Pemantauan partisipatif

Pemantauan partisipatif (dalam bahasa Inggris : Participatory monitoring, dikenal juga dengan istilah collaborative monitoring atau pemantauan kolaboratif, community-based monitoring atau pemantauan berbasis masyarakat, locally based monitoring atau pemantauan berbasis lokal, serta volunteer monitoring atau pemantauan sukarela) merupakan kegiatan pengumpulan data atau pengukuran secara berkala yang dilakukan oleh penduduk lokal pada suatu wilayah tertentu, terutama terkait sumber daya alam dan keanekaragaman hayati.[1][2]

Pemantauan partisipatif merupakan alternatif atau pelengkap terhadap pemantauan yang dilaksanakan oleh ilmuwan profesional.[3] Pemantauan oleh ilmuwan sering kali memerlukan biaya tinggi dan sulit dipertahankan, terutama di wilayah dengan sumber daya finansial terbatas.[4] Pemantauan yang dilaksanakan oleh ilmuwan profesional umumnya memerlukan sumber daya yang besar dan dapat menghadapi kendala teknis maupun logistik, terutama di wilayah dengan keterbatasan dana dan infrastruktur. Pemantauan partisipatif kemudian berkembang sebagai pendekatan yang melibatkan masyarakat lokal dalam proses pengumpulan dan pengelolaan data sumber daya alam. Pendekatan ini sering dikaitkan dengan upaya pelimpahan sebagian tanggung jawab dan wewenang pengelolaan lahan serta sumber daya alam kepada masyarakat setempat.[5] Selain menghasilkan informasi yang berkualitas tinggi,[6][7][8] pemantauan partisipatif juga dapat meningkatkan kesadaran lingkungan, memperkuat kapasitas komunitas, dan membangun keahlian pemerintah daerah dalam pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan.[9]

Konsep ini memiliki hubungan dengan istilah lain seperti sains khalayak,[10] urun daya, partisipasi publik dalam penelitian ilmiah,[11] dan participatory action research (penelitian tindakan partisipatif).

Definisi dan pendekatan

Pemantauan partisipatif merupakan istilah yang mencakup berbagai pendekatan pengumpulan data lingkungan yang melibatkan masyarakat lokal dalam kegiatan observasi dan pelaporan. Pendekatan ini mencakup sejumlah metode seperti pemantauan mandiri,[12] pemantauan berbasis penjaga hutan,[13] pemantauan berbasis peristiwa,[14] penilaian, pemantauan, dan evaluasi keanekaragaman hayati secara partisipatif,[15] pengamatan berbasis masyarakat,[16] serta sistem pemantauan dan informasi berbasis komunitas.[17]

Objek pengamatan dalam pemantauan partisipatif dapat meliputi individu satwa atau tumbuhan,[18][19][20][21] melaui pengamatan habitat,[22][23][24] maupun barang dan jasa ekosistem.[25][26][27] Seluruh pendekatan tersebut memiliki kesamaan dalam hal keterlibatan langsung masyarakat yang tinggal di wilayah pemantauan dan bergantung pada sumber daya alam setempat. Keterlibatan ini mencakup peran masyarakat atau aparatur pemerintah daerah dalam perumusan pertanyaan penelitian, pengumpulan dan analisis data, serta penerapan hasil pemantauan dalam kegiatan pengelolaan sumber daya.[28]

Pemantauan partisipatif juga termasuk dalam konsep pemantauan dan pengelolaan partisipatif, yaitu pendekatan yang diterapkan oleh masyarakat lokal dan masyarakat adat dengan menggabungkan pengetahuan tradisional dan ilmu pengetahuan modern. Tujuannya untuk menilai kondisi sumber daya alam, mengidentifikasi potensi ancaman, serta mengembangkan peluang ekonomi berkelanjutan berbasis pemanfaatan sumber daya tersebut.[28] Konsep ini umum diterapkan di wilayah tropis, Arktik, dan negara berkembang, di mana masyarakat berperan sebagai pengelola sekaligus penjaga keanekaragaman hayati dan ekosistem alami.[29][30]

Referensi

  1. ^ Stepenuck, Kristine F.; Green, Linda T. (2015). "Individual- and community-level impacts of volunteer environmental monitoring: a synthesis of peer-reviewed literature". Ecology and Society. 20 (3). ISSN 1708-3087.
  2. ^ Finn, Danielsen,; Martin, Enghoff,; K, Poulsen, Michael; Mikkel, Funder,; M, Jensen, Per; D, Burgess, Neil (2021-05-10). "The Concept, Practice, Application, and Results of Locally Based Monitoring of the Environment". BioScience (dalam bahasa Inggris). 71 (5). doi:10.1093/bio. ISSN 0006-3568. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Tanda baca tambahan (link)
  3. ^ Danielsen, Finn; Balete, Danilo S.; Poulsen, Michael K.; Enghoff, Martin; Nozawa, Cristi M.; Jensen, Arne E. (2000-12-01). "A simple system for monitoring biodiversity in protected areas of a developing country". Biodiversity & Conservation (dalam bahasa Inggris). 9 (12): 1671–1705. doi:10.1023/A:1026505324342. ISSN 1572-9710.
  4. ^ Danielsen, Finn; Burgess, Neil D.; Balmford, Andrew (2005-10-01). "Monitoring Matters: Examining the Potential of Locally-based Approaches". Biodiversity & Conservation (dalam bahasa Inggris). 14 (11): 2507–2542. doi:10.1007/s10531-005-8375-0. ISSN 1572-9710.
  5. ^ Funder, Mikkel; Danielsen, Finn; Ngaga, Yonika; Nielsen, MartinR; Poulsen, MichaelK (2013). "Reshaping Conservation: The Social Dynamics of Participatory Monitoring in Tanzania′s Community-managed Forests". Conservation and Society (dalam bahasa Inggris). 11 (3): 218. doi:10.4103/0972-4923.121011. ISSN 0972-4923. Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  6. ^ Jones, Julia P. G.; Andriamarovololona, Mijasoa M.; Hockley, Neal; Gibbons, James M.; Milner-Gulland, E. J. (2008). "Testing the use of interviews as a tool for monitoring trends in the harvesting of wild species". Journal of Applied Ecology (dalam bahasa Inggris). 45 (4): 1205–1212. doi:10.1111/j.1365-2664.2008.01487.x. ISSN 1365-2664.
  7. ^ Luzar, Jeffrey B.; Silvius, Kirsten M.; Overman, Han; Giery, Sean T.; Read, Jane M.; Fragoso, José M. V. (2011-10). "Large-scale Environmental Monitoring by Indigenous Peoples". BioScience (dalam bahasa Inggris). 61 (10): 771–781. doi:10.1525/bio.2011.61.10.7. ISSN 1525-3244.
  8. ^ Danielsen, Finn; Jensen, Per M.; Burgess, Neil D.; Altamirano, Ronald; Alviola, Philip A.; Andrianandrasana, Herizo; Brashares, Justin S.; Burton, A. Cole; Coronado, Indiana (2014-03-01). "A Multicountry Assessment of Tropical Resource Monitoring by Local Communities". BioScience (dalam bahasa Inggris). 64 (3): 236–251. doi:10.1093/biosci/biu001. ISSN 1525-3244.
  9. ^ Constantino, Pedro; Carlos, Henrique; Ramalho, Emiliano; Rostant, Luke; Marinelli, Carlos Eduardo; Teles, Davi; Fonseca-Junior, Sinomar; Fernandes, Rômulo; Valsecchi, João (2012-11-21). "Empowering Local People through Community-based Resource Monitoring: a Comparison of Brazil and Namibia". Ecology and Society (dalam bahasa Inggris). 17 (4). doi:10.5751/ES-05164-170422. ISSN 1708-3087.
  10. ^ Bonney, Rick; Shirk, Jennifer L.; Phillips, Tina B.; Wiggins, Andrea; Ballard, Heidi L.; Miller-Rushing, Abraham J.; Parrish, Julia K. (2014-03-28). "Next Steps for Citizen Science". Science. 343 (6178): 1436–1437. doi:10.1126/science.1251554.
  11. ^ Shirk, Jennifer; Ballard, Heidi; Wilderman, Candie; Phillips, Tina; Wiggins, Andrea; Jordan, Rebecca; McCallie, Ellen; Minarchek, Matthew; Lewenstein, Bruce (2012-06-27). "Public Participation in Scientific Research: a Framework for Deliberate Design". Ecology and Society (dalam bahasa Inggris). 17 (2). doi:10.5751/ES-04705-170229. ISSN 1708-3087.
  12. ^ Noss, Andrew J.; Oetting, Imke; Cuéllar, Rosa Leny (2005-10-01). "Hunter Self-monitoring by the Isoseño-Guaraní in the Bolivian Chaco". Biodiversity & Conservation (dalam bahasa Inggris). 14 (11): 2679–2693. doi:10.1007/s10531-005-8401-2. ISSN 1572-9710.
  13. ^ Gray, Maryke; Kalpers, José (2005-10-01). "Ranger Based Monitoring in the Virunga–Bwindi Region of East-Central Africa: A Simple Data Collection Tool for Park Management". Biodiversity & Conservation (dalam bahasa Inggris). 14 (11): 2723–2741. doi:10.1007/s10531-005-8406-x. ISSN 1572-9710.
  14. ^ Stuart-Hill, Greg; Diggle, Richard; Munali, Bevan; Tagg, Jo; Ward, David (2005-10-01). "The Event Book System: A Community-based Natural Resource Monitoring System from Namibia". Biodiversity & Conservation (dalam bahasa Inggris). 14 (11): 2611–2631. doi:10.1007/s10531-005-8391-0. ISSN 1572-9710.
  15. ^ Sheil, Douglas; Lawrence, Anna (2004-12-01). "Tropical biologists, local people and conservation: new opportunities for collaboration". Trends in Ecology & Evolution (dalam bahasa English). 19 (12): 634–638. doi:10.1016/j.tree.2004.09.019. ISSN 0169-5347. PMID 16701325. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  16. ^ Alessa, Lilian; Kliskey, Andrew; Gamble, James; Fidel, Maryann; Beaujean, Grace; Gosz, James (2016-01-01). "The role of Indigenous science and local knowledge in integrated observing systems: moving toward adaptive capacity indices and early warning systems". Sustainability Science (dalam bahasa Inggris). 11 (1): 91–102. doi:10.1007/s11625-015-0295-7. ISSN 1862-4057.
  17. ^ "Community-based monitoring and information systems (CBMIS) in the context of the Convention on Biological Diversity (CBD)". www.forestpeoples.org (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-05.
  18. ^ Bennun, Leon; Matiku, Paul; Mulwa, Ronald; Mwangi, Solomon; Buckley, Paul (2005-10-01). "Monitoring Important Bird Areas in Africa: Towards a Sustainable and Scaleable System". Biodiversity & Conservation (dalam bahasa Inggris). 14 (11): 2575–2590. doi:10.1007/s10531-005-8389-7. ISSN 1572-9710.
  19. ^ Townsend, Wendy R.; Randall Borman, A.; Yiyoguaje, Eduardo; Mendua, Luis (2005-10-01). "Cofán Indians' Monitoring of Freshwater Turtles in Zábalo, Ecuador". Biodiversity & Conservation (dalam bahasa Inggris). 14 (11): 2743–2755. doi:10.1007/s10531-005-8410-1. ISSN 1572-9710.
  20. ^ "Hunter Reporting of Catch per Unit Effort as a Monitoring Tool in a Bushmeat‐Harvesting System" (dalam bahasa Inggris). doi:10.1111/j.1523-1739.2010.01470.x. ISSN 1523-1739.
  21. ^ Oldekop, Johan A.; Bebbington, Anthony J.; Berdel, Franka; Truelove, Nathan K.; Wiersberg, Thorsten; Preziosi, Richard F. (2011-11-01). "Testing the accuracy of non-experts in biodiversity monitoring exercises using fern species richness in the Ecuadorian Amazon". Biodiversity and Conservation (dalam bahasa Inggris). 20 (12): 2615–2626. doi:10.1007/s10531-011-0094-0. ISSN 1572-9710.
  22. ^ Andrianandrasana, Herizo T.; Randriamahefasoa, Jonah; Durbin, Joanna; Lewis, Richard E.; Ratsimbazafy, Jonah H. (2005-10-01). "Participatory Ecological Monitoring of the Alaotra Wetlands in Madagascar". Biodiversity & Conservation (dalam bahasa Inggris). 14 (11): 2757–2774. doi:10.1007/s10531-005-8413-y. ISSN 1572-9710.
  23. ^ Poulsen, Michael Køie; Luanglath, Khamphay (2005-10-01). "Projects Come, Projects Go: Lessons from Participatory Monitoring in Southern Laos". Biodiversity & Conservation (dalam bahasa Inggris). 14 (11): 2591–2610. doi:10.1007/s10531-005-8390-1. ISSN 1572-9710.
  24. ^ Uychiaoco, Andre J.; Arceo, Hazel O.; Green, Stuart J.; Cruz, Margarita T. De La; Gaite, Paulyn A.; Aliño, Porfirio M. (2005-10-01). "Monitoring and Evaluation of Reef Protected Areas by Local Fishers in the Philippines: Tightening the Adaptive Management Cycle". Biodiversity & Conservation (dalam bahasa Inggris). 14 (11): 2775–2794. doi:10.1007/s10531-005-8414-x. ISSN 1572-9710.
  25. ^ Becker, C. Dustin; Agreda, Ana; Astudillo, Evelyng; Costantino, Melina; Torres, Pascual (2005-10-01). "Community-based Monitoring of Fog Capture and Biodiversity at Loma Alta, Ecuador Enhance Social Capital and Institutional Cooperation". Biodiversity & Conservation (dalam bahasa Inggris). 14 (11): 2695–2707. doi:10.1007/s10531-005-8402-1. ISSN 1572-9710.
  26. ^ Hockley, Neal J.; Jones, Julia P.G.; Andriahajaina, Fortunat B.; Manica, Andrea; Ranambitsoa, Emma H.; Randriamboahary, Jean A. (2005-10-01). "When Should Communities and Conservationists Monitor Exploited Resources?". Biodiversity & Conservation (dalam bahasa Inggris). 14 (11): 2795–2806. doi:10.1007/s10531-005-8416-8. ISSN 1572-9710.
  27. ^ Topp-Jørgensen, Elmer; Poulsen, Michael K.; Lund, Jens Friis; Massao, John F. (2005-10-01). "Community-based Monitoring of Natural Resource Use and Forest Quality in Montane Forests and Miombo Woodlands of Tanzania". Biodiversity & Conservation (dalam bahasa Inggris). 14 (11): 2653–2677. doi:10.1007/s10531-005-8399-5. ISSN 1572-9710.
  28. ^ a b Kennett, Rod; Danielsen, Finn; Silvius, Kirsten M. (2015-05). "Citizen science is not enough on its own". Nature (dalam bahasa Inggris). 521 (7551): 161–161. doi:10.1038/521161d. ISSN 1476-4687.
  29. ^ Mandeville, Caitlin P.; Nilsen, Erlend B.; Herfindal, Ivar; Finstad, Anders G. (2023-07-04). "Participatory monitoring drives biodiversity knowledge in global protected areas". Communications Earth & Environment (dalam bahasa Inggris). 4 (1): 240. doi:10.1038/s43247-023-00906-2. ISSN 2662-4435.
  30. ^ Omar, Muhammad Syazwan; Dennis, Rona; Meijaard, Emily Mae; Sueif, Syafiie; Zaini, Syahmi; Mohamdih, Muiz; Erman, Andi; Meijaard, Erik (2025-09-29). "Centering Communities in Biodiversity Monitoring and Conservation: Preliminary Insights from a Citizen Science Initiative in Kalimantan, Indonesia". Diversity (dalam bahasa Inggris). 17 (10): 679. doi:10.3390/d17100679. ISSN 1424-2818. Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement