Panggul, Trenggalek

Panggul
Pantai Kuyon
Pantai Kuyon
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Timur
KabupatenTrenggalek
Pemerintahan
 • CamatDarmujiadi, S.Sos
Populasi
 (2024)
 • Total81.264 jiwa
Kode pos
66364
Kode Kemendagri35.03.01 Suntingan nilai di Wikidata
Kode BPS3503010 Suntingan nilai di Wikidata
Luas131,56 km²
Desa/kelurahan17
Peta
PetaKoordinat: 8°14′58.48415″S 111°27′16.84494″E / 8.2495789306°S 111.4546791500°E / -8.2495789306; 111.4546791500

Panggul adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Trenggalek. Panggul terletak di pantai selatan dan berbatasan dengan Kabupaten Pacitan di barat. Panggul terletak di jalan nasional Trenggalek - Pacitan dan merupakan salah satu pusat perekonomian terpenting di Trenggalek. Panggul adalah kecamatan dengan jumlah penduduk terbanyak di Trenggalek yaitu sekitar 81 ribu jiwa pada tahun 2024 serta memiliki desa terbanyak yaitu 17.[1] Pusat kecamatan ini terletak di sebuah lembah yang subur yang dikelilingi perbukitan dan hutan yang asri. Panggul memiliki taman kota, masjid besar, rumah sakit, pasar, dan berbagai pertokoan.

Kecamatan Panggul terletak di tepian Teluk Panggul yang merupakan salah satu teluk terbesar di Trenggalek. Teluk ini memiliki banyak pantai yang indah dan banyak dikunjungi wisatawan seperti Pantai Konang, Kuyon, dan Pelang. Pantai-pantai tersebut juga dekat dengan kampung nelayan sehingga juga menjadi sentra penjualan ikan segar dan ikan asap. Selain itu, juga terdapat Pantai Taman Kili-kili yang menjadi lokasi konservasi penyu.[2]

Dari segi sejarah, Panggul memiliki keunikan dari wilayah lain di Trenggalek. Panggul pernah menjadi bagian dari Kesultanan Yogyakarta ketika wilayah lainnya masuk Kasunanan Surakarta. Pada masa kolonial, kecamatan ini adalah pusat dari Kawedanan Panggul atau daerah pembantu bupati yang mencakup Kecamatan Panggul, Munjungan, dan Dongko. Ketika Kabupaten Trenggalek dibubarkan oleh Belanda, Kawedanan Panggul menjadi bagian dari Pacitan sedangkan daerah lain digabungkan ke Tulungagung.[3]

Geografi

Lokasi Panggul

Panggul adalah kecamatan yang terletak di pantai selatan dan berbatasan dengan Pacitan. Panggul berjarak sekitar 50 km dari pusat kota Trenggalek dan dilalui jalan nasional Trenggalek-Pacitan. Panggul berada di kawasan Pegunungan Kidul, yaitu perbukitan kapur yang memanjang di selatan Pulau Jawa. Perbukitan ini banyak ditanami komoditas seperti cengkeh, kelapa, dan berbagai buah-buahan. Pusat kecamatan ini berada di Desa Wonocoyo yang terletak di dataran rendah yang subur di tepian Teluk Panggul dan dikelilingi perbukitan tersebut. Teluk Panggul memiliki pantai-pantai yang indah seperti Pantai Konang, Kuyon, dan Pelang. Sungai utama yang melewati kecamatan ini adalah Sungai Gedangan.

Batas wilayah Kecamatan Panggul adalah sebagai berikut:[4]

Utara Kecamatan Pule dan Kabupaten Ponorogo (Kecamatan Ngrayun)
Timur Kecamatan Dongko dan Kecamatan Munjungan
Selatan Samudera Hindia
Barat Kabupaten Pacitan (Kecamatan Sudimoro)

Sejarah

Pada tahun 1755, Kesultanan Mataram terpecah menjadi dua akibat Perjanjian Giyanti menjadi Kasunanan Surakarta dan Kesultanan Yogyakarta. Wilayah Panggul (termasuk Munjungan) masuk wilayah kekuasaan Bupati Pacitan yang berada di bawah kekuasaan Kasultanan Yogyakarta. Sedangkan wilayah lainnya di Trenggalek masuk ke dalam wilayah kekuasaan Bupati Ponorogo yang berada di bawah kekuasaan Kasunanan Surakarta.[5]

Pada tahun 1830, Kabupaten Trenggalek terbentuk dengan bupati pertamanya yaitu Tumenggung Mangun Negoro atau Kanjeng Jimat. Pada masa kolonial Belanda, Trenggalek mencakup empat kawedanan atau daerah pembantu bupati yaitu Kawedanan Trenggalek, Karangan, Kampak, dan Panggul. Kawedanan Panggul mencakup Kecamatan Panggul, Munjungan, dan Dongko.[6] Namun, pemerintah kolonial kemudian membubarkan Trenggalek karena dianggap tidak menguntungkan. Wilayah Kawedanan Panggul kemudian diserahkan ke Pacitan sedangkan kawedanan lain di Trenggalek digabung ke Tulungagung. Keadaan ini bertahan hingga tahun 1950, ketika Pemerintah NKRI memutuskan untuk membentuk Kabupaten Trenggalek kembali sehingga Panggul keluar dari Pacitan.[3]

Daftar desa dan dusun

Kecamatan Panggul terdiri dari 17 desa sehingga menjadi kecamatan dengan desa terbanyak di Trenggalek. Desa-desa tersebut terbagi menjadi beberapa dusun atau dukuh, yakni sebagai berikut:[4]

No. Nama Desa Nama Dusun / Dukuh Ref
1 Banjar Mendung, Nambak, Pagersari, Pagerwatu, Sambeng, Toro [7]
2 Barang Barang, Kalinongko, Sembon, Tompe [4]
3 Besuki Bangunsari, Bungur, Kebonduren, Klumpit, Kowang, Sanggar [4]
4 Bodag Krajan, Doyo, Mbiring, Ngrau, Njoso, Papringan, Pasur [4]
5 Depok Depok, Krajan, Gersari, Mbandung, Mbelik, Mbendo, Pakuran, Pegat, Warakan, Wijil [4]
6 Gayam Krajan, Bakalan, Ceni, Grojogan, Jati, Tlagi [4]
7 Karangtengah Karangtengah, Krajan, Banaran, Kuyam, Manten, Nginjen, Padi [4]
8 Kertosono Krajan, Cepuk, Coreng, Gebang, Gemblong, Gondang, Grojo, Nanggungan, Norejo, Sempol, Tanggaran, Tenggong [4]
9 Manggis Krajan, Banteng, Clowok, Drame, Duren, Galang, Grogah, Jayan, Jonggring, Jurang Gandul, Kebon, Mendang, Ngimpil, Nogosari, Pagerwatu, Petung, Tumpak, Tunggar [4]
10 Nglebeng Krajan, Barean, Bulu, Gunung Malang, Joketro, Kentheng, Ngadisari, Nglumpang, Salam, Salam Garutan, Slorok, Sukorejo [8]
11 Ngrambingan Krajan, Duren, Jati, Kare, Kepuh, Ngajaran, Ngampel, Ngejring, Nggemah, Nglengkong, Sonokulon, Tanggung [4]
12 Ngrencak Krajan, Asem-asem, Bancaan, Bano, Kasihan, Kebak, Koyo, Manggahan, Ngepoh, Pager Gunung, Pucung, Sampang, Wonogondo [4]
13 Panggul Panggul, Bakalan, Kebonagung, Madatan, Purung [4]
14 Sawahan Krajan, Jatenan, Jati, Jingkrung, Kandangan, Pager, Salam, Sambiroto, Semilir [4]
15 Tangkil Krajan, Belangan, Galih, Selur, Wates [4]
16 Terbis Krajan, Banaran, Dayu Dulur, Karang [4]
17 Wonocoyo Wonocoyo Utara, Wonocoyo Selatan, Balong, Bango, Bendogolor, Dawuhan, Gedangan, Geyong, Gunung Cilik, Guron, Karang, Kepuh, Pucangombo, Tretes, Tumpak Wareng, Wates [9]

Tempat terkenal

Pantai Pelang
Konservasi penyu di Pantai Taman Kili Kili

Wisata bahari

  • Pantai Konang
  • Pantai Kuyon - pantai berpasir putih di dekat sawah hijau dan dikelilingi tebing
  • Pantai Pelang - terdapat air terjun yang indah
  • Pantai Joketro
  • Pantai Taman Kili-kili dan konservasi penyu

Fasilitas kesehatan

  • RSUD Panggul
  • Puskesmas Panggul
  • Puskesmas Bodag

Lainnya

  • Pasar Wage Panggul
  • Pasar Prapatan Tangkil
  • Taman Balaikota Panggul
  • Masjid Besar Al-Hilal
  • Kawasan Panggul Little Jogja atau Tugu 169 Yogyakarta - nama tugu tersebut berasal dari Panggul yang berjarak sekitar 169 km dari Yogyakarta. Panggul dulunya merupakan kekuasaan Kesultanan Yogyakarta.[10]
  • Rumah singgah Jenderal Soedirman di Bodag

Pendidikan

Sekolah Menengah Atas (SMA)

Sekolah Menengah Pertama (SMP)

  • SMP Negeri 1 Panggul
  • SMP Negeri 2 Panggul
  • SMP Negeri 3 Panggul
  • SMP Negeri 4 Panggul
  • MTs Negeri 5 Trenggalek
  • SMP Islam Panggul
  • SMP PGRI 1 Panggul
  • SMP PGRI 2 Panggul

Transportasi

  • Jalur darat dapat menempuh jalan nasional dari arah Kota Trenggalek melewati Karangan, Dongko menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum. Beberapa kendaraan umum yang melewati jalur ini antara lain , Bus DAMRI, Aneka Jaya, dan Cahaya Mulya yang berangkat dari Terminal Kota Trenggalek trayek Trenggalek - Lorok (Ngadirojo, Pacitan) serta MPU (Mobil Penumpang Umum) yang banyak tersedia (Trenggalek - Panggul). Ada pula jasa Travel dari Surabaya dan Malang.
  • Jalur Utama 2 dari Kota Pacitan, dapat melalui Jalan Lintas Selatan Jawa atau menggunakan kendaraan umum mini bus dari Terminal Pacitan menuju Terminal Lorok kemudian dari Terminal Lorok dapat memanfaatkan minibus menuju Kota Trenggalek.
  • Jalur alternatif (Munjungan) - Jalur Lintas Selatan 2 menggunakan kendaraan pribadi dari Tulungagung dapat melalui Prigi - Munjungan - Panggul atau melalui Gandusari - Kampak - Munjungan - Panggul.
  • Jalur alternatif (Pule) dari Kota Trenggalek melalui Karangan - Pule - Panggul atau dari Kota Ponorogo melalui Jetis - Ngrayun - Panggul.
  • Selain itu di Kecamatan Panggul juga tersedia angkutan desa yang beroperasi dari Terminal Panggul ke desa-desa seluruh Kecamatan Panggul.
  • Stasiun Kereta Api terdekat terletak di Kota Tulungagung, selanjutnya dari Tulungagung dapat menggunakan transportasi pribadi / umum.

Referensi

  1. ^ "Visualisasi Data Kependudukan - Kementerian Dalam Negeri 2024" (visual). www.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 21 Maret 2025.
  2. ^ "Destinasi Wisata yang Wajib Dikunjungi di Kecamatan Panggul, Banjir Pengunjung Lokal dan Mancanegara". kec-panggul.trenggalekkab.go.id. Pemerintah Kabupaten Trenggalek. 2023-05-31.
  3. ^ a b "Sejarah Trenggalek". trenggalekkab.go.id. Pemerintah Kabupaten Trenggalek. 2014-09-17.
  4. ^ a b c d e f g h i j k l m n o p Kecamatan Panggul Dalam Angka 2024. BPS Kabupaten Trenggalek. 2024-09-26.
  5. ^ "Sri Sultan Hadiri Muhibah Budaya Trenggalek, Perkuat Persahabatan Trah Mataram". www.kratonjogja.id. Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat. 2022-09-06.
  6. ^ [Administratieve indeling van Java en Madoera] - sheet 3 (Oost Java). Leiden University Libraries Digital Collections. 1936.
  7. ^ Dinda Yulviantri, dkk. (2022). 40 HARI MENGABDI UNTUK MASYARAKAT DESA BANJAR. Tulungagung: Ausy Media.
  8. ^ "Kondisi Umum Desa". nglebeng-panggul.trenggalekkab.go.id. Pemerintah Kabupaten Trenggalek. 2017-02-01.
  9. ^ DOKUMEN INDIKATOR PROGRAM DESA TANGGUH BENCANA DESA WONOCOYO KECAMATAN PANGGUL KABUPATEN TRENGGALEK. BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH PROVINSI JAWA TIMUR. 2022.
  10. ^ Harendhika Lukiswara (2022). "Studi kelayakan pengembangan Panggul Little Jogja : perspektif spasial, ekonomi dan sosial budaya historis" (PDF). REGIONAL DEVELOPMENT JOURNAL. Litbang Bappeda Kabupaten Trenggalek.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement