Pelabuhan Sungai Kunjang
| Pelabuhan Sungai Kunjang | |
|---|---|
| Lokasi | |
| Negara | Indonesia |
| Lokasi | Sungai Kunjang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur. |
| Detail | |
| Luas perairan | ha. |
| Luas lahan | ha. |
| Luas lahan | ha. |
Pelabuhan Sungai Kunjang adalah sebuah pelabuhan umum untuk kapal penumpang dan barang yang berada di Karang Asam Ulu, Sungai Kunjang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Pelabuhan Sungai Kujang merupakan akses masyarakat dari Samarinda menuju hulu Mahakam.[1]
Pelabuhan ini dikelolah oleh Pemerintah Daerah Kota Samarinda.[2]
Pada 2014, pelabuhan Sungai Kunjang mendapat bantuan dari APBN senilai Rp15 miliar untuk pembangunan Dermaga II tahap IV. [3]
Fasilitas
Pelabuhan Sungai Kunjang memiliki fasilitas 2 dermaga dengan panjang 67 m bertipe jetty, breating dolphin, mooring dolphin, penyangga kuda-kuda dengan panjang 52,4 m dan lebar 7 m, dan 1 sandaran untuk bongkar muat ponton. Sedangkan fasilitas bangunan berupa pos jaga, gedung utama, parkiran, ruang tunggu dan mushola.[1]
Rute dan jadwal
Terdapat jadwal keberangkatan untuk kapal penumpang dengan kapasitas 50 orang dan maksimal bagasi 5 kg per orang, setiap hari pukul 07.00 WITA Selain penumpang, terdapat juga kapal barang untuk BBM, sembako, kendaraan bermotor, dan unggas.[1]
Sedangkan untuk kapal kayu, rute yang dilayani mulai dari Kota Bangun dan Muara Muntai di Kabupaten Kutai Kartanegara, kemudian Melak dan Tering di Kabupaten Kutai Barat.[3]
Rute Samarinda - Melak
Untuk rute Samarinda - Melak, tarifnya Rp130 ribu/penumpang untuk bagian bawah dan Rp150 ribu untuk bagian atas dengan fasilitas kasur lipat.[1]
Rute Samarinda - Long Bagun
Rute Samarinda - Long Bagun, tarifnya Rp320 ribu dengan waktu tempuh perjalanan yang lebih panjang.[1]
Jadwal
| Hari | Nama kapal | Tujuan |
|---|---|---|
| Senin | KM Sama Maju 99C | Melak |
| KM Mira Farisma | Long Bagun | |
| Selasa | KM Putra Mahakam Indah | Long Iram |
| KM Dayak Lestari A | Long Bagun | |
| Rabu | KM Sahabat A | Melak |
| KM Noor Budi F2 | Long Bagun | |
| Kamis | KM Surya Indah | Melak |
| KM Noor Dahlia F3 | Long Bagun | |
| Jumat | KM Noor Budi C2 | Long Iram |
| KM Monolisa | Long Bagun | |
| Sabtu | KM Noor An-nisa | Melak |
| KM Akbar Amanda 01 | Long Bagun | |
| Minggu | KM Sama Maju 99B | Long Iram |
| KM Dayak Lestari B | Long Bagun |
Kecelakan kapal
Pada 25 Desember 2019, sebuah kapal penumpang dan pengangkut barang dengan nama lambung Nurdalia di dermaga mengalami ledakan yang diduga berasal dari tabung gas di dalam kapal. Ledakan ini mengakibatkan tiga korban mengalami luka dan berdampak terhadap kapal barang Maranata tujuan Muara Ancalong.[4]
Pada 12 Februari 2024, kapal feri bernama KM Dayak Lestari A tujuan Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu terbakar.[5]
Dampak COVID-19
Pandemi COVID-19 di Kalimantan Timur berdampak besar kepada kapal-kapal penumpang dan barang logistik yang menjadi jarang beroperasi lagi. Adanya larangan untuk tidak mudik saat pandemi, membuat ABK dan orang-orang pelabuhan hanya bergantung kepada jasa angkut barang saja. Selain itu, jumlah kapal yang hilir mudik berkurang drastis. Pada hari normal, terdapat 16 kapal, tetapi saat COVID-19 hanya ada 1 kapal yang berangkat. Pendapatan buruh pelabuhan juga berkurang, yang biasanya hari biasa hingga Rp 300 ribu per hari, kalau sekarang dalam tiga hari dapat Rp 100 ribu. [6]
Referensi
- ^ a b c d e f Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (2022). "Pelabuhan Sungai Kunjang: Prasarana Transportasi Sungai Menuju Hulu Mahakam". Majalah Transmedia. Diakses tanggal 2025-02-02.
- ^ Redaksi (2024-08-02). "Implementasi IM9, Kantor KSOP Kelas I Samarinda Tinjau Pelabuhan Sungai Kunjang Di Dermaga Mahakam Ulu". Diakses tanggal 2025-02-02.
- ^ a b Ghofar, M. (2014-05-27). "Pelabuhan Sungai Kunjang Siap Layani Angkutan Lebaran". ANTARA News Kalimantan Timur. Diakses tanggal 2025-02-02.
- ^ Klik, Redaksi (2019-12-25). "Ledakan di Pelabuhan Sungai Kunjang Samarinda, Tiga Orang Terluka". Kliksamarinda.com. Diakses tanggal 2025-02-02.
- ^ Rizky (2024-02-12). "Kapal Ferry Tujuan Mahulu Terbakar di Pelabuhan Sungai Kunjang - A News". Diakses tanggal 2025-02-02.
- ^ "Imbas Pandemi COVID-19, Pelabuhan Sungai Kunjang Sepi Penumpang". kumparan. Diakses tanggal 2025-02-02.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


