Museum RAA Adiwidjaja
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Mei 2025) |
museum | |
|---|---|
| Tempat | |
Koordinat: 7°12′5.42995″S 107°53′8.32488″E / 7.2015083194°S 107.8856458000°E | |
| Negara berdaulat | Indonesia |
| Provinsi di Indonesia | Jawa Barat |
| Kabupaten | Garut |
| Kecamatan | Tarogong Kidul |
| Kelurahan | Sukagalih |
| Negara | Indonesia |
Museum R.A.A. Adiwidjaja adalah museum yang terletak di Jl. Patriot No 3 Sukagalih Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Museum R.A.A. Adiwidjaja merupakan salah satu museum pendidikan, kebudayaan, dan museum pariwisata, yang banyak menyimpan berbagai benda-benda sejarah, seperti foto-foto Garut pada tempo dulu, Patung R.A.A. Adiwidjaja, Reflika keris Sunan Cipancar, reflika Trisula, reflika Kujang, miniatur babancong, miniatur rel kereta api, miniatur bangunan kampung adat pulo, naskah-naskah kitab kuno.[1]
Sejarah
Museum R.A.A. Adiwidjaja ini didirikan pada tahun 2009 dengan lokasi ruangan yang berada di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Garut, yaitu di Jalan Ciledug Garut. Nama museum R.A.A. Adiwidjaja ini diambil berdasarkan nama Bupati Garut pertama yaitu Raden Adipati Aria Adiwidjaja yang menjabat pada tahun 1813-1831. Nama beliau dijadikan nama museum karena memiliki sejarah yang sangat penting. Selain sebagai bupati pertama, beliau memiliki jasa sebagai salah satu tokoh yang mendirikan Kabupaten Garut. Nama kabupaten Garut sebelumnya adalah Balubur Limbangan.
Sejak berdiri hingga saat ini Museum R.A.A. Adiwidjaja kerap kali berpindah. Setelah awal didirikan di Jalan Pembangunan No. 2 Kabupaten Garut, pada awal tahun 2023 Museum pindah ke Gedung Bale Paminton Inten Dewata yang berada di Jalan Ahmad Yani hingga kemudian pindah lagi ke Jalan Patriot No. 12, Garut.[2]
Koleksi
Museum R.A.A. Adiwijaya memiliki beberapa koleksi, antara lain:[1]
- Babancong, adalah bangunan yang memiliki fungsi sebagai tempat pemimpin/bupati untuk berpidato maupun mengumumkan sesuatu kepada rakyat. Bupati berdiri diatas babancong dan rakyat mendengarkan halaman sekitar babancong, dan babancong ini terletak di alun-alun Garut. Sampai saat ini bangunan Babancong sendiri sudah beberapa kali diperbaiki tetapi tidak mengubah bentuk dari keasliannya dan Babancong saat ini menjadi salah satu ciri dan bukti sejarah Kabupaten Garut.
- Miniatur rumah adat. Seperti rumah adat kampung pulo, rumah adat julang ngampak, dan lainnya. Sampai saat ini beberapa rumah adat pada aslinya masih terjaga dan utuh, salah satunya rumah adat yang berada di lokasi Cangkuang Leles yaitu rumah adat kampung pulo. Dan disisi lain terdapat juga rumah adat yang sudah tidak ada keberadaannya seperti rumah adat papandak yang terletak di Kecamatan Wanaraja.
- Senjata tradisional Jawa Barat , seperti Kujang, terdapat Replika senjata-senjata lainnya yang dimiliki Jawa Barat khususnya di kabupaten Garut seperti encis yang berasal dari situs kabuyutan Ciburuy, trisula, mata tumbak dan genta.
- Reflika Patung R.A.A Adiwidjaja.
- Rel Kereta Api Pada Zaman kolonial Belanda.
- Foto-Foto Album Garut dari zaman dulu-sekarang.
Referensi
- ^ a b author (2021). "PEMANFAATAN MUSEUM R.A.A ADIWIDJAJA SEBAGAI SUMBER BELAJAR SEJARAH (Studi Kasus di Madrasah Aliyah Persis Tarogong)". PEMANFAATAN MUSEUM R.A.A ADIWIDJAJA SEBAGAI SUMBER BELAJAR SEJARAH (Studi Kasus di Madrasah Aliyah Persis Tarogong).
- ^ Infogarut (2023-07-20). "Museum RAA Adiwidjaya Riwayatmu Kini". infogarut.id. Diakses tanggal 2025-05-26.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.



