Muhammad Chamzah Hasan

Pengasuh Pondok Pesantren
Muhammad Chamzah Hasan
Potret K.H. Muhammad Chamzah Hasan (Gus Chamzah)
Kehidupan pribadi
Lahir03 November 1966 (umur 59)
KebangsaanIndonesia
PasanganNyai Hj. Wafirotul Afkar
AnakMuhammad Ulin Nuha
Muafa Anis
Mubarokatul Ahla
Manan Aujal Majdi
Maria Ulfa
Chumaid
Chasna Amira
Orang tuaK. H. Muhammad Hasan (ayah)
Nyai Hj Marfu’ah Hasan (ibu)
AlmamaterPondok Pesantren Tanbihul Ghofilin Banjarnegara
Dikenal karenaUlama
Nama lainGus Chamzah

Muhammad Chamzah Hasan lebih dikenal sebagai Gus Chamzah adalah seorang ulama dan tokoh pendidikan asal Banjarnegara, Jawa Tengah. Ia merupakan pengasuh Pondok Pesantren Tanbihul Ghofiliin dan dikenal luas di masyarakat karena perannya dalam pengembangan pendidikan Islam dan dakwah.[1]

Pengasuh Pondok Pesantren Tanbihul Ghofilin Banjarnegara, Kh. Hayatul Maki (Kiri), Kh. Hakim Anaisaburi (Tengah), Kh. Muhammad Chamzah Hasan (Kanan)

Kehidupan Awal

Ia lahir pada 3 November 1966 di Banjarnegara, Jawa Tengah. Anak kedua dari pasangan KH Muhammad Hasan dan Nyai Hj. Marfu’ah Hasan.[2]

Pada tahun 1960, K.H. Muhammad Hasan bersama saudaranya, K.H. Ahmad Basyuni, mendirikan Pondok Pesantren Tanbihul Ghofiliin di Banjarnegara.[3]Awalnya pesantren ini hanya berupa mushola kecil untuk pengajian masyarakat, yang kemudian berkembang menjadi lembaga pesantren dengan fasilitas asrama untuk santri.[1]

Pendidikan dan Hubungan dengan Guru

Ia dikenal sebagai salah satu murid dari KH Maimoen Zubair, seorang ulama dari Sarang, Rembang. Ia menjalin hubungan erat dengan gurunya dan dikenal memegang teguh tradisi menghormati guru (ta’dzim).[4]

Kepemimpinan di Pondok Pesantren

Pada tahun 2007, ia mulai memimpin Pondok Pesantren Tanbihul Ghofiliin menggantikan ayahnya yang telah wafat.[3]

Pengajian rutin, seperti Pengajian Ahad Kliwon, tetap dilanjutkan untuk memberikan akses pembelajaran agama kepada masyarakat. Pesantren ini juga menjadi pusat kegiatan dakwah di wilayah Banjarnegara dan sekitarnya.[5]

Pengembangan Lembaga Pendidikan

Tahun 2010, ia mendirikan Madrasah Tsanawiyah (MTs) sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan formal yang berbasis agama. Pada tahun berikutnya, ia mendirikan Madrasah Aliyah (MA), dan pada tahun 2019, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Tanbihul Ghofiliin mulai beroperasi.[6]

Aktivitas di Masyarakat

Ia juga aktif dalam organisasi sosial dan keagamaan. Ia menjabat sebagai Ketua Santri Gayeng Nusantara (SGN) Jawa Tengah, sebuah organisasi santri, atas arahan H. Taj Yasin Maimoen, Wakil Gubernur Jawa Tengah.[4]

Lihat Juga

Referensi

  1. ^ a b "Tentang Kami – Pondok Pesantren Tanbihul Ghofiliin" (dalam bahasa American English). 2021-03-24. Diakses tanggal 2024-12-09.
  2. ^ "Lebih Dekat dengan KH Mohammad Hasan Pengasuh Pesantren Tanbihul Ghofilin Banjarnegara". NU Online. Diakses tanggal 2024-12-09.
  3. ^ a b tangho, santri (2024-06-22). "Mengenang 17 Tahun Wafat KH. Muhammad Hasan Mengenang 17 Tahun Wafat KH. Muhammad Hasan – Pondok Pesantren Tanbihul Ghofiliin" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2024-12-09.
  4. ^ a b "Gus Chamzah, Tokoh Visioner Banjarnegara". 2022-12-12. Diakses tanggal 2024-12-09.
  5. ^ Banjarnegara, Kantor Kementerian Agama Kabupaten (2021-02-09). "Kakankemenag Jalin Sinergitas Dengan Ponpes Tanbihul Ghofilin". Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah. Diakses tanggal 2024-12-09.
  6. ^ Home; Terkini; News, Top; Terpopuler; Nusantara; Nasional; Tengah, Jawa; Peristiwa; Ekonomi (2020-07-13). "KH M Hamzah: Kualitas dan talenta santri perlu ditingkatkan". Antara Jateng. Diakses tanggal 2024-12-09.

Pranala luar

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement