Perang Saudara Timor Leste

Perang Saudara Timor Leste
Bagian dari Perang Dingin di Asia dan Dekolonisasi Asia
Tanggal11 Agustus – 11 September 1975
LokasiTimor Leste
Hasil
Perubahan
wilayah

Akhir de facto dari Timor Portugis

  • Fretilin menguasai Timor Timur
Pihak terlibat
Uni Demokrasi Timor (UDT) Front Revolusi Independen Timor Leste (Fretilin)
Tokoh dan pemimpin
João Viegas Carrascalão Francisco Xavier do Amaral
Pasukan
Gerakan untuk Persatuan dan Kemerdekaan Rakyat Timor Leste Angkatan Bersenjata Pembebasan Nasional Timor Timur
Korban
1.500–3.000

Perang Saudara Timor Leste terjadi di Timor Leste sebelum kedatangan Indonesia pada tahun 1975 yang melibatkan Frente Revolucionaria de Timor Leste Independente (Fretilin) dan Uni Demokratik Timor (UDT). Setelah UDT melakukan kudeta terhadap pemerintah Portugis dan perang saudara selama tiga bulan meletus, banyak politikus dan pendukung UDT melarikan diri melintasi perbatasan dan menandatangani petisi tentang penggabungan Timor Timur ke Indonesia.

Sebagian besar loyalis UDT menolak tawaran tersebut karena akan dianggap sebagai pengkhianatan terhadap ideologi dan kepercayaannya sendiri terhadap negara. Ribuan warga Timor Leste diketahui sudah melarikan diri dan mengungsi ke wilayah Indonesia di Kabupaten Belu pada perang saudara tersebut.[1]

Latar belakang

Kudeta UDT

Referensi

  1. ^ "Perang Saudara Hebat Terjadi di Timor Leste, Fretilin versus UDT Sebelum Gabung Indonesia Tahun 1975". Tribun-Timur.com.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement