Obligasi hijau
Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. (November 2025) |
Obligasi hijau merupakan salah satu alat atau instrumen yang saat ini banyak digunakan investor dan pembiayaan telah diatur oleh OJK atau POJk nomor 60/pojk/207.Pemerintah Indonesia pada bulan Maret 2018 menerbitkan green bond senilai 1,25 miliar USD (sekitar 18,3 triliun rupiah) untuk membiayai proyek-proyek ramah lingkungan. Obligasi hijau ini bertujuan mendukung pembangunan berkelanjutan dan proyek-proyek yang berdampak positif terhadap lingkungan, seperti energi terbarukan, pengelolaan limbah, dan konservasi sumber daya alam.[1][2]
Keuntungan obligasi hijau
Obligasi hijau menawarkan berbagai keuntungan yang membuatnya semakin populer sebagai instrumen investasi. Sebelum Anda memutuskan untuk berinvestasi, penting untuk mengetahui beberapa manfaat utama dari obligasi hijau ini. Berikut adalah beberapa keuntungan yang bisa Anda dapatkan dari obligasi hijau :
1.Berkontribusi untuk lingkungan hidup
Investasi pada obligasi hijau berarti Anda tidak hanya berpeluang mendapatkan keuntungan finansial, tetapi juga secara langsung berkontribusi menjaga kelestarian lingkungan, karena dana yang Anda tanamkan digunakan untuk mendukung berbagai proyek ramah lingkungan yang bertujuan melindungi dan merawat bumi untuk masa depan yang lebih baik
Refrensi
- ^ "Apa itu Green Bond? Pengertian, Penerbitan, dan Manfaatnya". www.ocbc.id. Diakses tanggal 2025-10-18.
- ^ "Pengertian Obligasi Hijau, Keuntungan, dan Tips Suksesnya".
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


