Museum Liem Heritage

Museum Liem Heritage
Didirikan11 November 2023
LokasiSumberjo, Kec. Rembang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah 59215
JenisMuseum khusus

Museum Liem Heritage berlokasi di jalan Erlangga, Desa Sumberjo, Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah 59215 adalah bangunan hasil restorasi yang dijadikan museum untuk mengabadikan sejarah persaudaraan masyarakat Tionghoa dan Jawa di wilayah tersebut.[1][2]

Sejarah

Liem Heritage merupakan sebuah bangunan bersejarah yang berlokasi di Desa Sumberjo, Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Bangunan ini, telah berdiri selama lebih dari dua abad. Dulu bangunan itu menjadi tempat kediaman Mayor atau Kapitan Liem Tjay Sing. Diperkirakan dibangun pada tahun 1850-an.[2] Sebelum direstorasi, rumah itu berfungsi sebagai tempat ibadah umat Buddha yang sudah berlangsung lebih dari 50 tahun dengan nama Vihara Karuna Cattra.[1]

Pemugaran bangunan tersebut dimulai pada tahun 2018 atas inisiatif Udaya Halim, seorang pelestari budaya dan kerabat Bhante Sri Mahathera Pannavaro, pemilik bangunan sekaligus tokoh spiritual. Setelah mengalami penelantaran selama hampir dua ratus tahun, bangunan ini direstorasi selama lima tahun dan diresmikan pada 11 November 2023. Bangunan ini merepresentasikan jejak peradaban dan semangat gotong royong antara komunitas Jawa dan Tionghoa dalam menghadapi kolonialisme Belanda.[3]

Isi museum

Museum Liem Heritage berisi foto-foto tokoh etnis Tionghoa Jawa yang berjasa dalam perjuangan melawan VOC tahun 1740 hingga tahun 1753.[4] Bangunan tersebut menjadi saksi bisu pertempuran yang melibatkan aliansi lintas etnis dalam menentang kekuasaan kolonial Belanda pada masa itu. Jejak-jejak perjuangan tersebut kini diabadikan dalam bentuk dokumentasi visual, berupa foto-foto bersejarah yang terpajang di dinding rumah. Pameran foto tersebut memberikan gambaran sengitnya perlawanan rakyat lokal terhadap imperialisme, serta menegaskan peran rumah ini sebagai ruang edukatif sekaligus penghormatan terhadap semangat perlawanan dan solidaritas antarkelompok etnis di Nusantara.[4]

Peresmian

Peresmian Liem Heritage Rembang diresmikan di tanggal 11 November 2023. Pada kesempatan tersebut terlihat hadir Kapolres Rembang AKBP Dhanang Bagus Anggoro S.I.K., M.H., Prof. Pieter Carry ilmuan dari Oxford University, Ketua AMI Pusat Bpk. Bambang, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Rembang, Kepala Balai Pelestarian dan Kebudayaan Pusat, Danramil 01/Rbg Kapt. Kav. Supriyanto, Kapolsek Rembang AKP Al Sutikna, S.H.,M.H., Kepala Desa Sumberjo, Tokoh-tokoh tionghoa kabupaten Rembang, komunitas budayawan, Babinsa dan Polmas Desa Sumberjo.[5]

Referensi

  1. ^ a b Kompasiana.com (2023-11-25). "Udaya Halim Membuat "Rumah Kelelawar" Menjadi Museum Akulturasi Tionghoa-Jawa". KOMPASIANA. Diakses tanggal 2025-06-20.
  2. ^ a b Aji, Wisnu. "Liem Heritage di Sumberjo Rembang Diresmikan, Digadang Jadi Museum Kebudayaan Jawa-Tionghoa - Radar Kudus". Liem Heritage di Sumberjo Rembang Diresmikan, Digadang Jadi Museum Kebudayaan Jawa-Tionghoa - Radar Kudus. Diakses tanggal 2025-06-20.
  3. ^ UTAMI, KRISTI DWI (2023-11-11). "Sejarah Persaudaraan Tionghoa-Jawa Diabadikan Jadi Museum Rembang". kompas.id. Diakses tanggal 2025-06-20.
  4. ^ a b "Mengunjungi Liem Heritage Rembang, Saksi Sejarah Perjuangan Rakyat Tionghoa Lawan VOC". merdeka.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-06-20.
  5. ^ Rembang, Tbnews (2025-02-22). "Kapolres Rembang Hadiri Undangan Grand Opening Ceremony LIEM Heritage Museum". Tribratanews Polres Rembang. Diakses tanggal 2025-06-20.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement