Monumen Pahlawan Pancasila Yogyakarta
| Koordinat | 7°45′17″S 110°23′17″E / 7.754810°S 110.387936°E |
|---|---|
| Lokasi | Kompleks Batalyon Infanteri 403, Jalan Pandega Sakti, Kentungan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta |
| Pembukaan pertama | 1 Oktober 1991 |
Monumen Pahlawan Pancasila Yogyakarta adalah monumen berupa rumah joglo di Kompleks Batalyon Infanteri 403, Kentungan, Condongcatur, Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta yang dibangun untuk mengingat perjuangan para Pahlawan Revolusi yang berjuang untuk mempertahankan ideologi negara Republik Indonesia, Pancasila, bersama-sama dengan Monumen Pancasila Sakti di Jakarta yang dibangun untuk 7 Pahlawan Revolusi Indonesia lainnya. Joglo tersebut merupakan bangunan monumen dengan luas 144 m2 dengan ukuran 12 x 12 m di mana di dalam bangunan joglo itu terdapat dua buah lubang membujur dari barat ke timur berukuran panjang 3.5 m, lebar 0.50 m, tinggi 0.70 m. Lubang tersebut merupakan tempat diketemukannya dua jenazah Pahlawan Revolusi, yaitu Brigadir Jenderal TNI Anumerta Katamso Darmokusumo (di bagian barat), dan Kolonel Infanteri Sugiyono Mangunwiyoto (di sebelah timurnya). Bangunan Joglo ini "dijaga" oleh 2 patung berukuran besar yang menggambarkan sosok Brigjen Katamso dan Letkol Sugiyono.[1]
Bangunan Joglo dan patung ini dikelilingi oleh pagar dengan 12 relief yang menggambarkan adegan-adegan pada saat peristiwa Gerakan 30 September (G30S) di Yogyakarta. Selain bangunan joglo, terdapat juga gedung Museum Monumen Pahlawan Pancasila, tempat penyimpanan berbagai benda koleksi seputar peristiwa G30S di Yogyakarta. Koleksi yang ada berupa replika benda-benda yang digunakan pada waktu peristiwa G30S di Yogyakarta, foto-foto terkait peristiwa G30S, patung setengah badan serta pakaian dinas dari Brigjen Katamso dan Letkol Sugiyono. Di kompleks Museum Monumen Pahlawan Pancasila juga terdapat duplikat kendaraan yang digunakan untuk menculik Brigjen Katamso dan Letkol Sugiyono, serta kendaraan yang digunakan untuk mengangkut jenazah mereka ke Taman Makam Pahlawan Kusuma Negara.[2][3]
Daftar Referensi
- ^ "MENGENAL MUSEUM MONUMEN PAHLAWAN PANCASILA JOGJA". jogjaprov.go.id. 2022. Diakses tanggal 17 Agustus 2024.
- ^ "Monumen Pahlawan Pancasila Kentungan, Saksi G30S di Yogyakarta". kompas.com. 2023. Diakses tanggal 17 Agustus 2024.
- ^ "Sejarah Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2024 dengan Tema dan Maknanya". detik.com. 2024. Diakses tanggal 17 Agustus 2024.
Lihat pula
Pranala luar
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


