Matahari. Meskipun memiliki tingkat luminositas yang rendah, Proxima adalah bintang suar yang mengalami peningkatan kecerahan sebagai akibat dari aktivitas magnetik. Medan magnet bintang ini terbentuk melalui konveksi pada tubuh bintang, dan mengakibatkan aktivitas semburan yang mengeluarkan emisi sinar X. Percampuran "bahan bakar" di inti Proxima Centauri melalui konveksi dan tingkat produksi energi bintang yang relatif rendah menunjukkan bahwa bintang ini kemungkinan akan tetap menjadi bintang deret utama selama empat triliun tahun berikutnya.

Pencarian benda langit pengiring Proxima Centauri tidak membuahkan hasil. Kemungkinan adanya katai coklat dan raksasa gas telah ditiadakan. Tingkat aktivitas bintang menambah gangguan terhadap pengukuran kecepatan radial, sehingga membatasi prospek penemuan objek pengorbit. Peninjauan kecepatan radial juga menyingkirkan kemungkinan adanya bumi super di zona laik huni Proxima Centauri. Sebenarnya terdapat batasan atas nilai m sin i, dengan i adalah sudut antara garis normal orbit dengan garis pandang. Apabila orbit planet dekat dengan face-on sebagaimana dipantau dari Bumi, planet-planet yang lebih masif dapat lolos dari pendeteksian yang menggunakan metode kecepatan radial.</ref> Pencarian benda-benda langit yang lebih kecil sendiri memerlukan alat-alat baru, seperti teleskop luar angkasa James Webb. Walaupun begitu, karena kedekatannya dengan Bumi, bintang ini telah diusulkan sebagai tujuan dari penjelajahan antarbintang.


Selengkapnya...

Artikel pilihan - show another

Bintang raksasa
Bintang raksasa
Kredit foto: Bintang Raksasa (ESO)

Bintang raksasa adalah bintang dengan jari jari dan luminositas yang jauh lebih besar daripada bintang deret utama (atau katai) pada suhu permukaan yang sama. Mereka terletak di atas urutan utama (kelas luminositas V dalam klasifikasi spektrum Yerkes) pada diagram Hertzsprung-Russell dan sesuai dengan kelas luminositas II dan III. Istilah raksasa dan katai diciptakan oleh Ejnar Hertzsprung pada tahun 1905 untuk bintang-bintang dengan luminositas yang sangat berbeda meskipun suhu atau tipe spektrum serupa.

Bintang raksasa memiliki radius beberapa ratus kali Matahari dan luminositas antara 10 hingga beberapa ribu kali Matahari. Tetapi, Ada pula bintang Kelas Spektrum yang lebih cemerlang dari raksasa yang disebut sebagai super raksasa dan Hiper raksasa.

Bintang deret utama dengan suhu sangat panas dan sangat bercahaya juga dapat disebut sebagai raksasa, tetapi hampir semua bintang deret utama lebih tepatnya disebut Katai, tidak peduli seberapa besar radius dan Lumunositasnya.


Selengkapnya...

Biografi pilihan - show another

The page "Portal:Bintang/Biografi terpilih/1" does not exist.

Topik

Bintang Matahari Galaksi Lubang hitam Supernova  
Topik terkait lainnya...

Wikimedia terkait

Proyek saudara Wikimedia Foundation berikut menyediakan lebih banyak tentang subjek ini:

Wikibooks
Buku

Commons
Media

Wikinews 
Berita

Wikiquote 
Kutipan

Wikisource 
Teks

Wikiversity
Sumber belajar

Wiktionary 
Definisi

Wikidata 
Kumpulan data

Bersihkan tembolok server
{{{1}}}


Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement