Museum Simalungun

Museum Simalungun
Rumah Pusaka Simalungun pada sekitar tahun 1930 hingga 1940.
PetaKoordinat: 2°57′15.437″N 99°3′39.899″E / 2.95428806°N 99.06108306°E / 2.95428806; 99.06108306
Nama sebelumnyaRumah Pusaka Simalungun
DidirikanApril 30, 1940; 85 tahun lalu (1940-04-30)
LokasiProklamasi, Siantar Barat, Pematangsiantar, Sumatera Utara
Koleksi975 buah (per 2019)
KepalaDrs. Djamen Purba
PemilikYayasan Museum Simalungun

Museum Simalungun adalah sebuah museum daerah yang berada di Jalan Sudirman Nomor 20, Kelurahan Proklamasi, Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, Provinsi Sumatera Utara.[1][2]

Museum ini mulai dibangun pada bulan April tahun 1939 dan selesai dibangun pada bulan Desember pada tahun yang sama. Pembangunan museum bertujuan untuk melestarikan budaya Batak Simalungun seperti benda-benda cagar budaya yang bernilai sejarah. Museum Simalungun dan koleksinya dianggap sebagai upaya pelestarian peninggalan sejarah dari Harajaon Marpitu yang menjadi bagian dari sejarah Simalungun. Museum Simalungun dikelola oleh Yayasan Museum Simalungun yang didirikan pada tanggal 27 September 1954 sesuai dengan akta notaris nomor 13 tahun 1954.[3]

Sejarah

Rumah Bolon di Museum Simalungun

Awalnya, museum Simalungun disebut sebagai Rumah Pusaka Simalungun.[4] Museum ini merupakan hasil dari rapat Harungguan yang dihadiri oleh tokoh-tokoh penting di Kabupaten Simalungun seperti Raja-Raja Simalungun, kepala distrik, Tungkat, tokoh masyarakat hingga tokoh pemerintahan setempat. Rapat diadakan pada tanggal 14 Januari 1937. Saat pembangunan selesai dikerjakan, museum diresmikan dengan upacara adat Simalungun pada tanggal 3 April 1940.[1]

Koleksi

Kantor Museum Simalungun Di Pematang Siantar, Sumatra Utara

Museum Simalungun menyimpan koleksi benda-benda etnografi dan arkeologi yang sangat erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari masyarakat Simalungun. Museum ini menyimpan benda bersejarah yang jumlahnya mencapai 866 buah.[3] Salah satu benda arkeologi yaitu berupa patung batu Silapalapa dari zaman megalitik yang berasal dari daerah Partuanon Hutabayu Marubun. Selain itu, beberapa koleksi juga dapat ditemui di museum ini seperti koleksi Pustaha Laklak, peralatan dapur, peralatan makan, peralatan tenun, perhiasan emas dan perak, koin dan uang. Museum ini juga menyimpan berbagai koleksi benda-benda budaya dan adat-istiadat serta kesenian sekalugus pusat kegiatan seniman-seniman Simalungun.[butuh rujukan]

Lihat pula

Referensi

  1. ^ a b "Museum Simalungun". asosiasimuseumindonesia.org. Diakses tanggal 2025-05-21.
  2. ^ "DAFTAR MUSEUM KEBUDAYAAN PER KEC. Siantar Barat". Pusdatin Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Diakses tanggal 31 Mei 2025. ;
  3. ^ a b Sekretariat Direktorat Jenderal Kebudayaan (2012). Album Budaya: Direktori Museum Indonesia (PDF). Jakarta: Sekretariat Direktorat Jenderal Kebudayaan. hlm. 435. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ^ Rusmiyati, dkk. (2018). Katalog Museum Indonesia Jilid I (PDF). Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman. hlm. 52. ISBN 978-979-8250-66-8. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Pranala luar

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement