Pelagornithidae
| Pelagornithidae | |
|---|---|
| Replika rangka seekor Pelagornis miocaenus di National Museum of Natural History | |
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Animalia |
| Filum: | Chordata |
| Kelas: | Aves |
| Infrakelas: | Neognathae |
| Ordo: | †Odontopterygiformes Howard, 1957 |
| Famili: | †Pelagornithidae Fürbringer, 1888 |
| Genera | |
|
Lihat teks | |
| Sinonim | |
|
Family synonymy but see text
| |
Pelagornithidae atau yang dikenal sebagai burung gigi-semu atau burung gigi-tulang adalah sebuah famili burung laut prasejarah punah. Fosil-fosil mereka tela ditemukan di seluruh dunia pada bebatuan yang berasal dari kala Paleosen Awal dan perbatasan Pliosen-Pleistosen.[1][2]
Kebanyakan anma umumnya merujuk kepada ciri paling menonjol dari kelompok ini: duri-duri mirip gigi di tepian paruh mereka. Tidak seperti gigi sejati, duri ini mengandung saluran Volkmann dan merupakan pencuatan dari tulang pramaksila dan mandibula. Bahkan spesies-spesies burung gigi-semu "kecil" seukuran albatros; yang paling besar memiliki rentang sayap yang diperkirakan mencapai 5-6 meter, menjadikannya sebagai salah satu jenis burung terbesar yang pernah ada. Mereka menjadi jenis burung laut dominan pada kebanyakan samudra selama sebagian besar era Kenozoikum, dan nyaris bertemu oleh manusia modern: Jenis Pelagornithidae terakhir hidup bersamaan dengan Homo habilis dan bertepatan dengan permulaan sejarah teknologi.[3]
Referensi
- ^ Bourdon (2005), Mayr, G. (2008), Boessenecker and Smith (2011)
- ^ Gerald Mayr, G. et al.. (2019) Oldest, smallest and phylogenetically most basal pelagornithid, from the early Paleocene of New Zealand, sheds light on the evolutionary history of the largest flying birds.
- ^ Hopson (1964), Olson (1985: pp. 199–201), Bourdon (2005), Geraads (2006), Mayr (2009: pp. 55,59), Mlíkovský (2009)
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


