Museum Kanker Indonesia

Museum Kanker Indonesia adalah sebuah museum yang terletak di Jalan Kayun 16-18.[1][2] Lokasinya masuk dalam wilayah Keluarahan Embong Kaliasin, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya, Jawa Timur.[3] Fungsi khusus dari museum ini untuk mengoleksi, memelihara, meneliti dan memamerkan beragam benda yang berkaitan dengan sejarah kanker.[4] Di dalam museum terdapat beragam alat bantu pengenalan kanker, pencegahan, diagnosa awal, penyembuhan, rehabilitasi, dan perawatan paliatif. Koleksi lainnya memberikan informasi tentang sejarah dan kebudayaan yang berkaitan dengan kanker.[5]

Museum Kanker Indonesia didirikan pada tanggal 2 November 2013 oleh Yayasan Kanker Wisnuwardhana.[6] Museum Kanker Indonesia juga menyajikan informasi tentang pemenuhan kebutuhan penginderaan manusia yang meliputi indera penglihatan, pendengaran, perabaan, penciuman dan pengecapan. Kepemilikan sekaligus pengelolaan Museum Kanker Indonesia menjadi tanggung jawab Yayasan Kanker Wisnuwardhana. Letak museum di titik koordinat: 7°16’02.8” Lintang Selatan dan 112°44’56.2” Bujur Timur. Akses ke museum dapat dari arah Bandar Udara Juanda sejauh 23 kilometer. Dapat pula dari Stasiun Gubeng sejauh 1,5 km, dari Stasiun Pasar Turi sejauh 4 km, atau Terminal Bungurasih sejauh 12 km.[5] Koleksi yang dipajang di dalam Museum Kanker Indonesia adalah sejumlah sampel jaringan kanker yang telah diawetkan.[7] Kondisi jaringan ini beragam mulai dari saat sedang dioperasi, dipotong, hingga diawetkan dalam toples yang berisi formalin. Jenis organ atau alat peraga ditampilkan utamanya dalam bentuk sel kanker payudara, sel kanker tulang, sel kanker getah bening, dan sel kanker paru-paru.[8]

Referensi

  1. ^ Morgan, Francis (2017). Vacation Goose Travel Guide Surabaya Indonesia (dalam bahasa Inggris). CreateSpace Independent Publishing Platform. hlm. 42–43. ISBN 978-1-547-2906-1-1. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ^ "DAFTAR MUSEUM KEBUDAYAAN PER KEC. Genteng". Pusdatin Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Diakses tanggal 31 Mei 2025. ;
  3. ^ Administrator (2012). "Museum Kanker Pertama di Indonesia, Ada di Surabaya". MTB FM. Diakses tanggal 3 Juni 2025.
  4. ^ Iqbal, Mahareta (16 Februari 2023). Widodo, Rendi (ed.). "Selami Serba-Serbi Kanker Di Museum Kanker Indonesia". Valid News. Diakses tanggal 3 Juni 2025.
  5. ^ a b Rusmiyati, dkk. (2018). Katalog Museum Indonesia Jilid II (PDF). Jakarta: Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman. hlm. 130. ISBN 978-979-8250-67-5. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  6. ^ Guntur, Yovinus (3 Agustus 2018). "Mengintip Museum Kanker di Surabaya". BenarNews. Diakses tanggal 3 Juni 2025.
  7. ^ Pusat Data Dan Analisa Tempo (2019). Tri Rismaharini yang Terus Membuat Kejutan Dalam Memimpin Kota Jilid III. Tempo Publishing. hlm. 104. ISBN 978-623-344-481-1. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  8. ^ Effendi, Delina Rahayu. "Museum Kanker Pertama Indonesia Ada di Surabaya". www.goodnewsfromindonesia.id. Diakses tanggal 8 Juli 2021.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement