Museum HAM Omah Munir

Infotaula de geografia políticaMuseum HAM Omah Munir
museum Suntingan nilai di Wikidata

Tempat
PetaKoordinat: 7°50′44.17559″S 112°31′43.78649″E / 7.8456043306°S 112.5288295806°E / -7.8456043306; 112.5288295806 
Negara berdaulatIndonesia
Provinsi di IndonesiaJawa Timur
Kota di IndonesiaBatu Suntingan nilai di Wikidata
NegaraIndonesia Suntingan nilai di Wikidata
Sejarah
Pembuatan2013 Suntingan nilai di Wikidata
Informasi tambahan
Kode pos65317 Suntingan nilai di Wikidata
Zona waktu
Lain-lain

Situs webLaman resmi
Facebook: Omah Munir Instagram: omahmunir Modifica els identificadors a Wikidata


Museum HAM Omah Munir adalah sebuah museum yang berfokus pada pendidikan tentang hak asasi manusia (HAM).[1] Museum ini didirikan pada tahun 2013.[2] Penamaannya disematkan kepada nama Munir Said Thalib.[3] Ia seorang aktivis HAM yang menjadi korban pembunuhan saat dalam perjalanan dari Jakarta ke Amsterdam pada tanggal 7 September 2004.[4]

Sebagian besar koleksi di Museum HAM Omah Munir merupakan barang pribadi milik Munir semasa hidupnya.[5] Museum Omah Munir memberikan informasi mengenai pekerjaan serta perannya sebagai pengacara di Lembaga Bantuan Hukum di Malang dan Surabaya. Selain itu, museum ini juga menampilkan berbagai aktivitas Munir hingga kematiannya di Jakarta.

Di dalam museum ini, pengunjung dapat mempelajari sejarah perjuangan hak asasi manusia di Indonesia selama masa Orde Baru dan era reformasi. Beberapa isu penting yang diangkat antara lain kekerasan negara terhadap individu, masalah impunitas yang masih ada dalam budaya politik Indonesia, serta kisah-kisah perjuangan para aktivis HAM seperti Yap Thiam Hien dan H.J.C. Princen.

Museum Omah Munir berlokasi di rumah pribadi Suciwati, istri Munir, di Kota Batu, Jawa Timur,[6] yang merupakan bagian dari kawasan wisata Kota Batu. Museum ini dimiliki dan dikelola oleh Yayasan Museum Omah Munir.[7]

Referensi

  1. ^ Ria (19 Oktober 2015). "Omah Munir, Berawal dari Sebuah Lemari". Hukumonline.com. Diakses tanggal 4 Juni 2025.
  2. ^ Wiguna, Bangkit Adhi (7 September 2021). "Museum HAM Omah Munir: Merawat Ingatan Sekaligus Pusat Edukasi HAM". Tempo.co. Diakses tanggal 4 Juni 2025.
  3. ^ Aghniadi (28 September 2022). "Indonesia: The Munir Human Rights Museum to Join Worldwide Network of Rights and Memory Initiatives". Asia Justice & Rights. Diakses tanggal 5 Juni 2025.
  4. ^ Nurani, Sukma Kanthi (8 September 2024). "20 Tahun Pembunuhan Munir, Kronologi Kematian Aktivis HAM Akibat Racun Arsenik di Pesawat". Tempo.co. Diakses tanggal 5 Juni 2025.
  5. ^ Editor (19 September 2024). "Museum HAM Munir, Theys dan Sepotong Catatan Kemanusiaan". Bacaini.id. Diakses tanggal 5 Juni 2025.
  6. ^ "DAFTAR MUSEUM KEBUDAYAAN PER KEC. Batu". Pusdatin Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Diakses tanggal 31 Mei 2025. ;
  7. ^ Rusmiyati, dkk. (2018). Katalog Museum Indonesia Jilid II (PDF). Jakarta: Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman. hlm. 120. ISBN 978-979-8250-67-5. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Pranala luar

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement