Museum Negeri Provinsi Banten

Infotaula de geografia políticaMuseum Negeri Provinsi Banten
museum Suntingan nilai di Wikidata

Tempat
PetaKoordinat: 6°6′56.53728″S 106°9′1.29560″E / 6.1157048000°S 106.1503598889°E / -6.1157048000; 106.1503598889 
Negara berdaulatIndonesia
Provinsi di IndonesiaBanten Suntingan nilai di Wikidata
NegaraIndonesia Suntingan nilai di Wikidata
Informasi tambahan
Zona waktu


Gedung Lama Museum Negeri Banten

Museum Negeri Provinsi Banten adalah museum yang terletak di kompleks Masjid Agung Banten, terletak percis di depan Keraton Surosowan, Kecamatan Kasemen Kota Serang.[1] Museum Negeri Banten baru saja pindah sejak September 2023 ke Banten Islamic Center di kawasan Banten Lama. Sebelumnya Museum Negeri berada di Gedung Negara eks Pendopo Gubernur Alun-alun Barat Kota Serang yang didirikan pada 26 Januari 1821.[2] Museum ini diresmikan pada 29 Oktober 2015 oleh Gubernur Banten, Rano Karno. Pengelolaan Museum Negeri Provinsi Banten saat ini diberikan kepada Unit Pelayanan Teknis Daerah Taman Budaya dan Museum Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten.[2]

Sejarah

Museum Negeri Provinsi Banten menempati Pendopo Gubernur Banten yang sebelumnya digunakan sebagai kantor Gubernur Banten. Sebelumnya, bangunan ini digunakan sebagai Karesidenan Banten. Terbentuknya Provinsi Banten pada 4 Oktober 2000 membuat gedung ini dialih-fungsikan sebagai kantor pemerintahan Provinsi Banten. Museum Negeri Provinsi Banten didirikan di lokasi bekas Kantor Residen Banten yang dikosongkan setelah pembangunan Kantor Gubernur Banten yang baru telah selesai dan mulai difungsikan pada November 2013. Kantor Gubernur Banten yang baru ini berada di Kawasan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Banten. Pemilihan Kantor Residen Banten sebagai lokasi Museum Negeri Provinsi Banten didasari pada fakta bahwa Kantor Residen Banten merupakan bangunan cagar budaya. Selain itu, lokasinya yang berada di pusat Kota Serang sangat strategis bagi pengadaan museum. Hal ini didukung pula oleh halaman yang luas dan pepohonan yang rindang disertai sederet bangunan bersejarah yang meningkatkan minat masyarakat Kota Serang dan sekitarnya untuk berkunjung ke lokasi ini setelah pengadaan museum.[3]

Tujuan

Museum Negeri Provinsi Banten dirancang untuk menjadi sebuah museum identitas daerah Banten. Koleksinya terdiri dari benda-benda peninggalan Banten di masa lalu dan juga benda-benda yang ada di daerah Banten pada masa sekarang. Koleksi museum akan difokuskan pada beragam peninggalan sejarah dan budaya Banten. Tata pamernya diatur agar dapat menyampaikan identitas Provinsi Banten masa kini dan masa lalu. Museum ini juga didirikan dengan kesadaran akan adanya kebutuhan masyarakat untuk dapat memahami adanya perbedaan identitas yang lama dan identitas yang baru. Museum Negeri Provinsi Banten dibangun agar masyarakat dapat mengkaji kembali mengenai pandangan lama tentang identitas masyarakat Banten. Tujuan berikutnya yang ingin dicapai dari pengadaan Museum Negeri Provinsi Banten adalah untuk memperbesar perhatian utama pada tata pamer museum yang menampilkan identitas masyarakat Banten yang telah dianggap bukan lagi bagian dari identitas masyarakat Banten itu sendiri. Selain itu, pengadaan museum ini ditujukan untuk memperluas akses museum secara fisik maupun melalui infomasi kepada masyarakat yang sangat beragam di Provinsi Banten. Tujuan terakhir dari pendirian Museum Negeri Provinsi Banten adalah untuk membentuk dan memperkuat identitas budaya masyarakat Banten.[3]

Koleksi

Kalkulator mekanis salah satu koleksi yang ada di dalam museum negeri banten.

Koleksi Museum Negeri Banten dipajang di ruang aula depan, mulai dari keramik peninggalan zaman kuno, keris pusaka, berbagai jenis arca, hingga sebuah fosil badak bercula satu yang disimpan di dalam etalase kaca. Museum Negeri Banten telah memanfaatkan teknologi digital dalam bentuk hologram yang dapat menampilkan berbagai informasi sejarah secara audio visual. Melalui sistem tersebut, pengunjung dapat melihat dan mendengarkan berbagai informasi yang berkaitan dengan sejarah.[4] Pada museum ini pengunjung juga dapat mengeksplorasi laut di Banten dengan satu set alat selam.[5]

Museum Negeri Banten berisi sejumlah barang peninggalan seperti replika Arca Ganesha dari pulau Panaitan, berbagai jenis golok Ciomas, serta alat tukar atau uang pada era penjajahan di Banten dan masih banyak lagi.[1]

Referensi

  1. ^ a b Jahari, Nasrudin (2024-10-25). "Museum Negeri Banten Belum Diketahui Warga dan Wisatawan". Radio Republik Indonesia. Diakses tanggal 2025-10-06.
  2. ^ a b Rusmiyati; et al. (2018). Katalog Museum Indonesia. Jakarta: Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman. hlm. 172. ISBN 978-979-8250-66-8. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ^ a b BV, DE REE Archiefsystemen. "Museum Negeri Provinsi Banten, Serang". arsip-indonesia.org. Diakses tanggal 2020-06-20.
  4. ^ Redaksi (2018-06-06). "Ngabuburit Sambil Ngulik Sejarah di Museum Negeri Banten". BantenNews.co.id. Diakses tanggal 2020-06-20.
  5. ^ Chaeroni, Fitri (2016-09-17). "Belajar Kebantenan di Museum Negeri Provinsi Banten". CNN Indonesia. Diakses tanggal 2024-05-20.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement