Oplopanax horridus
| Oplopanax horridus | |
|---|---|
| Tanaman ini di Juneau, Alaska | |
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Plantae |
| Klad: | Tracheophyta |
| Klad: | Angiospermae |
| Klad: | Eudikotil |
| Klad: | Asteridae |
| Ordo: | Apiales |
| Famili: | Araliaceae |
| Genus: | Oplopanax |
| Spesies: | O. horridus
|
| Nama binomial | |
| Oplopanax horridus | |
| Sinonim | |
|
Echinopanax horridum[1] | |
Oplopanax horridus, atau juga dikenal dengan nama Araliaceae: Echinopanax horridus atau Fatsia horrida adalah semak besar yang tumbuh di lantai hutan dan berasal dari hutan hujan di kawasan Pasifik Barat Laut, serta muncul secara terpisah di beberapa pulau di Danau Superior. Tanaman ini mudah dikenali dari daunnya yang lebar serta batang kayunya yang tegak dan dipenuhi duri tajam yang dapat menyebabkan rasa tidak nyaman. Tanaman ini kerap disebut ginseng alaska atau nama sejenis, meskipun sebenarnya bukan bagian dari kelompok ginseng. Dalam bahasa Tlingit, tanaman ini disebut S'áxt'.[2]
Berbagai hewan, termasuk beruang, memakan buah tanaman ini, tetapi buahnya tidak dapat dikonsumsi oleh manusia. Kontak dengan duri tanaman dapat menimbulkan iritasi pada kulit.[3]
Deskripsi
Tanaman ini biasanya mencapai tinggi sekitar 1 hingga 1,5 meter. Namun, beberapa rumpun yang tumbuh di selokan hutan hujan atau area lembap yang tidak terganggu dapat berkembang hingga mencapai 3 sampai 5 meter atau lebih. Duri tersebar di sepanjang bagian atas dan bawah tulang daun serta pada batangnya. Daunnya tumbuh spiral di sepanjang batang, berupa daun tunggal berlekuk menyerupai telapak tangan dengan 5 sampai 13 lobus, berukuran sekitar 20 hingga 40 sentimeter. Bunganya muncul dalam kelompok bunga payung yang rapat dengan diameter 10 hingga 20 sentimeter. Setiap bunga berukuran kecil dan memiliki lima kelopak berwarna putih kehijauan. Buahnya berupa buah berbiji berwarna merah dengan diameter sekitar 4 hingga 7 milimeter.[2]
Tanaman ini dipenuhi duri kuning yang rapuh dan mudah patah ketika disentuh atau terganggu, sehingga keseluruhan tumbuhannya sering digambarkan memiliki tampilan yang sangat “purba”. Pertumbuhannya lambat dan membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk mencapai tahap kematangan yang mampu menghasilkan biji. Karena tidak bereproduksi dengan cepat, spesies ini sangat rentan terhadap gangguan manusia. Oplopanax horridus berkembang biak dengan membentuk koloni klonal melalui rimpangnya. Beberapa individu yang tampak seperti tanaman terpisah sebenarnya bisa saja berasal dari satu tanaman induk, dengan klon yang kemudian memisahkan diri setelah membentuk akar baru.[4]
Persebaran
Spesies ini umumnya ditemukan di lingkungan hutan yang lembap dan rimbun, dengan populasi terbesar berada di hutan konifer tua di wilayah Pasifik Barat Laut. Penyebarannya membentang dari Alaska selatan-tengah hingga ke Oregon, serta meluas ke timur hingga Alberta bagian barat dan Montana. Selain itu, terdapat pula populasi asli yang terisolasi lebih dari 1.500 kilometer jauhnya di sekitar Danau Superior, tepatnya di Isle Royale dan Pulau Passage di Michigan, serta di Pulau Porphyry dan Pulau Slate di Ontario.[5][6]
Referensi
- ^ Hulten, Eric (1968). Flora of Alaska and Neighboring Territories. Stanford University Press. ISBN 978-0-8047-0643-8.
- ^ a b Pojar, Jim; Andy MacKinnon (1994). Plants of Coastal British Columbia. BC Ministry of Forests and Lone Pine Publishing. hlm. 82. ISBN 978-1-55105-042-3.
- ^ Turner, Mark; Kuhlmann, Ellen (2014). Trees & Shrubs of the Pacific Northwest (Edisi 1st). Portland, OR: Timber Press. hlm. 112. ISBN 978-1-60469-263-1.
- ^ Trevor C. Lantz; Joseph A. Antos (2002). "Clonal expansion in the deciduous understory shrub, devil's club". Can. J. Bot. 80 (10): 1052–1062. doi:10.1139/b02-095. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-07-07.
- ^ "Devil's Club". Diakses tanggal 2025-11-21.
- ^ "Oplopanax horridus". U.S. Forest Service. Diakses tanggal 2025-11-21.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


