Poengky Indarti
| Poengky Indarti | |
|---|---|
| Lahir | 18 Februari 1970 Kota Surabaya, Jawa Timur |
| Kebangsaan | Indonesia |
| Kewarganegaraan | Indonesia |
| Pendidikan | Ilmu Hukum International Human Rights Law |
| Almamater | Universitas Airlangga Universitas Northwestern |
| Pekerjaan | Komisioner |
| Organisasi | Kompolnas |
Poengky Indarti (lahir Surabaya, 18 Februari 1970) adalah komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) periode 2016 - 2020 dan periode 2020 - 2024.Ia merupakan satu-satunya perempuan dari 9 Anggota Kompolnas yang bertugas sebagai Pengawas Fungsional POLRI.[1]
Pendidikan
Poengky merupakan alumnus Fakultas Hukum, Universitas Airlangga, Surabaya tahun 1993. Setelah lulus sarjana, ia melanjutkan pendidikan magister di program studi International Human Rights Law, Universitas Northwestern, Chicago dan lulus tahun 2003.[2][3]
Karier
Setelah lulus S1, Poengky memulai karier profesionalnya sebagai pengacara publik dan direktur bidang operasional di Lembaga Bantuan Hukum Surabaya pada tahun 1993 - 2000. Kemudian, ia melanjutkan kariernya sebagai kepala divisi perburuhan dan fund raising di Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia pada tahun 2001 - 2002.
Poengky juga merupakan salah satu dari 18 orang pendiri lembaga Imparsial The Indonesian Human Right Monitor pada tahun 2002 yang berfokus pada isu hak asasi manusia. Di lembaga tersebut, ia menjabat sebagai direktur eksternal, managing director, direktur eksekutif, dan peneliti senior. Setelah itu, ia menjabat sebagai komisioner Kompolnas selama dua periode yakni periode 2016 - 2020 dan periode 2020 - 2024.Pada tahun 2024, Poengky diketahui lolos seleksi tahapan profile assessment calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pengumuman hasil penilaian profil seleksi capim KPK itu disampaikan oleh Ketua Pansel Yusuf Ateh di Gedung Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta.[2]
Organisasi
Poengky pernah aktif di berbagai organisasi seperti Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), anggota Dewan Etik Aliansi Jurnalis Independen Surabaya, anggota Konsorsium Pembela Buruh Migran, Anggota Badan Pendiri Demos, Research Center for Indonesian Democracy, anggota the Indonesian Fulbright Society, dan Anggota Board YSIK (Yayasan Sosial untuk Kemanusiaan Indonesia). Kemudian, ia juga pernah aktif sebagai ketua INFID (International NGO Forum on Indonesian Development), ketua Dewan Etik INFID, anggota Board Human Rights Working Group (HRWG), anggota Executive Committee the Asia Forum for Human Rights (FORUM-ASIA), anggota Board Komite Solidaritas untuk Munir (KASUM), anggota Board Aliansi Demokrasi untuk Papua/ALDP, dan anggota Jaringan Damai Papua.
Selain itu, ia juga pernah menjadi anggota Forum Akademisi untuk Papua Damai, ketua Indonesia Scholarship and Research Support Foundation (ISRSF), anggota Badan Pendiri Imparsial, sekretaris Indonesia Scholarship and Research Support Foundation (ISRSF), ketua Dewan Pengawas Yayasan Museum HAM Omah Munir, dan anggota pendiri INSPECTUS.
Referensi
- ^ "WOMENUNLIMITED - Narasumber Profile". womenunlimited.id. Diakses tanggal 2025-03-13.
- ^ a b "Profil Poengky Indarti, Komisioner Kompolnas yang Lolos Seleksi Capim KPK". Tempo. 2024-09-12. Diakses tanggal 2025-03-13.
- ^ "Alumnipedia - Poengky Indarti". alumnipedia.unair.ac.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-03-13.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


