Pasar Pahing, Sleman

Pasar Pahing, Sleman adalah salah satu pasar tradisional yang masih mempertahankan sistem penamaan berdasarkan hari pasaran Jawa, yaitu Pahing. Pasar ini terletak di wilayah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan dikenal sebagai pusat aktivitas ekonomi warga pedesaan. Meskipun buka setiap hari, keramaian terbesar muncul pada hari Pahing, ketika lebih banyak pedagang dari berbagai dusun datang membawa hasil panen, ternak kecil, serta berbagai kebutuhan rumah tangga. Selain dari itu, Pasar Pahing Sleman ini merupakan surga bagi penjual serta pembeli barang klitikan atau barang bekas di Sleman dan buka saat hari pasaran Pahing pada penanggalan Jawa.[1][2]

Suasana Pasar Pahing Sleman memiliki ciri khas pasar rakyat: deretan kios sederhana berdampingan dengan lapak musiman, aroma rempah dan sayuran segar, serta interaksi tawar-menawar yang hidup. Barang yang dijual meliputi sayur-mayur dari lereng gunung Merapi, buah-buahan lokal, bumbu dapur, tempe gembus khas Sleman, jajanan tradisional, hingga kerajinan kecil buatan warga. Banyak pembeli datang sejak pagi hari untuk mendapatkan produk segar langsung dari petani.

Selain sebagai pusat perdagangan, Pasar Pahing juga menjadi ruang sosial bagi masyarakat. Warga sering memanfaatkannya sebagai tempat bertemu, bertukar kabar, hingga melakukan transaksi budaya seperti membeli bahan untuk hajatan, sesaji, atau keperluan adat berdasarkan pasaran Jawa. Pemerintah daerah beberapa kali menata ulang area pasar untuk memperbaiki fasilitas, sanitasi, dan keamanan tanpa menghilangkan nuansa tradisionalnya. Hingga kini, Pasar Pahing Sleman tetap menjadi denyut kehidupan ekonomi dan budaya lokal. Di pasar ini setiap hari Kamis Pahing (misalnya pada tanggal 4 Des 2014) adalah hari yang tidak biasa di Kota Yogya karena seluruh pedagang di 31 pasar tradisional se Kota Yogya menggunakan pakaian tradisional sebagai seragam mereka dalam melayani pembeli. Salah satu pasar tersebut adalah Pasar ini dan Pasar Talok yang ada di Gendeng Baciro, Gondokusuman, Yogyakarta.[3]

Referensi

  1. ^ "Berburu Barang Antik di Hari Pasaran Pancawara Jogja". liputan6.com. Diakses tanggal 22 Nov 2025.
  2. ^ "Berburu Barang Bekas di Pasar Pahing Sleman". republika.co.id. Diakses tanggal 22 Nov 2025.
  3. ^ "Seluruh Pedagang Pasar Tradisonal Se Kota Yogya Kenakan Pakaian Tradisional Tiap Kamis Pahing". warta.jogjakota.go.id. Diakses tanggal 22 Nov 2025.

Lihat pula

Pranala luar

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement