Padang Tualang, Langkat

Padang Tualang
Negara Indonesia
ProvinsiSumatera Utara
KabupatenLangkat
Pemerintahan
 • CamatMuhamad Izwanda[1]
Populasi
 • Total57.347 jiwa
 • Kepadatan260/km2 (700/sq mi)
Kode pos
20850
Kode Kemendagri12.05.12 Suntingan nilai di Wikidata
Kode BPS1213110 Suntingan nilai di Wikidata
Luas220,60 km²
Kepadatan260
Desa/kelurahan11 desa
1 kelurahan
Peta
PetaKoordinat: 3°50′5.87897″N 98°19′58.33704″E / 3.8349663806°N 98.3328714000°E / 3.8349663806; 98.3328714000


Padang Tualang adalah salah satu kecamatan yang berada di wilayah Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Pusat pemerintahan kecamatan ini terletak di Kelurahan Tanjung Selamat.

Demografi

Berdasarkan hasil Sensus Penduduk Indonesia 2000, penduduk Padang Tualang termasuk heterogen dengan mayoritas bersuku bangsa Jawa. Adapun besaran penduduk kecamatan ini menurut suku bangsa ialah suku Jawa sebanyak 74,30%, kemudian Melayu sebanyak 11,49%. Orang Batak sebanyak 10,39% dengan rincian Batak Toba, Simalungun, Pakpak sebanyak 4,92%, kemudian Mandailing serta Angkola sebanyak 3,50%, dan Karo sebanyak 1,97%.[3] Selanjutnya orang Aceh sebanyak 0,58%, Minang sebanyak 0,44%, dan selebihnya adalah orang Nias 0,05%, Tionghoa sebanyak 0,07%, dan suku lainnya sebanyak 2,68%.[3]

Sedangkan agama yang dianut penduduk Padang Tualang, berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri tahun 2024 mencatat bahwa mayoritas warga memeluk agama Islam yakni 95,91%. Selebihnya menganut agama Kristen sebanyak 4,02%, di mana Protestan sebanyak 3,89% dan Katolik 0,13%. Sebagian kecil lainnya menganut agama Buddha yakni 0,07%.[2]

Referensi

  1. ^ "Camat dan Sekretaris Camat di Langkat". www.langkatkab.go.id. Diakses tanggal 10 November 2024.
  2. ^ a b "Visualisasi Data Kependudukan - Kementerian Dalam Negeri 2024" (Visual). www.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 10 November 2024.
  3. ^ a b "Komposisi Penduduk Menurut Suku" (pdf). Pemerintah Kabupaten Langkat. (2016). hlm. II-17. Diakses tanggal 10 November 2024.



Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement