Mega Perintis

PT Mega Perintis Tbk
Jenis perusahaan
Perusahaan publik
Kode emitenBEI: ZONE
IndustriRitel
Didirikan21 Oktober 2005; 20 tahun lalu (2005-10-21)
Kantor pusatJakarta Selatan, DKI Jakarta
Wilayah operasi
Indonesia
Tokoh kunci
Verosito Gunawan[1]
(Direktur Utama)
Franxiscus Afat Adinata Nursalim[1]
(Komisaris Utama)
Produk
Merek
PendapatanKenaikan Rp735,452 miliar (2023)[2]
Penurunan Rp80,468 miliar (2023)[2]
Penurunan Rp47,063 miliar (2023)[2]
Total asetKenaikan Rp752,957 miliar (2023)[2]
Total ekuitasKenaikan Rp376,090 miliar (2023)[2]
PemilikVerosito Gunawan (35%)
PT Tancorp Investama Mulia (22,99%)
Vanda Gunawan (12,21%)
Ganesh Subash (8,57%)
Karyawan
Kenaikan 3.238 (2023)
Anak usahaPT Mega Putra Garment
PT Mitrelindo Global
PT Rudal Maju Sejahtera
Situs webwww.megaperintis.co.id

PT Mega Perintis Tbk adalah sebuah perusahaan ritel pakaian dan aksesori yang berkantor pusat di Jakarta Selatan. Untuk mendukung kegiatan bisnisnya, hingga akhir tahun 2023, perusahaan ini memiliki 702 gerai yang tersebar di seantero Indonesia.[1][2]

Sejarah

Perusahaan ini memulai sejarahnya pada tahun 1999 sebagai sebuah bisnis konfeksi rumahan. Bisnis tersebut kemudian membuka gerai pertamanya di ITC Kuningan. Pada bulan Oktober 2005, perusahaan ini resmi didirikan untuk menaungi bisnis tersebut. Perusahaan ini lalu meluncurkan produk pakaian pria dengan merek Manzone, MOC, dan Ollo. Pada tahun 2010, perusahaan ini meluncurkan pakaian dengan merek Men’s Top dan Fakelondon.

Pada tahun 2013, perusahaan ini mendirikan PT Mitrelindo Global untuk menangani bisnis ritel terhadap merek dari luar Indonesia. Pada tahun 2014, perusahaan ini mendirikan PT Mega Putra Garment untuk berbisnis di bidang garmen di Pemalang. Pada bulan Desember 2018, perusahaan ini resmi melantai di Bursa Efek Indonesia.[3] Pada bulan Februari 2019, PT Mega Putra Garment mendirikan PT Maxindo Global Internusa untuk juga berbisnis di bidang garmen di Pemalang.

Pada bulan September 2019, melalui Tancorp, Hermanto Tanoko meningkatkan kepemilikan sahamnya di perusahaan ini dari 15% menjadi 22,3%.[4] Pada bulan November 2019, perusahaan ini berekspansi ke segmen pakaian wanita dengan membeli merek Minimal.[5] Pada tahun 2020, PT Mega Putra Garment mendivestasi PT Maxindo Global Internusa ke PT Ames Indah International. Pada tahun 2023, perusahaan ini mendirikan PT Rudal Maju Sejahtera untuk menangani bisnis ritel terhadap merek lokal.[1][2]

Pada tahun 2025, bersama Denny Sumargo, perusahaan ini meluncurkan produk pakaian dalam pria dengan merek Rudal.[6]

Referensi

  1. ^ a b c d "Sekilas Perusahaan". PT Mega Perintis Tbk. Diakses tanggal 20 Maret 2025.
  2. ^ a b c d e f g "Laporan Tahunan 2023" (PDF). PT Mega Perintis Tbk. Diakses tanggal 20 Maret 2025.
  3. ^ Yadika, Bawono (12 Desember 2018). "Melantai Perdana di BEI, Saham Mega Perintis Naik 49,66 Persen". Liputan 6. Diakses tanggal 20 Maret 2025.
  4. ^ Alfi, Azizah Nur (25 September 2019). "Tancorp Investama Tambah Kepemilikan Saham Mega Perintis (ZONE)". Bisnis Indonesia. Diakses tanggal 15 Maret 2025.
  5. ^ Rahayu, Arfyana Citra (17 November 2019). "Mega Perintis (ZONE) resmi akuisisi brand Minimal". Kontan. Diakses tanggal 15 Maret 2025.
  6. ^ Sari, Diana Rafika (9 Februari 2025). "Denny Sumargo Luncurkan Rudal, Pakaian Dalam Pria Modern". Sindonews. Diakses tanggal 15 Maret 2025.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement