Nuri-raja kembang

Nuri-raja kembang
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Aves
Ordo: Psittaciformes
Famili: Psittaculidae
Genus: Aprosmictus
Spesies:
A. jonquillaceus
Nama binomial
Aprosmictus jonquillaceus
(Vieillot, 1818)

Nuri-raja kembang (Aprosmictus jonquillaceus) adalah spesies burung paruh bengkok endemik Indonesia yang tersebar terbatas di wilayah Nusa Tenggara, khususnya di pulau Timor, Pulau Wetar, dan Pulau Rote. Burung yang termasuk dalam famili Psittaculidae(atau familiar di Indonesia dengan sebutan Nuri) ini dicirikan oleh bulu dominan hijau dengan bercak sayap berwarna merah (jantan) atau kuning (betina) serta paruh jingga yang khas. Akibat wilayah persebarannya yang sempit dan ancaman perburuan liar, spesies ini saat ini menyandang status Spesies Mendekati Terancam (''Near Threatened'') menurut daftar merah Uni Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN). Secara taksonomi, burung ini terbagi ke dalam dua subspesies, yaitu Aprosmictus jonquillaceus jonquillaceus dan Aprosmictus jonquillaceus wetterensis.[2]

Morfologi

Burung ini merupakan jenis nuri berukuran besar dengan ekor yang panjang dan bulu yang dominan berwarna hijau. Ciri khas utamanya adalah paruh berwarna jingga dan adanya bercak warna pada sayapnya. Bercak sayap tersebut berwarna merah pada jantan dan kuning pada betina, yang dapat terlihat jelas baik saat burung sedang hinggap maupun saat terbang. Burung muda memiliki tampilan fisik yang serupa dengan betina, namun tidak memiliki bercak warna pada bagian sayapnya.[3]

Habitat dan persebaran

Nuri-raja kembang memiliki wilayah persebaran yang terbatas (restricted range). Spesies ini dapat ditemukan di pulau Rote, Timor, dan Wetar, Indonesia.[3] Habitat alaminya meliputi kawasan hutan, lahan pepohonan, serta sabana akasia. Burung ini biasanya terlihat secara tunggal atau dalam kelompok kecil yang terdiri dari 3 hingga 5 ekor. Karena wilayah persebarannya yang sempit dan adanya ancaman dari aktivitas manusia, IUCN menetapkan status spesies ini sebagai Mendekati Terancam (Near Threatened).[2][4]

Perilaku dan suara

Burung ini memiliki karakteristik suara yang cukup variatif. Mereka sering mengeluarkan pekikan yang terdengar tajam dan nyaring. Selain pekikan tersebut, spesies ini juga kerap mengeluarkan suara serak yang berat seperti "kraak-kraaak"[3], serta bunyi gemerincing yang bernada lebih tinggi.

Kebiasaan makan

Meskipun pengamatan langsung di habitat aslinya masih terbatas, pola makan burung ini diyakini memiliki kemiripan dengan kerabat dekatnya, yaitu betet-kerajaan Australia. Makanan utamanya terdiri dari aneka biji-bijian, buah-buahan, bunga, serta serangga kecil.[5]

Nuri-raja kembang merupakan burung granivora dan herbivora yang mengonsumsi aneka campuran biji-bijian kecil seperti kenari, oat, kesumba, dan milet, serta kacang-kacangan kaya protein seperti kacang hijau dan lentil. Selain itu, nutrisi hariannya dilengkapi dengan asupan sayuran hijau segar (selada, wortel, zukini), beragam buah-buahan seperti apel dan jeruk, serta biji akasia dan benalu yang menjadi sumber pakan alami di habitat aslinya.[5]

Reproduksi dan siklus hidup

Hingga saat ini, informasi mendalam mengenai proses pembiakan nuri-raja kembang di alam liar masih sangat minim karena lokasi habitatnya yang terisolasi serta statusnya yang terancam.[5] Secara umum, mereka diperkirakan mengikuti siklus reproduksi tahunan yang berlangsung antara musim semi hingga awal musim panas.

Referensi

  1. ^ BirdLife International (2016). "Aprosmictus jonquillaceus". 2016 e.T22685063A93057213. doi:10.2305/IUCN.UK.2016-3.RLTS.T22685063A93057213.en. ;
  2. ^ a b Oiseaux.net. "Perruche jonquille - Aprosmictus jonquillaceus - Jonquil Parrot". www.oiseaux.net (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-02-28.
  3. ^ a b c "Olive-shouldered Parrot - eBird". ebird.org (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-02-28.
  4. ^ BirdLife International. "Aprosmictus jonquillaceus". The IUCN Red List of Threatened Species 2016: e.T22685063A93057213. Diakses tanggal 19 Februari 2026.
  5. ^ a b c "Olive-shouldered Parrot | World Parrot Trust". parrots.org. Diakses tanggal 2026-02-28.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement