Nyoman Masriadi

I Nyoman Masriadi
Nyoman Masriadi pada 2022
Lahir28 Oktober 1973 (umur 52)
Gianyar, Provinsi Bali
KebangsaanIndonesia
PendidikanInstitut Seni Indonesia Yogyakarta(1993)
PekerjaanPelukis
Tahun aktif1990–sekarang
Karya terkenalThe Man from Bantul (The Final Round) - 2008

I Nyoman Masriadi, atau Nyoman Masriadi (lahir 28 Oktober 1973) adalah seorang pelukis beraliran modern dan kontemporer yang cukup dikenal di dunia internasional. Ia dikenal dengan julukan sebagai "seniman satu juta dolar" karena hasil karya-karyanya yang mampu terjual dengan nominal cukup tinggi hingga jutaan dolar. [1]

Pendidikan

Setelah lulus SMA, Nyoman Masriadi menempuh pendidikan di Institut Seni Indonesia Yogyakarta pada tahun 1993 meskipun belum sempat ia tamatkan. Namun bermula dari pendidikan yang ia tempuh di ISI Yogyakarta menjadi awal mula perjalanan seni lukisnya berkembang.[2]

Karier dan Karya

Pameran profesional Nyoman Masriadi dimulai pada tahun 1998 saat usianya 24 tahun [3], ia memutuskan pulang ke Bali untuk mulai menjual karya lukisannya kepada turis asing dan beberapa galeri seni di Ubud. Namun hanya berselang satu tahun akhirnya ia kembali ke Yogyakarta karena menganggap kala itu seni kontemporer lebih dapat berkembang.

Pada tahun 2008, Nyoman Masriadi mendapat julukan "seniman satu juta dolar" karena karya lukisannya berjudul The Man from Bantul (The Final Round) berhasil terjual di balai lelang Sotheby's Hongkong dengan nilai 7,82 juta dolar Hongkong.[1] Hal tersebut diikuti juga dengan karya-karya lukisannya yang lain diapresiasi dan berhasil terjual dengan harga ratusan hingga jutaan dolar, diantaranya:

  • Bima Mencukur Bapak Arjuna (436.600 dolar amerika),
  • Book Lover (588.000 dolar Amerika),
  • Sudah Biasa Ditelanjangi (538.000 dolar Amerika),[4]
  • Shangri-La (4,5 milyar rupiah).[5]

Sesuatu yang menarik dalam karier seni Nyoman Masriadi adalah cerita yang terisi penuh akan kekayaan pengalaman yang menggabungkan pemikiran yang jenius dan kreatif, kepekaan terhadap budaya, dan sikap - sikap penolakan terhadap penyesuaian diri. Lukisan-lukisan Nyoman Masriadi sering menggambarkan tokoh-tokoh manusia super yang penuh dengan narasinya, meskipun berakar pada sejarah budaya Indonesia, karyanya menawarkan komentar sosial yang cerdas dan sering menggigit tentang kehidupan kontemporer dan budaya populer secara global.[1]

Seperti Ashley Bickerton[6][7] menjelaskan; Kosakata visual Nyoman Masriadi terus menyegarkan dan relevan. Nicholas Olney, direktur Paul Kasmin Gallery di New York, mengenang kembali kesan awal dari pameran ini: "Humor dan kecerdasan menggigit datang dengan segera", katanya. "Orang ini berbicara di tingkat global".[8]

Referensi

  1. ^ a b c Astuti, Tia Agnes. "5 Fakta Nyoman Masriadi, Seniman dengan Julukan Satu Juta Dolar". detikhot. Diakses tanggal 2026-01-31.
  2. ^ Mustafa, Ardita. "Masriadi, Seniman Satu Juta Dolar yang Apa Adanya". hiburan. Diakses tanggal 2026-01-31.
  3. ^ Media, Harian Jogja Digital. "SENIMAN MILIADER : I Nyoman Masriadi Penggerak Lukisan Kontemporer di Asean (Bagian 1)". Harianjogja.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-01-31.
  4. ^ Mediatama, Grahanusa (2009-10-14). "Karya Masriadi Primadona di Singapura". kontan.co.id. Diakses tanggal 2026-01-31.
  5. ^ Astuti, Tia Agnes. "Lukisan I Nyoman Masriadi Laku Rp 4,5 Miliar di ART|JOG|8". detikhot. Diakses tanggal 2026-01-31.
  6. ^ Tate. "Ashley Bickerton born 1959 | Tate". Tate (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2018-08-14.
  7. ^ https://www.lehmannmaupin.com/artists/ashley-bickerton
  8. ^ 1938-, Sabapathy, T. K.,; 1941-, Mohamad, Gunawan, (2010). Nyoman Masriadi : reconfiguring the body. Singapore: Gajah Gallery. ISBN 9789810874162. OCLC 712495765. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Tanda baca tambahan (link)

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement