Port Moresby
Port Moresby
Pot Mosbi (Tok Pisin) | |
|---|---|
Searah jarum jam dari atas: Pusat kota Port Moresby, Stadion Sir John Guise, Gedung Parlemen Nasional, Bandar Udara Internasional Jacksons | |
|
Bendera | |
Port Moresby Lokasi di Papua Nugini Port Moresby Port Moresby (Oseania) | |
| Koordinat: 9°28′44″S 147°08′58″E / 9.47889°S 147.14944°E | |
| Negara | |
| Divisi | Distrik Ibu Kota Nasional |
| Didirikan | 1885 |
| Dinamai berdasarkan | Laksamana Fairfax Moresby |
| Pemerintahan | |
| • Gubernur | Powes Parkop (2007–sekarang) |
| Luas | |
| • Total | 240 km2 (90 sq mi) |
| Ketinggian | 35 m (115 ft) |
| Populasi (sensus 2024) | |
| • Total | 756.754 |
| • Peringkat | ke-1 |
| • Kepadatan | 3,2/km2 (8,2/sq mi) |
| Bahasa | |
| • Bahasa utama | Motu, Tok Pisin, Inggris |
| Zona waktu | UTC+10:00 (PGT) |
| Kode pos | 111 |
| HDI (2021) | 0.729[1] high · 1st of 22 |
| Situs web | ncdc |
Port Moresby (/ˈmɔːrzbi/ ⓘ; Tok Pisin: Pot Mosbi), juga disebut sebagai Pom City atau Moresby, adalah ibu kota dan kota terbesar di Papua Nugini. Kota ini merupakan salah satu kota terbesar di Pasifik barat daya (bersama dengan Jayapura) di luar Australia dan Selandia Baru. Kota ini terletak di tepi Teluk Papua, di pantai barat daya Semenanjung Papua di pulau Papua. Kota ini muncul sebagai pusat perdagangan pada paruh kedua abad ke-19. Selama Perang Dunia II, kota ini menjadi sasaran utama penaklukan oleh pasukan Kekaisaran Jepang pada tahun 1942–43 sebagai titik transit dan pangkalan udara untuk memutus hubungan Australia dari Asia Tenggara dan Amerika. Karena populasinya dan pengaruhnya yang besar dibandingkan dengan kota-kota lain di Papua Nugini, Port Moresby dapat dianggap sebagai kota utama.
Berdasarkan sensus tahun 2011, Port Moresby memiliki 364.145 penduduk. Jumlah ini meningkat menjadi 756.754 pada sensus tahun 2024.[2][3] Tempat berdirinya kota ini telah dihuni oleh suku Motu-Koitabu selama berabad-abad. Orang Inggris pertama yang melihatnya adalah Kapten Angkatan Laut Kerajaan John Moresby pada tahun 1873. Kota ini dinamai untuk menghormati ayahnya, Laksamana Armada Sir Fairfax Moresby.
Meskipun Port Moresby dikelilingi oleh Provinsi Tengah, yang juga merupakan ibu kotanya, kota ini bukan bagian dari provinsi tersebut melainkan membentuk Distrik Ibu Kota Nasional. Para pemilik tanah tradisional, yaitu masyarakat Motu dan Koitabu, diwakili oleh Majelis Motu Koita.
Port Moresby menjadi tuan rumah KTT APEC pada November 2018.[4] Namun, muncul kekhawatiran tentang keamanan, mengingat reputasi ibu kota tersebut sebagai tempat terjadinya kejahatan kekerasan.[4]
Sejarah
Para ilmuwan percaya orang-orang Motu telah menetap di NCD lebih dari 400 tahun yang lalu. Orang-orang Motu mulai mendirikan desa Pari dan Badihagwa 250 tahun yang lalu, Hanuabada (Kampung Besar) 130 tahun yang lalu, Vabukori dan Tatana baru-baru ini. Orang-orang Motu membangun rumah-rumah panggung di atas laut. Pisang, ubi jalar, dan ikan adalah makanan pokok mereka. Sagu adalah makanan utama mereka dari bulan November sampai Mei, di antara musim ubi jalar. Orang-orang Motu menggunakan lakatois (sampan dengan 2 lambung besar) untuk mengangkut periuk dan kerang ke Gulf untuk ditukarkan dengan sagu. Orang-orang Koitabu pedalaman berteman dengan Motu dan menukarkan tanaman untuk mendapatkan ikan. Orang-orang Koitabu mendirikan desa Baruni, Kilakila dan Korobosea di perbukitan pantai. Mereka juga menetap di pinggir desa Motu, dan perkawinan antara keduanya, membuat keduanya semakin erat.
Pada tahun 1873, Kapten Laut Britania, John Moresby, meneliti pelabuhan di NCD. Ia menamai dua pelabuhan yang ia teliti dengan nama Pelabuhan Fairfax dan Pelabuhan Moresby, untuk menghormati ayahnya, Laksamana Fairfax Moresby. Pada tahun 1975. Williarn G. Lawes mendirikan markas besar Masyarakat Missionaris London di dekat Hanuabada. Port Moresby adalah pelabuhan yang terdekat dengan Australia yang dijadikan sebagai markas kolonial Britania (1884-1906) dan Australia (1906-75).
Jepang mengebom Port Moresby berulang kali pada tahun 1942, pada awal Perang Dunia II. Jenderal Douglas MacArthur bersama pasukan sekutu membuat markas utama sementara di Port Moresby. Kebanyakan pria Motu dan Koitabu terdaftar sebagai buruh, tenaga kerja di perusaan pengangkut, pelayan, dan tenaga medis. Perempuan dan anak-anak pindah ke desa yang letaknya jauh di timur maupun barat untuk menyelamatkan diri. Ketika perang berakhir pada tahun 1945, desa Motu-Koitabu hancur akibat perang. Mereka membangun tempat penampungan sementara dengan perlengkapan perang yang ditinggalkan. Di akhir 1940-an, Australia membantu mereka membangun kembali Hanuabada.
Kawasan industri Badili dikembangkan pada tahun 1950. Universitas Papua Nugini dibuka pada tahun 1965. Pengembangan kantor pusat pemerintahan nasional di Waigani dimulai pada tahun 1970. Port Moresby memiliki Dewan Kota dipilih dari tahun 1971 hingga 1980, ketika kabinet Nasional ditangguhkan akibat kesalahan keuangan. Dewan memiliki 21 anggota yang mewakili 7 kota. Pada Mei 1982, Parlemen mengadopsi sebuah sistem pemerintahan untuk NCD, sementara itu pemerintahan alternatif tengah dipelajari. Pemerintahan dipimpin oleh 10 anggota Motu-Koitabu yang dipilih, 4 anggota parlemen nasional, dan 10 orang yang diangkat secara politik pada tahun 1991. Sistem tersebut digantikan oleh sistem saat ini pada tahun 1992.
Iklim
Port Moresby memiliki iklim tropis yang dipengaruhi oleh iklim laut dengan suhu yang relatif konstan/stagnan sepanjang tahun. Musim hujan mulai dari bulan Desember hingga awal bulan Mei, sedangkan musim kemarau mencakup enam bulan tersisa. Curah hujan rata-rata di Port Moresby sekitar 2.000 mm dengan daerah sekitar Ponditoanga sebagai daerah tangkapan hujan tertinggi yang curah hujannya rata-rata mencapai 3.400 mm pertahun. Suhu rata-rata setiap hari-nya berkisar sntara 28 °C hingga 32 °C, tergantung pada musim di waktu yang bersangkutan, sedangkan suhu terendah rata-rata menunjukkan sedikit sekali perubahan, berkisar antara 24 °C. Musim pancaroba di Port Moresby terkadang menjadi sedikit lebih sejuk pada musim kering.
| Data iklim Port Moresby, Papua Nugini | |||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Bulan | Jan | Feb | Mar | Apr | Mei | Jun | Jul | Agt | Sep | Okt | Nov | Des | Tahun |
| Rekor tertinggi °C (°F) | 37.2 (99) |
36.1 (97) |
35.4 (95.7) |
34.6 (94.3) |
33.8 (92.8) |
33.9 (93) |
33.3 (91.9) |
34.3 (93.7) |
35.8 (96.4) |
36.5 (97.7) |
37.8 (100) |
36.3 (97.3) |
37.8 (100) |
| Rata-rata tertinggi °C (°F) | 31.8 (89.2) |
32.5 (90.5) |
32 (90) |
31.4 (88.5) |
30.8 (87.4) |
30.1 (86.2) |
29.7 (85.5) |
30.9 (87.6) |
31.4 (88.5) |
32.3 (90.1) |
33.1 (91.6) |
32.2 (90) |
31.52 (88.76) |
| Rata-rata harian °C (°F) | 27.4 (81.3) |
27.3 (81.1) |
27.1 (80.8) |
27 (81) |
26.9 (80.4) |
26.1 (79) |
25.7 (78.3) |
26.1 (79) |
26.5 (79.7) |
27.5 (81.5) |
27.8 (82) |
27.6 (81.7) |
26.92 (80.48) |
| Rata-rata terendah °C (°F) | 23.1 (73.6) |
23 (73) |
22.9 (73.2) |
22.7 (72.9) |
22.8 (73) |
22.1 (71.8) |
21.7 (71.1) |
22 (72) |
22.8 (73) |
23.3 (73.9) |
23.8 (74.8) |
23.1 (73.6) |
22.78 (72.99) |
| Rekor terendah °C (°F) | 20.4 (68.7) |
18.8 (65.8) |
18.3 (64.9) |
16.8 (62.2) |
14.5 (58.1) |
14.5 (58.1) |
10.4 (50.7) |
14.4 (57.9) |
14.8 (58.6) |
17 (63) |
17.3 (63.1) |
19.6 (67.3) |
10.4 (50.7) |
| Presipitasi mm (inci) | 193 (7.6) |
212 (8.35) |
184 (7.24) |
147 (5.79) |
72 (2.83) |
48 (1.89) |
26 (1.02) |
19 (0.75) |
25 (0.98) |
37 (1.46) |
67 (2.64) |
140 (5.51) |
1.170 (46,06) |
| Rata-rata hari hujan | 18 | 18 | 17 | 14 | 8 | 5 | 3 | 2 | 3 | 4 | 7 | 13 | 112 |
| % kelembapan | 81 | 82 | 81 | 79 | 78 | 77 | 76 | 75 | 76 | 76 | 77 | 79 | 78.1 |
| Rata-rata sinar matahari bulanan | 174 | 150 | 186 | 222 | 243 | 266 | 271 | 289 | 261 | 259 | 234 | 214 | 2.769 |
| Sumber #1: Deutscher Wetterdienst [5] | |||||||||||||
| Sumber #2: Danish Meteorological Institute[6] | |||||||||||||
Ekonomi
Papua Nugini kaya akan sumber daya alam, yang menyumbang dua pertiga dari pendapatan ekspor mereka. Meskipun dipenuhi dengan sumber daya, kurangnya pembangunan membuat negara-negara asing mengambil alih beberapa lokasi. Permintaan asing yang berkelanjutan untuk sumber daya membuat Amerika Serikat mendirikan perusahaan minyak yang mulai mengekspor pada tahun 2004. Ini adalah proyek terbesar dalam sejarah kota ini. Proyek ini meningkatkan potensi menjadi tiga kali lipat pendapatan ekspor. Papua Nugini memperoleh banyak bantuan dari Australia dan ditawari bantuan dua ratus juta dolar setahun, dan banyak negara seperti Singapura, Jepang, dan Cina juga memainkan peran besar dalam bisnis industri Port Moresby.[7] Keputusan untuk menjadi tuan rumah pertemuan APEC 2018,[8] membawa sejumlah besar pemimpin dunia ke Port Moresby, menunjukkan kecepatan Port Moresby memasuki ekonomi dunia.
Dalam beberapa tahun terakhir Port Moresby telah ada pertumbuhan besar secara ekonomi. Ada banyak bangunan perumahan, menara perkantoran, pusat perbelanjaan dan perusahaan komersial di atasnya. Area tepi laut telah sepenuhnya dibangun kembali dengan apartemen, restoran, dan pusat perbelanjaan. Fasilitas olahraga ditingkatkan secara signifikan untuk Olimpiade Pasifik Selatan 2015, dan pengembangan lebih lanjut dilakukan sebagai persiapan untuk Piala Dunia Wanita U-20 FIFA 2016.[9]
Dalam beberapa tahun,pemerintah kota ini mencanangkan Bandara Internasional Jacksons dibangun kembali dan akan dikembangkan lebih lanjut pada waktunya untuk pertemuan Kepala Pemerintahan APEC pada tahun 2018.[10]
Distrik, LLG dan suburb
| District | District Capital | LLG Name |
|---|---|---|
| National Capital District | Port Moresby | Moresby North-East |
| Moresby North-West | ||
| Moresby South |
Transportasi

Port Moresby Melayani di dalam kota dengan Bus dan taksi milik pribadi. Penerbangan sangat penting untuk transportasi di negara ini, jalan raya tidak tersedia secara luas. Port Moresby dilayani oleh Bandara Internasional Jacksons, bandara internasional terbesar dan pangkalan Angkatan Udara Papua Nugini di negara tersebut. Air Nugini dan Airlines Port Moresby melakukan layanan domestik dan internasional reguler dari bandara, sementara Virgin, Australia dan Qantas terbang ke Brisbane. Jacksons memiliki penerbangan internasional ke Brisbane, Cairns, Sydney, Honiara, Nadi, Manila, Port Vila, Singapura, Hong Kong dan Tokyo.
Karena sistem jalan raya nasional tidak sepenuhnya terhubung, ada banyak penerbangan internal ke kota-kota lain, seperti Lae dan Madang, yang tidak memiliki koneksi jalan langsung ke Port Moresby.
Kota kembar
Jinan, China, sejak 28 September 1988
Palm Desert, California, Amerika Serikat
Townsville, Australia, sejak 1983
Jayapura, Indonesia
Referensi
- ^ "Sub-national HDI - Area Database - Global Data Lab". hdi.globaldatalab.org (dalam bahasa Inggris). [perlu rujukan lengkap]
- ^ "National Capital District (Papua New Guinea) - Population Statistics, Charts, Map and Location". www.citypopulation.de. Diakses tanggal 2025-12-04.
- ^ "CIA World Factbook". [perlu rujukan lengkap]
- ^ a b Tlozek, Eric (30 June 2018). "Security in PNG's Port Moresby under spotlight as APEC summit approaches". ABC. Port Moresby. Diakses tanggal 17 November 2022.
- ^ "Klimatafel von Port Moresby" (PDF). Diakses tanggal 7 Oktober 2020.
- ^ "STATIONSNUMMER 94035" (PDF). Diakses tanggal 7 Oktober 2020.
- ^ "The World Factbook". www.cia.gov. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2011-04-10. Diakses tanggal 2016-03-14.
- ^ "APECPNG2018.ORG". www.apecpng2018.org. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-07-09. Diakses tanggal 2020-01-21.
- ^ FIFA.com. "FIFA U-20 Women's World Cup France 2018 - FIFA.com". www.fifa.com (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diarsipkan dari asli tanggal 2018-07-12. Diakses tanggal 2020-01-21.
- ^ "Apng of port Moresby". Diarsipkan dari asli tanggal 2009-09-13.
Pranala luar
- http://www.pacificislandtravel.com/png/about_destin/port_moresby.html Diarsipkan 2012-06-28 di Wayback Machine.
- http://www.pacificislandtravel.com/png/about_destin/portmoresbytown.html Diarsipkan 2012-07-03 di Wayback Machine.
- Situs Port Moresby
- Konsulat, Kedutaan
- Exchange Rates Diarsipkan 2010-08-11 di Wayback Machine.
- Online Business Directory
- Weather for Port Moresby
- PNG-centric Web Search
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


