Melanisme

Melanisme merupakan kondisi saat suatu individu memiliki warna tubuh yang lebih gelap sebagai polimorfisme pasa suatu spesies yang sama, maupun antara spesies yang berkerabat dekat.[1]Melanisme yang berkaitan dengan proses adaptasi dikenal sebagai melanisme adaptif. Pada umumnua, hewan dengan kemampuan ini dapat memiliki kemampuan penyamaran yang lebih baik dan menyerap suhu panas dengan lebih baik. [2] Secara genetik, melanisme dapat bersifat dominan atau resesif tergantung gen yang bertanggung jawab menurukan sifat genetiknya.[3]

Daftar pustaka

  1. ^ Clusella Trullas, Susana; van Wyk, Johannes H.; Spotila, James R. (2007-07-01). "Thermal melanism in ectotherms". Journal of Thermal Biology. 32 (5): 235–245. doi:10.1016/j.jtherbio.2007.01.013. ISSN 0306-4565.
  2. ^ Caro, Tim (2005). "The Adaptive Significance of Coloration in Mammals". BioScience (dalam bahasa Inggris). 55 (2): 125. doi:10.1641/0006-3568(2005)055[0125:TASOCI]2.0.CO;2. ISSN 0006-3568.
  3. ^ Nachman, Michael W.; Hoekstra, Hopi E.; D'Agostino, Susan L. (2023). "The genetic basis of adaptive melanism in pocket mice". PNAS (dalam bahasa Inggris). doi:10.1073/pnas.0431157100. PMC 154334. PMID 12704245. Diakses tanggal 2026-03-23.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement