Masjid Moti (Benteng Lahore)


Masjid Moti
موتی مسجد
PetaKoordinat: 31°35′18″N 74°18′50″E / 31.58833°N 74.31389°E / 31.58833; 74.31389
Agama
AfiliasiIslam
Diberkati1630
Lokasi
LokasiPunjab, Lahore, Pakistan
Arsitektur
TipeMasjid
GayaMughal
Rampung1635
Kubah3

Masjid Moti (Punjabi, [موتی مسجد] Galat: {{Lang}}: unrecognized language tag: urdu (bantuan)), salah satu "Masjid Mutiara", adalah bangunan keagamaan abad ke-17 yang terletak di dalam Benteng Lahore, Lahore, Punjab, Pakistan. Masjid kecil ini terbuat dari marmer putih dan dibangun oleh kaisar Mughal Jahangir, kemudian dimodifikasi oleh arsitek Shah Jahan.[1] Masjid ini termasuk dalam salah satu perluasan utama yang dilakukan Shah Jahan terhadap Kompleks Benteng Lahore, bersama dengan Sheesh Mahal dan Paviliun Naulakha.[2] Masjid ini terletak di sisi barat Benteng Lahore, lebih dekat ke Gerbang Alamgiri, pintu masuk utama.

Sejarah

The mosque's white marble earned it the name "Pearl Mosque"

Kata Moti dalam bahasa Urdu berarti "mutiara," yang mencerminkan nilai keindahan dan kemewahan yang dianggap berharga bagi bangunan keagamaan ini. Memberi nama masjid dengan istilah yang merujuk pada batu permata merupakan tradisi yang lazim di kalangan Kaisar Mughal. Contoh lain dari praktik ini adalah Masjid Mina (Masjid Permata) dan Masjid Nagina (Masjid Permata). Keduanya terletak di Benteng Agra dan diselesaikan pada tahun 1637 di bawah pemerintahan Shah Jahan.[3]

Masjid Moti dibangun antara tahun 1630 dan 1635,[4] menjadikannya yang pertama di antara masjid-masjid yang diberi nama "mutiara." Masjid lain dengan nama serupa kemudian dibangun oleh Shah Jahan di Benteng Agra (1647–1653) dan oleh putranya, Aurangzeb, di Benteng Merah (1659–1660).

Setelah kemunduran Kesultanan Mughal, Masjid Moti mengalami perubahan fungsi menjadi kuil Sikh. Alih fungsi ini terjadi selama pemerintahan Konfederasi Sikh Ranjit Singh (1760–1799)[5] yang kemudian diberi nama baru, yaitu Moti Mandir. Pada tahun-tahun berikutnya, Ranjit Singh mengalihfungsikan bangunan ini sebagai tempat penyimpanan harta kerajaan. Namun, dengan runtuhnya Kekaisaran Sikh, Inggris mengambil alih Punjab pada tahun 1849. Selama pemerintahan Inggris, para pejabat Inggris menemukan permata berharga yang terbungkus kain dan disimpan dalam kantong beludru, tersebar di dalam masjid bersama barang-barang lainnya yang disimpan di sana. Setelah itu, upaya pemulihan dilakukan untuk mengembalikan bangunan ini ke bentuk aslinya. Artefak keagamaan berharga yang ditemukan kemudian diamankan dan disimpan di Masjid Badshahi yang terletak di dekatnya.[6][7]

Keindahan Arsitektur

Masjid Moti terletak di sudut barat laut segiempat Dewan-e-Aam dan menjadi bukti keahlian arsitektur Mughal pada masa pemerintahan Shah Jahan dan terlihat juga pada masjid-masjid bersejarah lainnya, seperti Masjid Mariam Zamani dan Masjid Wazir Khan.[8] Seluruh bangunannya dibangun dari marmer putih yang diangkut dari Makrana, Rajasthan.[4] Fasadnya menampilkan lengkungan berpuncak serta pilar baluster dengan bentuk yang halus dan elegan.[9] Masjid ini memiliki tiga kubah bertumpuk, dua lorong dengan lima ruang, dan sebuah pishtaq (portal) yang sedikit ditinggikan di bagian tengah dengan bingkai berbentuk persegi panjang.[10] Keunikan masjid ini terletak pada fasad lima lengkungan, yang membedakannya dari masjid-masjid lain dalam kategori serupa yang umumnya memiliki tiga lengkungan. Bagian dalamnya cukup sederhana dan polos, kecuali pada langit-langitnya yang dihiasi dengan desain artistik dalam empat pola berbeda, yaitu dua berbentuk lengkung berbentuk busur dan dua desain trabetikal (berbingkai horizontal).[11]

Note

  1. ^ Ahmad Nabi Khan (1991). Development of Mosque Architecture in Pakistan. hlm. 71. ISBN 9789694680088.
  2. ^ Nadiem (2004)
  3. ^ Koch 1991, p. 121-22)
  4. ^ a b Nath (1982), p. 422
  5. ^ Dar, Nadeem (20 June 2015). "A pearl inside Lahore Fort – Moti Masjid". Pakistan Today. Diakses tanggal 6 January 2017.
  6. ^ Ali, Saleha (2023-08-26). "All You Need to Know About Moti Masjid, Lahore". Graana.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-03-26.
  7. ^ Zaman, Mahmood (2002).Inventaris Login Benteng Lahore. Dawn. 25 Januari. Diperoleh pada 16 April 2008
  8. ^ Koch (1982)
  9. ^ Lahore Fort Complex: Moti Masjid Diarsipkan 25 May 2011 di Wayback Machine. at ArchNet. Retrieved 16 April 2008.
  10. ^ Koch (1991), hlm. 123
  11. ^ Nath (1982), hlm. 423

Lihat Juga

Referensi

  • Asher, Catherine E G (1992) Architecture of Mughal India. Cambridge University Press. ISBN 0-521-26728-5
  • Koch, Ebba (1982) The Baluster Column: A European Motif in Mughal Architecture and Its Meaning. Journal of the Warburg and Courtauld Institutes, Vol. 45, p. 251-262 JSTOR 750984
  • Koch, Ebba (1991). Mughal Architecture: An Outline of Its History and Development, 1526–1858. Prestel. ISBN 3-7913-1070-4
  • Nadiem, Ihsan H. (2004). Forts of Pakistan. Al-Faisal Publishers. ISBN 969-503-352-0
  • Nath, Ravinder (1982). History of Mughal Architecture. Abhinav Publications. ISBN 81-7017-414-7

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement