Museum SAKA


Museum SAKA
DidirikanTahun 2024
LokasiJl. Karang Mas Sejahtera, Jimbaran, Kec. Kuta Sel., Kabupaten Badung, Bali 80361
Koordinat-8.789408244612734, 115.143666051594
Koleksi pentingOgoh-Ogoh
KuratorMarlowe Bandem, Profesor I Made Bandem, Bruce Carpenter, James Bennett, dan Farah Wardani
Situs webhttps://www.sakamuseum.org/

Museum SAKA adalah museum umum yang berada di komplek AYANA Resort Bali, Jalan Karang Mas Sejahtera, Jimbaran, Bali.

Museum SAKA menyajikan perjalanan ke warisan budaya Bali yang masih hidup, melalui dokumen, artefak bersejarah, dan benda seni yang berusia berabad-abad. Inti dari narasi museum ini adalah Nyepi, Hari Raya Nyepi Bali yang terjadi di Kasanga, bulan kesembilan dalam kalender. Pada hari suci ini, seluruh pulau benar-benar hening: tidak ada perjalanan, tidak ada hiburan, tidak ada lampu. Ini adalah pengingat yang kuat tentang pentingnya kedamaian dan keharmonisan batin.

Museum ini dinobatkan sebagai salah satu World's Most Beautiful Museums 2025 versi Prix Versailles, lembaga asal Prancis yang menilai desain arsitektur, keberlanjutan, dan nilai budaya.[1]

Sejarah

Museum SAKA didirikan dan diresmikan pada tahun 2024. Nama SAKA didasari dari Kalender Saka Bali atau Kalender Bali, yaitu sistem penanggalan yang digunakan oleh orang Hindu Bali di pulau Bali dan Lombok.

Koleksi

Koleksi Museum SAKA, diantaranya:

  1. Ogoh-ogoh, yaitu patung raksasa yang menjadi bagian dari ritual Nyepi.
  2. Cetra Masa, yaitu relief yang menggambarkan makna Nyepi sebagai saat kesunyian bukanlah kekosongan, melainkan keadaan jernih yang mengundang kontemplasi.

Referensi

  1. ^ Kuswaraharja, Dadan. "SAKA Museum Bali Masuk Daftar Museum Terindah Dunia 2025". detikbali. Diakses tanggal 2025-05-26.

Pranala luar

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement