Nongtaegi
Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. (Januari 2026) |
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Januari 2026) |
Nongtaegi adalah alkohol buatan rumahan yang sebenarnya ilegal namun sangat popular di kalangan warga negara Korea Utara. Kandungan alkoholnya berkisar antara 20 sampai 25 persen, tetapi ada juga yang mencapai 28 sampai 30 persen. Alkohol ini dianggap sebanding dengan soju di Korea Selatan, hanya saja bahan dan cara pembuatannya berbeda.[1]
Nongtaegi terbuat dari bahan jagung, buah, dan/atau gingseng. Bahan ini dimasukkan ke dalam botol atau toples, lalu disimpan di bawah tumpukan kain agar cukup hangat untuk berfermentasi dengan sendirinya. Efek mabuknya cukup kuat sehingga secara umum dianggap minuman ilegal, tetapi upaya untuk memberantasnya selalu menemui kegagalan.[2]
Meskipun nongtaegi sebenarnya sudah dikenal luas oleh Rakyat Korea Utara, tetapi produksinya secara besar-besaran dimulai saat terjadinya kelaparan besar di Korea Utara pada kurun waktu 1994 hingga 1998. Karena bagaimanapun harus mendapat penghasilan, maka penduduk Kangdok mulai mengupayakan produksi nongtaegi dalam skala massal. Pembuatan alkohol secara ilegal ini sebenarnya merupakan pelanggaran agak serius, dan bisa dikenai hukuman kerja paksa di pertanian selama 10 hari, tetapi kenyataannya produksinya terus meluas dan akhirnya dianggap bagian dari budaya bersenang-senang di Korea Utara.[3]
Referensi
- ^ Alcohol and Drinking in North Korea dari situs factsanddetails.com
- ^ Homebrew and house parties: how North Koreans have fun. dari situs theguardian.com
- ^ North Korea punishes ‘anti-socialist’ behavior with forced farm labor. dari situs Radio Free Asia
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


