Maulana Muhammad Al-Maghribi
| As-Syaikh Syarif Maulana Muhammad | |
|---|---|
| Nasab | Bin Maulana 'Izzuddin At-Tabrizi Al-Maghribi [1] |
| Nisbah | Al-Maghribi |
| Lahir | Maulana Muhammad Al-Maghribi |
| Dimakamkan di | Astana Kanoman, Cirebon |
| Kebangsaan | Kerajaan Sunda |
| Pekerjaan | Walisongo Angkatan Ke-1 (1404 - 1465) |
| Denominasi | Sunni |
| Murid dari | Maulana Syamsuddin At-Tabrizi, Dan Guru-guru lainnya |
Mempengaruhi | |
| Orang tua | Maulana 'Izzuddin At-Tabrizi Al-Maghribi (ayah) Siti Zainab (Ibu) |
Sayyidi Syarif Maulana Muhammad Al-Maghribi Al-Hasani, atau yang dikenal sebagai Syaikh Maulana Maghribi (1321-1465) salah satu walisongo.[2][3] Nama Beliau juga tercatat sebagai Anggota Dewan Walisongo Senior (Angkatan Pertama).
Makam anggota senior Wali Songo ini berada di Kota Cirebon, Jawa Barat, tepatnya di kompleks Kesultanan Kanoman.[3]
Lihat Pula
Berdasarkan keterangan dari Ahmad Kastono Abdullah Hasan (AKA Hasan), peneliti Sejarah Kerajaan Demak Bintoro dan Walisongo, dan juga KH. Ulinnuha An Najar pimpinan Jama'ah Assab'ul Matsani , maka diperoleh data seperti dibawah ini
Inilah daftar sementara marga Al - Maghribi yang sampai di Nusantara :
- Ali Dzakir Al - Maghribi (Parangtritis, Bantul, Yogyakarta)[4]
- Maulana Syarifuddin Al - Maghribi (Wonobodro, Blado, Batang)
- Maulana Ahmad Al - Maghribi (Wonobodro, Blado, Batang)
- Maulana Ibrahim Al - Maghribi (Wonobodro, Blado, Batang)
- Maulana Muhammad Al - Maghribi (Astana Kanoman, Cirebon)
- Abdussalam Al - Maghribi (Rogoselo, Doro, Pekalongan)
- Abdullah Al - Maghribi (Rogoselo, Doro, Pekalongan)
- Abdul Aziz Al - Maghribi (Setono, Pekalongan Timur, Pekalongan)
- Abdul Malik Amir Al - Maghribi (Pantai Depok, Pekalongan)
- Abdurrahman Al - Maghribi (Trengguli, Demak)
- Ibrahim Husein Al - Maghribi (Belakang Masjid Agung Demak)
- Muntholab Hasan Al - Maghribi (Ujung Negoro, Kandeman, Batang)
- Maulana Mudhofar Malik Hasan al-Maghribi (Belakang Masjid Agung Demak)
- Maulana Muhammad Abuddin al-Maghribi (Belakang Masjid Agung Demak)
- Ki Ageng Gribig (Jatinom, Klaten) leluhur dari KH. Ahmad Dahlan
Dalam manuskrip Persia kuno, nama maghribi berasal dari Tabriz Persia, saat ini di Tabriz banyak orang menyebut maghribi, Muhammad Shirin Maghribi, seorang mistikus dan penyair Sufi Persia abad ke-14, Ia juga berasal dari Persia,Menurut manuskrip abad ke-15 "Roza-tul-Jannat Jinan''—teks Kubrawi abad ke-15 yang ditulis oleh Hafiz—nama "Maghribi" menunjukkan bahwa ia berasal dari kota Tabriz, Persia, Selanjutnya menurut naskah ini, Maulana Muhammad Al-Maghribi adalah murid Maulana Ishaq Khatlani, maulana khatlani adalah murid Sayyid Ali Hamadani kubrawi.
Kutipan
- ^ nasab walisongo cetakan 1992, toko buku jakarta halaman : 102
- ^ "Syaikh Maulana Maghribi, Ulama Tahap Awal Penyebaran Islam di Indonesia". Islami[dot]co (dalam bahasa American English). 2017-12-15. Diakses tanggal 2019-04-15.
- ^ a b "Sistem Registrasi Nasional Cagar Budaya". cagarbudaya.kemdikbud.go.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-04-15. Diakses tanggal 2019-04-15.
- ^ Yogyakarta, Situs Budaya. "Makam Syaikh Maulana Muhammad Al-Maghribi | Jogja Budaya". Situs Budaya Yogyakarta (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 2019-04-24. Diakses tanggal 2019-04-15.
Referensi
- Serat Walisana (Babad Para Wali), Karya Sunan Dalem. Diterjemahkan oleh Ki Tarka Sutarahardja. Penyadur R. Tanojo. Editor Naqobah Ansab Awliya’ Tis’ah (NAAT). Cetakan Pertama 2020. ISBN : 978-623-7817-04-8. Penerbit : Yudharta Press Pasuruan 2020.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


